Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
Jalan pintas


__ADS_3

Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰


So... I Hope Enjoy The Story


⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!


⚠Sekali lagi, jika tidak mengikuti novel ini dari awal mungkin akan membuat bingung, jadi saya sarankan untuk memulai dari awal😉!!!


...****************...


Setelah puas liburan, Serin beserta keluarganya pulang kerumah mereka, karena Ayahnya ada pekerjaan besok, jadi kedua orang tuanya mengambil jalan yang berbeda dengan mereka


Serin pulang kerumah suaminya, sedangkan orang tuanya pulang kerumah mereka


"......"


Serin masuk ke kamar Reyhan bersama putranya


Ia menemani pria kecil itu untuk mandi dan mengganti pakaiannya, lalu menidurkan-nya karena jam juga sudah menunjukkan pukul 22.02 malam


Lantas Serin pergi ke kamarnya untuk membersihkan dirinya yang sudah gerah dan terasa tidak enak



Serin keluar dari kamar mandi dengan piyama lengkapnya, ia berdiri sebentar di ambang pintu, sambil memperhatikan suaminya yang tengah sibuk dengan laptopnya


Karena tubuhnya merasa lelah, wanita itu tidak berlama-lama di tempatnya, dan langsung pergi mendudukkan dirinya di atas ranjang


"Apa banyak pekerjaan!" celetuk Serin seraya merebahkan dirinya serta menarik selimut sampai perutnya


"Hmm." sahut Glen berdeham


"Aku duluan" ujarnya sambil menutup matanya untuk segera tidur


Glen hanya menoleh sekilas ke arah istrinya, lalu kembali lagi pada laptopnya


Tidak lama setelah istrinya tertidur, dering ponsel mengalihkan atensi Glen, ia langsung meraih ponsel Serin yang ada di nakas


Tanpa membangunkannya, ia meraih ponselnya dengan perlahan


📞In Call-


"Ada apa?"


"Glen!"


"Iya aku, Serin sudah tidur... ada perlu apa telpon malam-malam begini?"


"Ah tidak! aku akan menelpon-nya besok saja"


"Iyaa"


📞End Call-


Setelah menerima telpon dari Geralt tadi, pria itu lantas mengembalikan ponsel Serin ketempatnya, lalu ia kembali lagi pada pekerjaannya


...****************...


"Hmm. jemput aku sepulang dari kampus" itulah yang Serin ucapkan sebelum akhirnya ia menutup telponnya


Setelah meletakkan ponselnya, wanita itu beralih pada seorang pria yang baru saja keluar dari kamar mandi


"Kamu ke kampus hari ini?" tanya Glen berjalan menghampiri istrinya yang sedang berdiri di depan kaca


"Hmm... pakai ini" ujarnya memberikan pakaian sang suami


Selesai memakai celana dan kemejanya, Glen berdiri di depan kaca sambil menyisir rambutnya, sedangkan Serin ia masih sibuk mencarikan dasi yang pas untuk Glen


Mendapatkan dasi yang pas untuk Glen, wanita itu kembali menghampiri suaminya


"apa semua bukti tentang kematian Ayah sudah berhasil kamu dapatkan?" tanya Serin tiba-tiba


"Sudah! memangnya kenapa?" sahut Glen, karena ia memang sudah mengantongi bukti utama tentang pembunuh Ayahnya baru-baru ini


"Kita gunakan itu untuk menambah hukuman Willy, anak buahku mengatakan jika Willy hanya akan di dakwah atas tuduhan mengoperasian lab tanpa izin" tukas Serin


"Bagaimana?" tanya Glen tanpa mengalihkan pandangannya, dari sang istri yang masih sibuk memasangkan dasinya


"Aku akan cari cara untuk itu, tapi kau minta Max untuk membuka kembali kasus Ayah" jawabnya dan hanya mendapat anggukan dari sang suami


"Kali ini, akal apa lagi yang akan kamu pakai" ucap Glen


"apapun asal hukuman Willy bertambah" sahut Serin, seraya beralih menatap nanar mata Glen sebentar, lalu ia pergi untuk mengambil jas yang tadi sudah ia siapkan


"Aku akan membicarakan itu dengan Max! tapi jangan lakukan hal yang membahayakan dirimu" tutur Glen


"Iyaa, aku pasti akan menjaga diriku dengan baik" sahut Serin sambil memasangkan jas sang suami


Setelah selesai bersiap mereka berdua keluar dari kamar untuk sarapan, tidak lupa wanita itu menjemput putranya di kamar untuk turun ke bawah


...****************...



