
Biasakan Like bab-nya😉...
Masukin list Fav juga ya🥰
Komentar positifnya biar Author
makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰
⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!
So... I Hope Enjoy The Story
...****************...
Setelah pertemuannya dengan Regan beberapa hari yang lalu, Serin tidak memberikan perintah apapun pada anak buahnya, baik mengawasi Regan, ataupun menangkap Van
Tidak ada yang tahu apa isi pikiran wanita ini, entah ada apa? tapi yang pasti ia hanya diam sambil terus menyelidiki seluruh kasus dari hilangnya telinga para korban secara senyap
Matanya tidak meloloskan satu katapun dari sebuah berkas yang sedang ia periksa, Serin mengingat kembali seluruh rentetan kejadian yang telah terjadi dimana ia yakin semuanya terhubung secara tidak langsung
Kematian Mike membuat tanda tanya sendiri untuk Serin, kejahatan atau hal apa lagi yang telah terjadi di kotanya, dengan melibatkan beberapa korban yang ada di kasus Luke, dimana sebelumnya mereka salah dan menganggap kasus Luke adalah korban dari Arka, tapi nyatanya itu adalah sebuah Akar lain yang membawanya pada kebingungan yang sekarang ini
Wanita berparas cantik dengan kemampuan inteligen yang baik, kini tengah diam tanpa mengalihkan pandangannya dari berkas-berkasnya, seluruh pertanyaan dan jawaban tengah bersarang dipikirannya
...****************...
“Ardan coba lihat ini” ujar Leo memeperlihatkan sesuatu pada pria yang duduk di samping kursinya
“bukankah ini terlihat aneh?” tambah Leo, sukses mendapat anggukan dari Ardan yang tidak mengalihkan tatapannya sama sekali dari layar monitor Leo
“Aku akan coba masuk sebagai pemain baru” ucap Leo dan di angguki oleh Ardan
“Apa kita perlu memberitahu Serin?” tanyanya pada Ardan
“jangan dulu, setelah semuanya bisa kita pastikan.. baru kita katakan pada Serin, takutnya jika salah maka itu akan membuatnya memikirkan hal yang sia-sia” jawab Ardn
Leo hanya mengangguk paham, dan kembli fokus pada apa yang tadi ia kerjakan
...****************...
📞In Call-
“Ada apa Rin?”
“Apa Glen akan pulang malam hari ini?”
“iyaa,,, pak Glen akan pulang malam hari ini, karena ada jadwal tambahan, apa kau memerlukan sesuatu?”
“tidak, aku hanya ingin menanyakan itu, jangan katakan pada Glen kalau aku menelponmu”
“Baiklah”
“Oke. Makasih”
📞End Call-
Tanpa buang waktu, Serin langsung meraih kunci mobilnya yang ada di laci nakas, bersiap untuk pergi kesuatu tempat
“Maaf Nona! Nona mau kemana?” tanya Jack ketika berpapasan dengan Serin yang baru saja menuruni anak tangga
“aku ingin ke Mall sebentar, tidak perlu menyuruh pengawal mengikutiku” jawab Serin
“tapi Nona, Tuan sudah memerintahkan untuk selalu mengirim pengawal untuk berjaga” sahut Jack
“Tidak perlu, aku bisa menjaga diriku sendiri, lagian aku akan pergi dengan bawahanku.. dan tolong jaga keamanan rumah, jangan sampai Reyhan di ijinkan keluar dari kawasan rumah tanpa pengawalan” titiahnya, mau tidak mau Jack harus mengikuti perintahan majikannya yang satu ini
Karena tidak ingin membuang waktu lagi, Serin langsung pergi menuju mobilnya yang berada di garasi
“......”
