Pendekar Langit

Pendekar Langit
Ch. 5 Berlatih


__ADS_3

Tidak lama berselang Raynor tiba,


“hormat ketua…..ada keperluan apa ketua memanggil?” tanya Raynor yang baru tiba di kediaman Parviz. Kemudian Parviz menceritakan apa yang dilihatnya beberapa saat lalu.


“aku rasa murid-muridmu sangat tertarik dengan beladiri, kenapa tidak segera kau ajarkan beladiri dan tenaga dalam kepada mereka” seru Parviz yang sontak membuat Raynor terperangah. Ia tidak menyadari ketiga muridnya membuat tertarik ketua sekte.


“baik ketua….jika memang ketua sudah menyetujuinya, akan saya ajarkan beberapa beladiri tingkat awal dan tenaga dalam” jawab Raynor bersemangat.


Raynor sadar ini adalah kabar gembira bagi Hara dan Adika. Raynor bukanlah seorang tetua di Sekte Langit Senja, namun karena kekuatan beladiri dan tenaga dalamnya ia sangat diandalkan oleh Ketua Sekte.


Mendengar kabar ini Hara dan Adika menjadi senang. Tidak hanya mereka berdua, Gana pun menjadi lebih bersemangat karena kedua temannya bisa berlatih beladiri dan tenaga dalam bersamanya.


Berita ini segera didengar oleh Agnanta, ekspresi kekecewaan muncul diwajahnya. Dipanggilah beberapa murid yang seumuran dengan Hara dkk,


“kalian tidak boleh membiarkan murid Guru Raynor berkembang dengan baik” perintah Agnanta kepada beberapa muridnya tersebut. Segera kelima muridnya menyanggupi keinginan gurunya tersebut.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian,


Selain menguatkan fisik mereka, Hara dan lainnya diajarkan ilmu bela diri dasar oleh Raynor.


“pada dasarnya ilmu bela diri tidak jauh berbeda dengan ilmu tenaga dalam, kalian bertiga harus memiliki pondasi yang kuat sebelum masuk ke tingkatan selanjutnya.” Jelas Raynor kepada ketiga muridnya.


Hara sudah mengetahui semua yang diajarkan oleh gurunya itu berkat memori dari masa lalunya.


Ia paham jika hanya mendapatkan pelatihan seperti ini maka kelemahannya ini tidak akan bisa ditangani sesegera mungkin.


Biasanya pelatihan beladiri mereka lakukan setiap tiga hari sekali kemudian diselingi dengan pelatihan tenaga dalam dan penguatan fisik.


Diwaktu senggang mereka, Hara mengajak kedua temannya untuk mengumpulkan tanaman obat dan beberapa ginseng yang ada di Gunung Pati. Untuk mencapai gunung ini tidaklah susah namun memerlukan waktu setidaknya setengah hari, sehingga setiap perjalanan, mereka lakukan selama dua hari.


Hara menyuruh Adika dan Gana mengumpulkan tiga puluh satu jenis tumbuhan obat dan tiga jenis ginseng. sedangkan Hara sendiri mencari rumput hijau emas yang tumbuh di puncak Gunung Pati.

__ADS_1


Dikehidupan yang lalu, Hara juga merupakan seorang alchemis tingkat atas. Ilmu yang ia miliki saat itu ternyata sangat membantunya untuk menguatkan tubuh dan meningkatkan tenaga dalamnya dengan cepat.


Setelah seharian mencari tumbuhan obat dan ginseng, Adika dan Gana membangun sebuah tenda untuk tempat beristirahat karena hari sudah mulai senja. Hara yang belum kembali sedang asik memanen rumput hijau emas hingga tidak ia sadari hari semakin gelap.


Rumput hijau emas memiliki efek yang sangat kuat jika tidak diolah oleh orang yang memiliki kemampuan khusus. Diwaktunya yang sekarang belum ada satupun orang yang mengetahui khasiat dari rumput jenis ini. Kebanyakan dari mereka hanya mengetahui rumput ini sangat beracun bahkan bila dimakan oleh seekor gajah akan membuatnya mati secara tiba-tiba.


Beberapa saat kemudia Hara telah kembali. Kedua temannya keheranan melihat rumput hijau emas yang dibawa oleh Hara.


“Hara, bukankah itu rumput hijau emas?” tanya Gana keheranan. Adika yang terlihat sedang membuat api unggun segera bangkit dan membantu menurunkan bawaan Hara.


Gana dan Adika kebingungan karena mereka juga menyadari bahwa rumput itu dapat membunuh mereka seketika.


 


 

__ADS_1


__ADS_2