"Apa kasusnya bisa kita buka kembali?" tanya Glen pada pengacara nya itu


"Tentu! aku akan mengajukan untuk membuka kembali kasusnya,,, tapi kenapa tiba-tiba? bukannya kau punya rencana lain untuk menuntut Willy" tanya Max pada sang atasan


"Serin menyuruhku untuk membuka kembali kasusnya, entah apa yang ia rencanakan sekarang" sahut Glen, karena ia juga sedikit tidak paham dengan jalan pikiran istrinya itu


"Lakukan saja apa yang ku suruh tadi" ujarnya dan di angguki oleh Max


"Oh ya! bagaimana surat izin, apa kau sudah mengurus semuanya?" tanyanya


"Beres! aku sudah menyelesaikan semuanya" jawab Max


"Baiklah, kau bisa kembali ke ruanganmu sekarang" suruhnya, Max mengangguk dan melangkah pergi untuk kembali keruangannya


Setelah kepergian Max, Vina masuk keruangan Glen untuk mengingatkan jadwal Glen selanjutnya


"Pak! sekarang waktunya kita untuk bertemu investor" ucapnya


Glen mengangguk paham, ia berdiri lalu meraih jasnya dan pergi bersama Vina untuk menemui pihak investor


...****************...

__ADS_1


Sesuai dengan perintahnya tadi pagi, Geralt datang untuk menjemputnya di kampus, sedangkan sopirnya ia suruh pulang


"Berapa banyak pengacara yang membela Willy" tanya Serin seraya memasang seatlbelt nya


"8 pengacara" sahut Geralt melajukan mobilnya


"......"



Tidak butuh waktu lama untuk keduanya sampai di gudang, Serin turun dari mobil dan langsung melangkah masuk kedalam markasnya



Serin mendaratkan bokongnya di sofa yang ada di sana


Ia mengikat sembarang rambutnya, lalu menyuruh Leo untuk mencarikan identitas lengkap tentang seseorang


"......"


"Ini!" ucap Leo memberikan beberapa lembar kertas, pada Serin


"Untuk apa kau mencari datanya?" tanya Geralt bingung


"Kau akan tahu nanti!" sahut Serin, lalu fokus pada kertas-kertas putih tersebut


Serin diam sebentar sambil memikirkan sesuatu, tapi tangan dan matanya masih fokus membalik-balik kertas tadi


"Geralt, kau pergi ke tempat ini dan pastikan dia benaraselingkuhannya" titah Serin


"Baiklah" sahutnya, lalu pergi untuk melakukan apa yang di suruh Serin


Ia meraih ponselnya yang ada di dalam tas untuk menelpon seseorang


📞In Call-


"Hallo!"


"Kau dimana?"


"Sedang menyelidiki kasus lain, kenapa?"


"Apa aku bisa minta tolong!"


"Apa?"


"Tolong periksakan kembali kasus kematian Dion George Darion"


"Oke! aku akan menelpon-mu lagi nanti setelah memeriksanya"


"Oke. terimakasih!"


"Yaa"


📞End Call-


Setelah menelpon Luke, Serin kembali menekan kontak seseorang untuk menghubungi-nya


📞In Call-


"Hmm."


"Tidak! memangnya ada apa?"


"aku ingin tanya, kamu bilang Ayah di bunuh oleh tangan kanannya kan waktu itu, sebelum kita menemukan James?"


"Menurut kepolisian seperti itu!"


"Apa kamu masih ingat detektif yang menangani kasus Ayah?"


"namanya Liam! memangnya kenapa?"