Turun dari mobil, ia langsung melangkah masuk kedalam gudang, dimana tempat inilah yang menjadi tempat tujuannya
“Kenapa kau tiba-tiba datang?” tanya Geralt, yang baru saja ingin mendudukkan diirnya di sofa bersama yang lain
Serin langsung mendudukkan diirinya di sofa, tanpa menjawab pertanyaan Geralt
“Leo, cetak seluruh data yang telah kita dapatkan sejauh ini” suruh nya, dan tentunya mendapat anggukan dari Leo, yang langsung mengerjakan apa yang diminta oleh Serin
Tidak butuh waktu lama untuk Leo melakukan apa yang dipinta oleh Serin, ia lantas meletakkan seluruh data yang berkaitan di atas meja tepat di depan Serin
Bukan hanya itu yang diletakkan Leo, melainkan ia juga memperlihatkan sesuatu pada Serin
“beberapa hari yang lalu aku berhasil menemukan ini, jika dlihat lagi aku yakin pembuat akun ini bukan orang normal” tukas Leo, berhasil menarik perhatian Serin yang tadinya sedang memeriksa sesuatu
Matanya menatap ke layar monitor, dimana Leo memperlihatkan sebuah situs di sana
“Apa ini?” tanyanya
“Ini adalah salah satu situs yang beroperasi dalam Dark Web, aku masuk sebagai anonim dan mencoba masuk sebagai pengguna baru” jelasnya
“Lalu ini apa?” tanyaya lagi ketika melihat tampilan dari situs tersebut
“Tampilannya memang seperti permainan anak, tapi jika kau lihat ini maka semuanya akan berbeda” ucap Leo, lalu kembali pada komputernya
“kau lihat permainan pancing ini? Jika aku memenangkannya maka akan muncul sebuah pilihan sebagai hadiahnya, dan ini yang akan terjadi selanjutnya jika kau mengklik hadiahnya” - Leo
Leo mulai memainkan permainan dari situs gelap tersebut untuk memenangkan-nya
__ADS_1
"......”
“aku klik sekarang” ucap Leo
“VIP?” seru Serin, ketika melihat sebuah tampilan yang mengantarkan pada sebuah tampilan login
“Iyaa, VIP! Aku akan masuk sekarang” ~ Leo
Setelah ia login sebagai anonim, maka sebuah tampilan lain terbuka di layar tersebut, sebuah daftar yang membuat siapa saja bingung, pasalnya hanya ada sebuah kata dan angka yang terlihat di tabel tersebut
“Kau mengerti kode ini, kemarin malam, aku dan Ardan bingung apa maksudnya” tanya Leo
“Bisa kau perbesar kolomnya?”suruhnya dan tentu saja langsung di lakukan oleh Leo
Serin diam menatap layar monitor
yang terdapat kode-kode aneh di sana
- 3q4
- 248w5
- r995
- R7oo g9e6
“3Q4?” gumamnya, tanpa melepaskan tatapannya dari layar monitor
“......”
Hampir 10 menit Serin diam, begitu juga dengan yang lain, karena mereka sama sekali tidak paham walau sudah melihat berkali-kali
“Aku menyerah" tukas Doni, sukses mendapat anggukan dari yang lain kecuali Serin
“Serin saja belum berhasil bagaimana denganku” gumamnya, lalu beralih menatap Serin yang masih pada posisinya
“Ardan berikan laptop yang ada di samping komputermu” suruhnya
Ardan langsung mengambil laptopya, lalu memberikannya pada Serin
“kau mendapatkan sesuatu?” tanya Geralt
“sepertinya aku paham maksudnya” jawab Serin yang langsung fokus pada laptop di depannya, bukannya fokus pada layar, melainkan ia fokus pada Keyboardnya
Tidak butuh waktu lama untuknya mendapatkan jawaban dari kode-kode aneh itu
“ini mudah” ucap Serin, kembali menatap layar monitor besar di depannya
“mudah?” seru Doni, dan hanya di angguki oleh Serin
“Ini pola Keyboard, coba kalian perhatikan keyboard dan baca angka di bawahnya, sesuai dengan pola Keyboard dan kode itu, Aiden coba kau pecahkan satu?” suruh Serin
