
"Esok harinya dari pagi-pagi buta Mama Roni sudah mempersiapkan keperluan mereka untuk berangkat ke USA"
Pak,buka pintunya.Saya ingin mencek apa anak saya sudah mempersiapkan barangnya.(ujar Mama Roni pada penjaga depan pintu kamar Roni)
Baik Nyonya,silahkan masuk.
"Saat masuk kamar Mamanya tercengang melihat Roni yang sudah kaku dan tak bergerak dari balik kasurnya dari semalam"
Ya Tuhan,apa yang terjadi dengan anakku.Mengapa dia tak bergerak dari situ.Bukannya semalam dia juga duduk disitu.
(batinnya saat hendak mendekati Roni)
Roni,sayang bangun Nak.
"Hingga beberapa kali Mamanya memanggil barulah Roni terbangun dan melihat Mamanya sedang menangis didepannya"
Ma...kenapa Mama menangis?(tanyanya sendu).
Roni sayang,kamu mengapa seperti ini.Mama gak kuat melihatnya,sejak semalam kamu duduk disini kata penjaga,Mama pikir kamu sudah....
Maafkan Roni Ma,membuat Mama menangis begini.
Tolong jangan berbuat yang nekat Nak.Mama gak sanggup jika nanti kehilangan kamu.
Iya,tapi Roni gak apa-apa kok Ma.Jangan menangis Ma.Maafin Roni.
Iya sudah,Kalau begitu ayo beresin barang mu Nak.Papamu bentar lagi akan pulang untuk membawa kita pergi.
Tapi Roni gak bisa pergi begini Ma,Roni harus kasih tahu Lyly Ma.Bagaimana jika dia berpikir kalau Roni putusin dia dan tanpa kabar begini.Roni gak mau putus dari Lyly Ma.
Mau bagaimana lagi Nak,Mama juga gak bisa keluar,karena semalam ketahuan sama Papamu.
Lalu,apa kita akan pergi beneran ke USA Ma?
Iya Nak.Papamu sudah membeli tiketnya.
Habis sudah Roni Ma,habis sudah.
Jangan katakan seperti itu Nak.Mungkin akan ada kesempatan buat ketemu Lyly nanti.
Tapi bagaimana jika Roni tak ada kabar begini.Lyly justru cari pengganti Roni Ma?
Percaya saja sayang,kalau cinta kalian itu kuat.Dan percaya juga kalau Lyly itu anak yang setia.
Iya Ma,tapi Roni kan gak tahu sampai kapan di sana nanti.
Mama tahu Nak,tapi untuk saat ini kita harus patuhi papamu.
Baiklah Ma.
Kalau begitu ayo berdiri Nak,gak seharusnya kamu tidur begitu tadi.
Iya Ma.
Biar Mama bantu.
Ah ah ah,kaki Roni keram Ma.
Makanya jangan duduk sambil tidur,sudah ada kasur malah dilantai semalaman.
__ADS_1
Iya Roni larut dalam pikiran dan tertidur Ma.
Mmm...ayo pelan-pelan saja berdirinya.
Iya Ma.
"Setelah Roni duduk di kasurnya,Mamanya kembali beres-beres untuk memuat barang-barang yang akan dibawa Roni"
Ma,tak usah bawa semua yang dilempari.
Apa ini terlalu banyak Nak?
Iya Ma.Seperlunya saja.
Tapi kan kita menetap di sana sayang, kamu mau kuliah di sana juga kata papamu.
Biarin lah Ma,lagian di sana kan bisa beli nanti.
Oh iya sudah kalau menurutmu ini cukup.Sekarang apa kamu mau makan,biar Mama ambilkan.
Iya Ma.
Baiklah,Mama ambil dulu.
Ma...Ma...
Iya,apa Nak?
Apa Mama sempat simpan nomor Lyly?
Nomor Lyly,kayaknya nggak Nak.Kenapa?
Roni gak hapal nomornya Ma,papa juga sudah Hancur in hp Roni.
Ya sudahlah.
Hmmmm...Mama tinggal bentar ya.
Iya Ma.