"Aku hanya bertanya, nanti kita bicara di rumah"


"Iyaa,,, ingat! jangan pulang terlalu larut"


"Iyaa"


📞End Call-


Serin meletakkan ponselnya di atas meja, lalu menyuruh Leo untuk memeriksa jadwal sidang pertama Willy


"Sidang akan di lakukan, hari rabu tanggal 5 Januari, pukul 14.30" sahut Leo


"siapa jaksa dan hakimnya?'" tanyanya lagi


"Jaksanya Andrew, hakimnya Hans" jawab Leo


Serin kembali menganggukkan kepalanya, berbarengan dengan itu notifikasi ponselnya berbunyi, menandakan ada yang mengirim pesan padanya


📨Message


Geralt> " benar, dia selingkuhan-nya, mau di apakan?"


^^^"Tidak di apa-apakan, tapi dapatkan pernyataan dan bukti jika dia memang selingkuhannya"^^^


...----------------...


Serin menyuruh Leo untuk memeriksa identitas kepala jaksa yang sedang memimpin kejaksaaan di distrik A, dimana Willy akan di hakimi, Serin melihat semuanya yang berkaitan dengan sang kepala jaksa, dan ia menemukan adanya rumor tentang perselingkuhannya, karena itu ia menyuruh Geralt untuk memastikannya


Melihat jika Willy hanya akan di tuntut atas dakwahan izin saja, membuat Serin menetapkan, jika Kejaksaan pasti melakukan sesuatu di belakang media


...----------------...


Serin diam sebentar sebelum akhirnya ia sadar sesuatu


"Leo! periksa seluruh data keuangan kepala jaksanya" titahnya


"......"


"Serin! kepala kejaksaan juga pernah menerima uang dari no.rekening yang dikirimkan ke rekening ibunya Mela" ujarnya dengan tangan yang masih sibuk memainkan keyboardnya untuk mencari sesuatu


Mendengar ucapan Leo, seketika Serin berdiri dari duduknya untuk menghampiri Leo yang ada di kursinya


"mana!" serunya menatap ke layar monitor


"Ini! coba kau lihat, sama bukan" ucapnya menunjukkan apa yang ia lihat


"Kau benar! artinya bukan para jaksanya lagi, tapi ketuanya yang terlibat langsung, pantas saja dakwahannya sesingkat itu! padahal bukti sudah jelas" ucapnya


"Yasudah cetak saja itu! jalanku tidak salah" gumamnya lalu kembali mendudukkan dirinya di sofa

__ADS_1


No. rekening yang mengirimkan uang ke, rekening ibu Mela menggunakan nama orang lain! dimana pemilik asli nama itu adalah salah satu pegawai kebersihan di NVC, dan Serin sudah tahu itu, saat ia melakukan penyelidikan tentang orang tua palsu yang mengadopsi anak di panti asuhan harapan


Entah rencana apa lagi yang akan di lakukannya kali ini, agar dakwahan Willy bertambah, entah itu jalan panjang sesuai hukum, atau jalan singkat yang ia ambil menggunakan akal liciknya


"Untuk menghukumnya! tidak masalah jika aku harus menggunakan jalan licik, jika itu bisa membantu membalaskan rasa sakit keluarga korban" gumamnya


"......"


Serin sibuk membaca, berkas yang berhasil ia copy dari Andrew, dengan menyuruh anak buahnya melakukan itu


Disana ia melihat jika semuanya telah di rancang sedemikian rupa


"Tunggu saja Willy, aku akan mengubah ending cerita yang sudah kau rancang" gumamnya, seraya menarik tipis senyumnya


Geralt yang baru saja datang, mendudukkan dirinya di sofa


"Yang lain mana?" tanya Serin ketika hanya melihat Geralt datang sendirian, pasalnya tadi mereka pergi ber-empat


"Aku menyuruh mereka untuk mengawasi wanita itu" jawab Geralt


"Apa yang dia katakan?!" tanya Serin


"Sesuai dugaanmu! dia memang selingkuhan-nya, dia model dari JH Entertainment, dan istri pertamanya adalah CEO di sebuah firma hukum" jelas Geralt


"Aku tau itu" sahut Serin


"Kita incar kepala kejaksaan dulu! baru kita ambil langkah selanjutnya" ujarnya dan di iyakan oleh Geralt


"Tapi waktu kita hanya sisa 3 hari sampai hari persidangan, kalau kita menangkapnya tidak mungkin" ucap Geralt


"Kita tidak perlu menangkapnya! aku sudah punya rencana untuk itu" sahut Serin


"Apa?"