“di bawah angka 3 ada hurup E, di bawah huruf Q ada A, dan di bawah angka 4 ada huruf R , yang jika di gabungkan adalah EAR! Yang artinya telinga,,, bagaimana? otak kalian sudah encer?!” ucap Serin, menatap bawahannya satu persatu
“Ah. Begitu” sahut Doni mengangguk paham
“Telinga, Pergelangan tangan, kaki, dan seluruh tubuh... Leo coba kau klik yang telinga” suruhnya
Sesuai dengan perintah Serin, Leo langsung melakukan apa yang di suruh Serin, dimana setelah ia mengklik kode ‘3Q4’ ia kembali masuk ke laman login, tapi yang membedakan adalah kata VIP yang berganti menjadi VVIP, seolah itu hanya bisa di akses oleh kalangan VVIP dari situs tersebut
"Apa kita bisa melacak siapa admin-nya?" tanya Serin
"Aku tidak yakin, peluangnya terlalu kecil untuk bisa dilacak, D*rk Web adalah situs gelap di bawah deep w*b, rata-rata penggunanya menggunakan software tertentu yang otomatis akan membuat mereka anonim dan sulit dilacak" jelas Leo
"Kalau begitu coba kau login sebagai VVIP!" suruhnya
Leo mencoba login tapi tidak berhasil, tapi ia tidak berhenti dan mencoba lagi tapi sayangnya hasilnya nihil
"Aku tidak bisa menembusnya, tapi beri aku waktu aku akan mencobanya lagi" ucap Leo dan hanya di angguki oleh Serin, yang mengiyakan permintaan-nya
Tapi baru saja Leo akan kembali fokus pada komputernya, Ardan sudah lebih dulu berucap padanya memberi peringatan
"Jordan! matikan saklar diluar sekarang, Aiden, Doni, Leo cabut seluruh kabel yang terhubung ke komputer sekarang!!!" titahnya
Sontak mereka langsung berlarian untuk mencabut seluruh kabel yang terhubung ke layar monitordan komputer, begitu juga Jordan yang keluar untuk mematikan saklar listrik diluar
"Ada apa?" tanya Serin bingung
"Setelah Leo, mencoba masuk beberapa kali, Worm yang merupakan perangkat lunak malware, akan berdiri sendiri yang secara aktif mentransmisikan dirinya melalui jaringan untuk menginfeksi komputer lain. dan itu termasuk komputer ku" jelas Ardan
"Bagaimana bisa?" tanya Serin
"Bisa... karena Worm menduplikat dirinya dan julukannya adalah cacing komputer, seperti-nya tidak baik untuk menjangkau situs ini terlalu lama, karena Worm akan memanfaatkan kelemahan pada celah keamanan jaringan yang terhubung baik itu dengan LAN atau WAN, lalu menginfeksi komputer... tapi tidak perlu khawatir, kami akan segera mengatasi ini" jelas Ardan, dan hanya di angguki paham oleh Serin
"Yasudah, kalian urus itu.. dan kabari aku jika berhasil login" ucap Serin
"Ah. Leo! bagaimana kau bisa mendapatkan situs itu?" tanyanya
"Kau ingat saat Brett melakukan Live waktu itu? Nah dari sana aku mencoba menelusuri lebih dalam dan berhasil menemukan situs ini dari per sekian ribu situs yang ada di sini, karena situs di Dark Web hanya sekitar 7-30 ribu, jadi tidak terlalu sulit untukku" jelasnya
Serin hanya mengangguk paham atas penjelasan Leo
"Apa kalian berhasil mendapatkan copy-an berkas dari kasus yang ku minta waktu itu?" tanya Serin
(Lengkapnya di episode 'Saudara')
"Ini" sahut Geralt, memberikan sebuah berkas yang cukup tebal pada Serin
__ADS_1
"Bukannya sudah jelas, bahwa Axel masih hidup, lalu untuk apa kau masih mencari ini?" tanya Aiden
"logikanya saja, jika Axel sudah kita pastikan hidup.. lalu siapa yang membuat data ini seolah mengatakan bahwa Axel sudah tewas, jika tidak ada hal yang berkaitan?" jawab Serin
