Pendekar Langit

Pendekar Langit
Ch. 10 Cincin Bintang


__ADS_3

“ini adalah cincin bintang” jawab Hara. “ini adalah harta Kerajaan yang telah hilang selama ribuan bahkan ratusan ribu tahun” jelas Hara lagi. Kemudian Hara menceritakan bagaimana kisah Raja pada Kerajaan Naga ribuan tahun yang lalu kabur dari serangan Bangsa Ashura dan bersembunyi di tebing ini.


Cincin bintang merupakan barang langka yang hanya dimiliki secara turun temurun oleh keluarga Raja. Cincin ini bisa menampung barang apapun dengan jumlah yang tak terbatas. Mendengar penjelasan Hara, Adika dan Gana hanya saling memandang tidak mampu berkata banyak.


“ini adalah harta yang sangat berharga” seru Adika.


Diberikannya cincin itu kepada Adika dan Gana. Mereka sampai tidak percaya bahwa ada benda seperti ini di dunia. “ayo kita kosongkan koin-koin itu” seru Hara menunjuk tumpukan koin diseberangnya.


Setelah mengambil seluruh harta di ruang pertama, ketiganya melanjutkan perjalanan ke ruang tengah yang luasnya tiga kali ruang pertama. Tidak banyak yang ada diruang itu.


Tatapan Adika dan Gana mendadak lesu ketika melihat tumpukan tengkorak diruangan itu. Kebanyakan dari tengkorak itu diperkirakan adalah pendekar pengawal Raja yang sudah mencapai pendekar tingkat langit.

__ADS_1


“kenapa banyak tengkorak pendekar langit? Bukankah mereka pendekar yang berada dipuncak pada masanya?” tanya Gana memecah keheningan diketiganya.


“mereka tewas bukan karena pertarungan, mereka tewas karena bersembunyi” jawab Hara


“Bangsa Ashura adalah bangsa terkuat di alam semesta, kekuatan mereka tidak ada yang menandingi, bahkan para dewa sekalipun” jelas Hara melanjutkan.


Hara kemudian bercerita tentang perang besar antara para dewa dan bangsa ashura yang mengambil korban jutaan. Kisah ini tidak banyak diketahui karena dunia manusia dan dunia dewa jauh berbeda.


Adika dan Gana semakin kebingunan, mana mungkin ada makhluk seperti itu di dunia. namun mereka tidak bertanya lebih jauh.


“kita harus mengambil barang-barang berharga disini kemudian menguburkan tengkorak ini dengan baik” seru Hara kepada kedua temannya.

__ADS_1


Mereka mengangkat beberapa tengkorak tersebut dan memindahkannya ke sebuah tempat, Gana membuat sebuah lubang besar sedangkan Adika memisahkan barang-barang berharga yang masih melekat pada tengkorak tersebut.


Hara kemudian berpindah ke ruang lainnya dan menemukan tengkorak lain. Menurut perkiraannya tengkorak ini pastilah tengkorak sang raja, karena dijari tengkorak tersebut ditemukan lagi cincin bintang lainnya.


Saat mendekati kerangka itu tiba-tiba tubuh Hara terpental jauh. Matanya menyipit ketika melihat kerangka tersebut mengeluarkan sinar kuning keemasan. Setelah beberapa saat, sinar itu mulai menghilang dan kerangka tadi berubah menjadi debu.


Diatas tumpukan debu terdapat sebuah kalung permata biru, cincin bintang dan plakat seukuran telapak tangan berwarna emas berisikan lambang naga. Plakat itu adalah tanda kerajaan naga yang hanya dimiliki oleh anggota kehormatan Kerajaan Naga.


Hara mengambil dan menyimpannya kedalam cincin bintangnya karena suatu saat akan berguna. Kalung permata biru yang diambilnya pun memiliki khasiat yang luar biasa. Kalung ini dapat meningkatkan pemulihan tenaga dalam secara cepat bagi si pemakainya.


“wah…barang bagus…” gumam Hara. Hara kemudian beralih ke cincin bintang lainnya, ia menemukan jutaan koin emas dan beberapa kitab pengetahuan seperti ilmu pengobatan, alchemy tingkat atas, pembuatan senjata kelas langit, dan pengendalian elemen alam.

__ADS_1


Hara sangat terkejut dan tidak bisa percaya atas apa yang ia temukan. Keempat kitab ini merupakan kitab langka yang telah lama hilang, bisa dikatakan ini adalah kitab untuk membuat seorang pendekar untuk menjadi tingkat dewa ataupun memasuki tahapan keabadian.


__ADS_2