"Sementara mama Roni menyiapkan makanan buat Roni,papanya tiba di rumah dan mendatangi kamar Roni diikuti bodyguardnya"
Roni,ayo kamu sudah siap,biar berangkat sekarang.(ujar Papanya saat melihat Roni di kasurnya)
Pa,biarkan Roni temui Lyly sekali saja Pa,Roni janji akan ikuti mau Papa.
Tidak,buat apa kamu temui gadis itu.Merepotkan...(bentak Papanya)
Roni mohon Pa,sekali saja.
Kalau Papa bilang tidak ya tidak,jangan ngebantah kamu.Sekarang siap-siap biar kita berangkat.
"Tak lama Papanya berbicara Mama Roni pun datang dan masuk ke kamar membawa makanan untuk Roni"
Ayu,kamu cepat siap-siap,suruh Roni juga.Satu jam lagi kita berangkat.(ujar Suaminya saat berjalan berpapasan dengan Istrinya)
Iya.
Ma...bantu Roni bilang sama Papa buat nemuin Lyly sekali saja Ma.
__ADS_1
Mama gak bisa Nak,kamu lihat sendiri tadi Papamu bilang apa.Melihatnya yang selalu marah itu membuat Mama gak bisa berkata-kata padanya.Walau Mama ini istrinya,dia tak kan mau dengerin Mama sayang.
Lyly,apa yang harus kulakukan sekarang.(gumam Roni)
Sudah sayang,jangan terlalu banyak berpikir.Kamu harus kuat,kamu harus lebih cerdas dari Papamu,biar kamu bisa terbebas dari kekangannya.Dan bisa melakukan apapun yang kamu inginkan.sekarang makan ini,dan mandi biar kita tak kena marah lagi nanti.
Iya Ma.
"Setelah sejam,mereka pun berangkat dan Roni hanya bisa terdiam dan tak berkutik saat para penjaga memegangi dirinya agar tak kabur"
Ly,tunggulah aku.Jangan pernah gantikan aku dengan yang lain Ly.Aku akan kembali saat waktunya tiba.Kumohon pertahankan cinta kita Ly.(batinnya berkata saat mereka masih dalam penerbangan ke USA)
"Disisi lain,Lyly yang masih disekolah merasakan gejolak yang berbeda dari biasanya,seakan hatinya ingin menangis dan menjerit.Ia tak sadar air matanya mengalir membasahi pipinya.Batinnya berkecamuk seakan sesuatu hal yang buruk terjadi padanya atau bahkan yang menimpa orang terdekatnya"
Ly,kamu kenapa menangis?(tanya Hardi yang saat itu melihat Lyly terdiam kaku meneteskan air mata)
Aku juga gak tahu Har,perasaanku gak enak Har.Aku takut sesuatu terjadi pada keluargaku.
Maksudmu apa Ly.Apa tante dan om sedang dalam masalah?
Nggak tahu Har,tapi hatiku rasanya sakit dan sesak.(masih dalam tangisan tanpa suara)
Ya sudah,coba hubungi tante dan om sekarang.
Iya Har.
"Terlihat Lyly menelepon Ibu dan Ayahnya beberapa saat saja"
Gimana,apa mereka baik-baik saja Ly?(tanya Hardi penasaran)
Iya Har.
Ha,kalau begitu kenapa kamu menangi?
Aku juga gak tahu Har,aku gak ngerti kenapa air mata ini terus mengalir.
Apa mungkin Roni,apa jangan-jangan Roni....
Ha,Roni? Iya Roni Har,Roni....ya Tuhan semoga hal buruk tak terjadi padanya.
Pantas saja aku hubungi dia semalam gak bisa.Ada apa ya?
Maksudmu nomor dia gak bisa dihubungi Har?
Iya.Semalam aku telepon dia terus tapi gak aktif nomornya.
Bagaimana ini Har,gimana aku bisa tahu kabar dia nanti?
Aku juga gak tahu Ly.
Har,maukah kamu temani aku kerumahnya.Aku ingin lihat keadaan dia.
Percuma Ly,penjaga ada dimana-mana buat ngawasin.Jadi kalau pun kita ke sana,gak bakal ketemu juga sama Roni.
Lalu aku harus gimana sekarang.
Sudah,tenang saja.Doakan agar dia selalu baik.
Iya Har.
__ADS_1
Hapus air matamu,biar dia juga gak konek di sana.
Hmmmmm.