"Dan jasad siapa, yang DNA-nya di nyatakan sebagai Axel, menurut kalian pelakunya iseng menggunakan nama dan DNA milik Axel?" tambahnya, sukses membuat yang lain specless, karena apa yang dikatakan Serin memang masuk akal
"Benar juga" sahut Doni
"Identitas mungkin berubah, tapi DNA tidak akan bisa" ucap Serin
"Kau mencurigai Regan?" tembak Geralt, berhasil mendapat anggukan dari Serin
"sebaik apapun gelagatnya, kecurigaanku tidak akan hilang jika semuanya belum bisa ku pastikan, jika dia terbukti tidak terlibat sama sekali dalam kasus ini, maka kita harus mencari tersangka lain yang mendekati" jawab Serin
"selama aku bicara dengannya, dia sesekali memegang kuping, dan itu bisa saja menandakan bi erbohong, bahkan tatapan matanya tidak selamanya mengarah padaku tapi kadang ke arah lain seakan bosan akan pembicaraan itu" jelasnya
"Kau memperhatikan sampai ke sana?" sahut Jordan
"Itu penting, jika tidak mendapati jawaban dari mulut, setidaknya aku bisa mengetahui lewat gerakan tubuhnya" jawab Serin
"Aku tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya, tapi kecurigaanku tidak bisa mengarah ketempat lain, saat ada murid yang b*nuh diri di kampus pria itu terlihat begitu santai dengan tatapan yang begitu datar, tidak seperti para polisi yang paling sedikitnya pasti mengeluarkan sebuah ekspresi yang menandai tidak menginginkan hal itu terjadi" ~ Serin
"Apa kita harus menyelidiki Regan?" tanya Geralt
"Jangan dulu, pertama aku ingin kalian mendapatkan Van lebih dulu, tapi jangan buat dia curiga jika kalian akan menangkapnya, katakan jika aku ingin bekerja sama dengannya untuk menyelesaikan sebuah kasus" jawab Serin dan di angguki oleh Geralt dan yang lain
"Oh. iya, tadi kau bilang VVIP bukan?" tanyanya menatap Leo
"Memangnya kenapa?!" sahut Leo
"artinya rata-rata pengunjung situs ini, berada di kalangan atas, dan kita perlu menyelidiki itu, dan berusahalah untuk meretas data mereka, jika butuh bantuan beri tahu aku, aku akan meminta Millie untuk membantu" Jawab Serin
📳Tingg...
📨Message
Glen> "kenapa belum pulang sampai sekarang? kamu kegudang, kan?"
"Alasanmu ke Mall terlalu klasik sayang, pulang sebelum aku menjemput!"
^^^"Iyaa Iyaa, sekarang aku pulang" Mau tidak mau, Serin harus pulang dia malas jika harus beradu mulut dengan suaminya itu Serin sadar jika semakin kesini, Glen semakin overprotektif terhadap dirinya, bahkan sampai membatasi seluruh kegiatannya ...****************..."Sekarang kamu lihat jam? sudah jam 23.00 kamu baru pulang, ini tidak baik untukmu sayang" ucap Glen, yang berdiri di dekat ranjang dengan tangan yang menyilang ke dada menatap Serin yang baru saja selesai menutup pintu "Aku belum hamil besar Glen, jadi tidak perlu khawatir" jawab Serin, seraya meletakkan kunci mobilnya di laci nakas "Mau hamil besar atau tidak, menjagamu dan bayi dalam kandunganmu, itu tetap tanggung jawabku" sahut Glen "Iyaa iyaa, aku akan mandi dulu.. kamu bisa istirahat lebih dulu" balas Serin, melangkah menuju kamar mandi meninggalkan Glen yang masih berada pada posisinyaGlen menghela pelan napasnya, lalu mendudukkan dirinya di tepi ranjang, menunggu istrinya selesai dari kamar mandi "......"Akhhh...Mendengar rintihan dari kamar mandi, membuat Glen langsung berlari masuk kedalam kamar mandi setelah sempat