
"Disekolah Lyly terlihat murung karena Roni tak masuk sekolah"
Ly,kamu kenapa?
Nggak ada.
Apa semalam kamu gak tidur selesai kita bertelepon?
Tidurlah Har,masa gak tidur.
Ya santailah Ly,jangan pakai urat dong jawabnya.
Sorry.
Kenapa sih kamu?
Ntah lah.
Aku tahu,pasti karena Roni belum masuk juga kan?
Gak tahu aku Har.
Jangan terlalu dipikirin Ly.Toh Roni gak menghubungimu juga kan.
Itulah Har,aku bingung sama dia.Apa dia gak peduli lagi sama aku? Atau jangan-jangan dia juga sudah bosan samaku?
Jangan berfikiran buruk dulu Ly.Bisa aja kan dia masih kurang fit untuk sekolah.Lagian kita sekarang sekolah karena menunggu kelulusan aja nya.
Iya aku tahu.Tapi kan tetap aja dia gak ada kabar.
Eh,kan dia juga rasain hal yang sama.Kamu juga gak mau ngabarin dia duluan kan.Sudahlah,pusing aku lihat kalian berdua yang sama-sama gengsian.
Aaaahhh bikin bete aja deh nih.
Lah kok kamu yang marah Ly.Aneh....
"Setelah jam pulang tiba,Lyly pun segera berjalan keluar kelas dengan wajahnya yang lesu tak bersemangat"
Lyly?.panggil Alex saat melihat Lyly berjalan mendekati gerbang sekolah.
Haa?.sontak Lyly kaget dan menoleh mencari orang yang memanggilnya.
Ly,ini aku yang manggil.teriak Alex menghampiri Lyly.
Ada apa ya?
Apa kamu pulang sendiri?
Iya.
Mau gak bareng aku,biar aku antar.
Gak usah.
Aku juga sendiri Ly,gak apa-apa kalau bareng sama kamu.
Gak usah,makasih.
Kenapa? Apa kamu takut Roni tahu kamu aku antar pulang?
Nggak.Aku lagi pengen sendiri.Maaf ya,dah.
Tunggu Ly.sembari menarik tangan Lyly.
Eh kamu apa sih,maksa banget.
Sorry..Aku cuma gak suka aja cara kamu melihatku dan cuekin aku seperti itu.Seolah-olah aku mau jahatin kamu lagi.
Aku bilang kan aku pengen sendiri,jadi ya udah.Buat apa kamu tanya lagi.
Tapi aku serius Ly,mau antar kamu.Aku gak ada niat lain kok.Ayolah...
Ah,susah banget dibilangin,awas...(segera pergi dengan wajah yang terlihat sangat kesal dan marah)
__ADS_1
Dia kenapa sih,apa lagi PMS ya.Aaah sudahlah...
"Akhirnya Alex pun pergi dengan kebut,bahkan mendahului Lyly yang masih berjalan kearah halte bus"
Rusuh banget sih tu orang.Mampus ditengah jalan tahu rasa lu,pakai kebut-kebutan segala.Untung aku gak mau ikut dia tadi.Uuuhhh.(gumam Lyly saat melihat Alex mendahuluinya)
"Ketika Lyly sampai depan pintu rumah dan hendak masuk,Roni terlihat ingin keluar dari dalam rumah Lyly.Membuat mereka saling tatap-tatapan saat pintu terbuka"
Roni,kamu kok...
Iya aku disini menunggumu pulang.
Tapi kamu kok bisa?(Lyly masih termangu karena Roni tengah mengejutkannya)
Hei,apa aku tak boleh datang menemui mu?
Bukan gitu.Tapi aku gak nyangka aja kamu bisa berada disini sekarang.
Sudah,sini masuk dulu.Kamu seperti penagih hutang saja berdiri didepan pintu.(sembari menarik tangan Lyly agar ia segera masuk ke rumah)
Bu,Lyly pulang.
Iya sayang.
Ron,kamu gak bilang akan datang kerumah?
Biar kamu terkejut aja,seperti tadi.Hehehe
Apa kamu marah sama aku selama beberapa hari ini?
Marah? Nggak.Cuma menunggu saja.
Menunggu aku datang kerumah sakit dan menelepon mu?
Iya.
Sama,aku juga menunggu kamu yang kasih kabar duluan.
Pantesan gak dapat kabar apa-apa. Orang kita saling gengsi siapa yang kabarin duluan.Uuuhhhuu...
