Penakluk Hatiku

Penakluk Hatiku
Penakluk Hatiku


__ADS_3

"Setibanya makanan dan minuman yang dipesan mereka tampak lahap menikmatinya,berbeda dengan Lyly yang hanya minum saja"


Sayang, kenapa kamu gak ikut makan juga?


Ron, bisa gak kamu gak usah panggil itu. lagian kita juga gak pacaran, buat apa kamu trus panggil kek gitu sama aku, gak enak sama yang lain,jadi tolong hentikan itu. Dan juga Urus masalahmu dengan Kristin jangan bawa-bawa aku soal kalian berdua seperti tadi.


Tapi kan nanti kamu juga bakal jadi pacar ku. Aku juga gak ada hubungan apapun sama Kristin, itu semua sandiwara saja untuk membuatmu marah.Karena kebenciannya padamu.


Loh buat apa, kita juga gak ada hubungannya, lalu kenapa dia membenciku, ini semua pasti karena kamu awalnya.


Aku tahu,dia emang sudah katakan suka padaku dan aku mengatakan aku hanya suka padamu, itu sebabnya dia marah padamu. Tapi aku tidak bisa Ly, buat nerima dia. Kamu tahu aku sudah lama ungkapkan perasaanku padamu.Hanya kamu, tidak ada yang lain.


Kan itu karenamu, coba dari awal kamu tidak bawa-bawa namaku, gak bakal seperti ini. Dan aku juga sudah berapa kali katakan aku tidak mau.


Aku harus bagaimana agar kamu mau sama ku Ly, aku sudah berusaha buat jaga kamu dari ulahnya dia, tapi sekarang kamu tetap mengatakan tidak mau, buat apa lagi aku pertahankan perasaanku padamu. Jika memang begini juga akhirnya.Kamu sekeras itu.Bahkan aku sampai sakit begini kamu tidak perduli. Aku gak mengerti harus bagaimana lagi sekarang.


Ya sudah, lupakan kamu punya perasaan itu,kita cukup berteman.


Aku gak bisa, tolong Ly. Jangan seperti ini. Perasaanku tulus padamu, jangan acuhkan aku Ly, tolong. Aku gak bisa, gak bisa begini, aaaakkkhhhhh.


Ron, hentikan. Kamu bisa makin sakit nanti.


Kenapa, Ron.


Ronnn. Kamu kenapa, heiiii.

__ADS_1


Jangan main main kamu. Kepalamu berdarah itu.


Dia kenapa Ly?


Aku cuma bicara sama dia, tapi dia jadi begini. Aku gak tahu Har, bagaimana ini?


To, panggil Dokternya, cepat.


Semuanya minggir dulu ya.


Iya Dok.


Bagaimana Dok?


Saya sudah beri obat penenang, biarkan dia istirahat. Kalian bisa keluar sekarang cukup satu orang yang jaga ya.


Iya tidak apa-apa. Dia akan baik nanti.


Baiklah. Makasih Dok.


Ly, kamu jaga dia ya.


Aaahh gak Har, sudahlah. Aku mau pulang Ibu ku nanti panik, ayahku juga baru pulang hari ini.


Kalian saja yang urus dia ya, aku duluan pulang.

__ADS_1


Heiii, dia tadi tenang tapi kamu bilang habis bicara samamu dia jadi kek gitu, sekarang kamu mau main pergi gitu aja. Emang parah kamu Ly.


Terserah lah Ko kamu bilang apa. aku sudah gak sanggup lihat ini lagi. Tolong pengertiannya.


Apaaaa? pengertian? kamu bahkan tidak mengerti gimana perasaan Roni kamu perlakukan seperti itu, pergi dan dan tidak mau tahu.


Sudah Ko, biar saja Lyly pulang, dia juga lagi sakit itu dan butuh istirahat.


Selalu kamu bela dia Har, terserah kalianlah mau gimana. Aku juga pulang, aku capek butuh istirahat.


Loh Ko. Yaaahhh dia pergi gimana tuh.


Biar saja Sep. Ly kamu juga sebaiknya pulang, bisa kan kamu pulang sendiri?


Bisa Har. Aku duluan ya semuanya.Maaf aku gak bisa lama disini.


Iya, Hati-hati Ly.


Har, trus kita gimana? Siapa yang jaga Roni, dari tadi dia belum hubungin keluarganya.


Aku saja yang jaga, kalian berdua juga balik saja.


Gak apa-apa kamu sendiri Har?


Iya gak apa, kalian hati-hati ya?

__ADS_1


Iya pasti Har. Daaahhh.


Hemm dahhh.


__ADS_2