Serin hanya tersenyum miring dan bukannya menjawab pertanyaan Geralt


"Oh iya! kalian sudah menyuruhnya untuk tutup mulut bukan?!" tanya Serin


"Tenang saja! dia mudah di ajak kompromi dengan uang" sahut Geralt


Serin hanya mengangguk paham, lalu kembali meraih kertas yang ada di atas meja dan melihatnya sebentar


"Geralt mari pergi" ajaknya, pria itu sempat diam sebentar karena bingung kemana wanita itu akan pergi, tapi ia langsung menyusul Serin agar tidak mendapat teriakan dari Serin, karena lambat


...****************...


Serin melangkahkan kakinya berjalan menuju meja resepsionis


"Ada yang bisa saya bantu?" tanyanya sopan


"Aku ingin bertemu dengan atasanmu" jawab Serin


"Maaf, tapi apa anda sudah membuat janji sebelumnya?" tanya resepsionis


"Aku tidak punya janji, tapi katakan saja aku dari NIX Group" ucap Serin


Resepsionis hanya mengangguk pelan, lalu menelpon seseorang untuk menanyakan sesuatu


Tidak butuh waktu lama, wanita yang tadi menelpon mempersilahkan Serin untuk pergi menemui atasannya


Senyum puas tertarik di bibirnya, lalu pergi menuju ruangan CEO di ikuti Geralt


"......"


"Senang bertemu dengan anda!" sapanya ramah pada Serin, "senang juga bisa bertemu dengan anda" balas Serin tidak kalah ramah


Setelah dipersilahkan duduk, Serin dan Geralt duduk di sofa panjang yang ada di ruangan itu


"Kalau boleh saya tau, ada keperluan apa anda ke sini" tanya seorang wanita yang mungkin berumur kisaran 38-42 tahun


"Apa ingin konsultasi masalah hukum?" tambahnya


Serin hanya menggeleng pelan, "maksud kedatanganku ke sini untuk mengundang anda dan suami anda untuk makan malam" ucap Serin


"Ah, sebuah kehormatan saya bisa di undang secara langsung seperti ini" jawabnya tersenyum ramah


"kalau boleh saya tau, apa arti dari undangan ini" tanyanya


"Aku hanya ingin mengenal orang-orang yang bekerja di bawah yayasan NIX Group, sebelumnya saya juga mengundang rekan dari perusahaan lain, dan kali ini giliran anda" bohongnya seraya menarik tipis senyumnya yang hampir tidak terlihat itu


Ya. di firma tempat wanita itu pimpin, merupakan salah satu rekan bisnis dari NIX Group, dan firma hukum inilah yang mengurus permasalahan hukum di NIX Group, baik itu NIX Company atau yayasan maupun rumah sakit, karena firmanya yang menangani tentu saja wanita itu tahu jika Serin adalah anak dari David


"Ah benarkah! kalau begitu saya pasti akan datang" sahutnya dan di angguki oleh Serin


"Apa pak David akan menurunkan kedudukannya pada anda! jadi anda mengadakan acara seperti ini" tanyanya


"Iyaa" sahut Serin, dan tentunya itu tidak benar, ia hanya meng-iyakannya agar Gion sendiri yang datang menemuinya, tanpa harus membuatnya turun tangan


"Kalau begitu kami permisi! aku akan menunggu kedatangan kalian" ucap Serin lalu pergi dari ruangan wanita itu


"......"


"Ada untungnya pria itu takut dengan istrinya" celetuk Geralt


"Tentu saja, istrinya lebih berkuasa darinya, dan ini sisi lemah yang mudah kita tekan" sahut Serin


"Dengan begini, tidak ada yang sadar jika kita mengincar Gion" tambah Serin


"Benar!" ucap Geralt membenarkan penuturan bosnya itu


Mereka berdua melangkah keluar dari lift, dengan langkah ringan karena satu rencana mereka sedang berjalan sekarang


Serin memutuskan untuk pulang, karena menurutnya tidak ada yang perlu di khawatirkan di gudang, jadi ia tidak perlu kembali


...****************...


.


.


.


Gion udah pernah muncul di episode sebelumnya, makanya author tekankan agar memulai dari awal biar paham😉


Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2