mendobrak pintunya begitu saja "Kamu baik-baik saja?" tanya Glen khawatir, ketika melihat Serin terduduk dengan satu tangan yang berpegangan pada sisi wastafel"Hmm.. aku baik-baik saja" sahutnya sambil berdiri dengan di bantu oleh Glen "apa yang terjadi?" tanyanya khawatir"Aku baik-baik saja, karena air aku hampir terpeleset" jawabnya dan hanya di angguki oleh Glen Tanpa buang waktu, pria itu langsung mengangkat istrinya untuk membantunya keluar dari sana Glen merebahkan istrinya di atas ranjang, lalu ia duduk di tepinya "Kamu suka sekali membuat jantungku tidak aman" tukas Glen, seraya memberikan segelas air untuk istrinya"Maaf ya, lain kali aku akan berhati-hati" jawabnya, sambil meraih gelas yang di berikan Glen "Yasudah istirahat sekarang" suruh Glen, seraya meletakkan gelas kosong, lalu menarik selimut untuk menyelimuti istrinyaSerin hanya tersenyum simpul, lalu menunjuk jidadnya memberik kode untuk suaminya Glen mendaratkan satu kec*pan pada kening dan bib*rnya, lalu ikut merebahkan diri di samping Serin ...****************......Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊...
Mau tidak mau, Serin harus pulang dia malas jika harus beradu mulut dengan suaminya itu
Serin sadar jika semakin kesini, Glen semakin overprotektif terhadap dirinya, bahkan sampai membatasi seluruh kegiatannya
...****************...
"Sekarang kamu lihat jam? sudah jam 23.00 kamu baru pulang, ini tidak baik untukmu sayang" ucap Glen, yang berdiri di dekat ranjang dengan tangan yang menyilang ke dada menatap Serin yang baru saja selesai menutup pintu
"Aku belum hamil besar Glen, jadi tidak perlu khawatir" jawab Serin, seraya meletakkan kunci mobilnya di laci nakas
"Mau hamil besar atau tidak, menjagamu dan bayi dalam kandunganmu, itu tetap tanggung jawabku" sahut Glen
"Iyaa iyaa, aku akan mandi dulu.. kamu bisa istirahat lebih dulu" balas Serin, melangkah menuju kamar mandi meninggalkan Glen yang masih berada pada posisinya
Glen menghela pelan napasnya, lalu mendudukkan dirinya di tepi ranjang, menunggu istrinya selesai dari kamar mandi
"......"
Akhhh...
Mendengar rintihan dari kamar mandi, membuat Glen langsung berlari masuk kedalam kamar mandi setelah sempat mendobrak pintunya begitu saja
"Kamu baik-baik saja?" tanya Glen khawatir, ketika melihat Serin terduduk dengan satu tangan yang berpegangan pada sisi wastafel
"Hmm.. aku baik-baik saja" sahutnya sambil berdiri dengan di bantu oleh Glen
"apa yang terjadi?" tanyanya khawatir
"Aku baik-baik saja, karena air aku hampir terpeleset" jawabnya dan hanya di angguki oleh Glen
Tanpa buang waktu, pria itu langsung mengangkat istrinya untuk membantunya keluar dari sana
Glen merebahkan istrinya di atas ranjang, lalu ia duduk di tepinya
"Kamu suka sekali membuat jantungku tidak aman" tukas Glen, seraya memberikan segelas air untuk istrinya
"Maaf ya, lain kali aku akan berhati-hati" jawabnya, sambil meraih gelas yang di berikan Glen
"Yasudah istirahat sekarang" suruh Glen, seraya meletakkan gelas kosong, lalu menarik selimut untuk menyelimuti istrinya
Serin hanya tersenyum simpul, lalu menunjuk jidadnya memberik kode untuk suaminya
Glen mendaratkan satu kec*pan pada kening dan bib*rnya, lalu ikut merebahkan diri di samping Serin
...****************...
.
.
.
Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊
.
__ADS_1
.
.