Gak kuat aku nahan rindu sama kamu.Rasanya mau gila tahu,apalagi selama dirumah sakit...Wah parah sih..
Kenapa dirumah sakit?
Ah malas cerita....
Makanya jangan selalu buat aku kesal dengan tak menghargai aku kek waktu itu.Udah tahu aku datang jenguk dia malah dicuekin dan tidur begitu lama.Gimana aku gak bete coba...
Ya sama,aku juga kesal karena kamu gak kasih aku ciuman.(bisik Roni ditelinga Lyly agar tak didengar ibu Lyly)
Dasar mesum,Iiihhh....(mencubit pipi Roni)
Kan kan,selalu gitu dia tiap aku bahas itu.
Ada waktunya itu sayang,jangan terlalu gatel ya jadi cowok.Hahahahahaha....
Wah parah dia nih.Kita juga dah dewasa kali Ly.
Sudah ah,aku mau ganti baju dulu.Oh iya,apa kamu tadi hendak pulang dari sini?
Nggak.
Sudah berapa lama nunggu?
Lumayan,3 jam.
Haaa? Gila 3 jam,lama banget.Apa Ibu nanti gak nyariin kamu.
Nggak,aku sudah bilang mau kesini.
Owh,ya sudah.Tunggu bentar ya.
Iya.
__ADS_1
"Disaat Lyly berganti pakaian,Roni terlihat sedang mengetik di hpnya memberitahu mamanya kalau ia sedang berada dirumah Lyly"
Nak,apa kamu butuh minum lagi?.tanya ibu saat melihat Roni sendiri diruang tamu.
Iya Bu.
Sebentar Ibu ambilkan ya nak.
...........
Ini minumnya,kalau ada perlu yang lain atau kamu lapar.Katakan sama ibu ya,jangan sungkan.
Siap siap Bu.
Baiklah,Ibu tinggal ya.
Iya Bu.
"Kemudian Lyly kembali dari kamar menuju ruang tamu"
Sayang....
Hemm...
Gimana dengan lukanya,apa sudah sembuh?
Belum sepenuhnya sayang,tapi sudah bisa bergerak bebas kok.
Oh,terus kenapa kamu gak datang ke sekolah tadi?
Malas.
Emang dasar pemalas...aku sudah nungguin dia disekolah,dia malah kesini.
Kenapa kamu nungguin aku,apa kamu juga sangat rindu sama aku Yang?
Ya tentu...bahkan aku sampai berfikiran buruk karena kamu gak mau ngabarin aku lagi.
Apa yang kamu pikir tentang ku?
Aku pikir kamu sudah bosan sama aku.Terus gantungin aku dengan tak mengabari ku sama sekali.
Hahahaha, gak mungkinlah sayang,gak mungkinlah aku bosan dan cari yang lain.Kamu tahu,kalau aku pertaruhkan nyawa untuk bisa dapatin hati kamu dan jadi pacar ku.Jadi gak mungkin aku gantikan kamu semudah itu hanya karena masalah kecil seperti kemarin.
Siapa yang tahu apa yang kamu pikirkan.
Uuhhh,jadi ceritanya kamu takut nih aku cari cewek lain dan melupakan kamu gitu aja?
Iyalah.Aku nerima cinta kamu karena aku percaya kamu tulus sama aku,bahkan aku sempat puji kamu didepan ayahku untuk merestui aku berpacaran.
Owh gitu.Ternyata sesayang itu kamu samaku Ly.Sini peluk aku sayang...(sembari merentangkan kedua tangannya berharap Lyly mau dipeluk)
Hei,ini dirumah.Kamu mau bermesraan didepan ibu ku.
Oh iya,lupa sayang.Hehehe
Besok kamu datang gak kesekolah,biar sekalian nanya soal nilai kamu,apa ada yang kosong.Waktu itu aku nanya,guru-guru tak mau bilang kalau bukan murid yang bersangkutan yang bertanya langsung.
Hmm iya aku akan sekolah besok.
Baiklah.
Yang,aku pamit pulang ya.Soalnya sudah lumayan lama aku disini.
Oh iya gak apa-apa, pulang saja.Tapi aku gak lihat motor mu,naik apa kesini tadi?
Naik taxi.
Oh gitu,ya sudah.Kamu hati-hati ya...
Hem,bilang sama ibu aku pamit.
Iya iya.
__ADS_1
Dah sayang.
Dah juga sayang.