Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

Lyly, kamu udah disini?


Iya Pak.


Gak ikut upacara kamu?


Ini bentar lagi selesai Pak.


Kalau sudah, cepat masuk barisan ya. Yang lain sudah berbaris, bentar lagi mulai.


Siap Pak.


Ly, cepat sini.


Oiya Har.


Kamu kok jadi lama, untung gak telat. Bisa kena hukum kamu.


Kamu sendiri kenapa malah baris dibelakang, kan ketua harusnya didepan.


Aku lagi malas didepan.


"Selesai upacara para murid masuk kelas"


Har, aku mau ke ruang latihan dulu, ada barang yang tinggal.


Eh, bentar lagi guru masuk nih.


Bilang aja, kalau aku telat aku ke ruang latihan bentar.


Masalahnya ini jam pelajaran matematika, guru killer Ly.


Sudah gak apa-apa kok.


Aku pergi ya.


Semuanya selamat pagi.


Pagi Pak.


Ketua absen mana nih gak ada dimeja?


Tadi dimeja kok Pak.


Ya mana, ini gak ada.


Aduh.


Sekretarisnya mana?


Sekretaris masih diluar Pak.


Hey ketua, mana sekretaris mu?


Tadi izin bentar ke ruang latihan Pak, ada barang yang tinggal disana.


Ruang latihan apa?


Ruang olahraga Pak.


Apa kalian ini, jadi saya mau absen ini pakai apa?


Ketua sini kamu.

__ADS_1


Iya Pak.


Sekarang kamu panggil sekretaris mu kemari.


Tapi Pak, bentar lagi dia masuk kok.


Bentar kapan, sampai jam kelas saya habis?


Nggak Pak.


Gak usah ngebantah kamu, pergi sana.


Baik Pak.


Maaf Pak, saya telat.


Eh Ly, kamu taruh dimana absen.


Oh ini absennya Har.


Ini absennya Pak.


Katamu tadi dimeja, ini apa?. Dia yang bawa kan.


Maaf Pak, tadi ketinggalan diruang latihan.


Karena kamu jam pelajaran saya terlambat, temanmu yang lain rugi karena ulah mu, sekarang kamu berdiri didepan, dan kamu ketua absen semua temanmu yang hadir kecuali dia.


Tapi Pak, Lyly kan hadir.


Kamu mau bantah saya?


Bukannya gitu Pak, kan gak adil Pak kalau dia dibuat alpa.


Kamu mau ngatur saya?


Oh atau kamu juga mau saya buat alpa, iya?


Har, sudah biarin aja.


Eh kamu diam disana. Kamu itu tidak ada dikelas ini.


Bapak kenapa ngomong gitu, jangan seenaknya Pak kalau bicara.


Wahh kamu nantangin saya ya.


Har, kamu.


Pak, jangan kasar gitu.


Eh yang lain diam ya, atau saya buat absen kalian semua, haahhh?


Pak, mending mulai pelajarannya, kan tadi bapak ngeluh karena telat ngajar. Ya udah mulai dong, kenapa jadi ribut.


Oh, kamu berani ngajarin saya ya,,sini kamu.


Eh Pak lepasin saya.


Lyly, hajar aja.


Tapi Har.


Sudah kami semua saksinya nanti, hajar aja sudah gak benar nih guru. Suka main pukul.

__ADS_1


Ayo ayo ayo ayo ayo ayo hajar Ly.


Kalian semua.


Karena dukungan itu akhirnya Lyly pun memelintir tangan dan membanting guru itu ke lantai dengan mudahnya dan membuat guru itu jatuh pingsan.


Guys, mari kita bawak Pak guru ke UKS.


Yaaaaaaaaa.


Ly, kamu ikut juga.


Kemana?


Kita sekalian laporin ini ke Kepala sekolah sebelum bapak ini yang duluan bicara.


Kamu yakin gak akan jadi masalah?


Aku ada dan yang lain juga pasti dukung kamu.


Baiklah.


Permisi Bu.


Iya. Ada apa?


Kami mau ketemu Pak kepala sekolah ada?


Ada, masuk aja ke ruangannya.


Baik. Makasih Bu.


Permisi, Pak.


Iya, masuk.


Pak kami mau melapor.


Melapor Apa?


Tadi pas guru matematika masuk dan karena masalah buku absen yang kebetulan tertinggal diruang latihan oleh sekretaris saya ini, guru itu marah dan bahkan sampai memukul saya selaku ketua kelas, karena saya tidak mengatakan tidak adil jika ini, Lyly harus dibuat alpa padahal dia masuk.


Iya Pak, bahkan saya juga diseret karena memberitahu Pak guru agar cepat mengajar.


Iya, dia diseret paksa Pak tadi. Karena gak Terima, Lyly seolah mengajari guru itu.


Tunggu dulu, kalian ini cerita apa sih, tenang dulu.


Maaf Pak.


Kalian kelas berapa dan guru itu namanya siapa, biar bapak bisa cari tahu nanti. Wali kelas kalian juga siapa?


Kami kelas 3A,Guru matematika namanya Pak Leon. Dan wali kelas kami namanya Bu Sriwati.


Ok, sekarang kalian kembali saja ke kelas, nanti biar bapak yang tanya kan sama Pak Leon dan wali kelas kalian. Okey.


Tapi Pak, ibu kelas belum tahu soal ini.


Kalau gitu kalian kasih tahu Bu Sriwati, nanti biar diterangin sama Bapak.


Baiklah. Kalau begitu kami permisi Pak.


Iya iya.

__ADS_1


Permisi Pak.


Iya.


__ADS_2