
Biasakan Like bab-nya😉...
Masukin list Fav juga ya🥰
Komentar positifnya biar Author
makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰
⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!
So... I Hope Enjoy The Story
...****************...
...5 Hari Tersisa...
...****************...
"Mau kemana?" tanya Glen menghalangi langkah istrinya yang baru saja akan keluar dari kamar
"Aku ingin keluar sebentar, apa kamu juga tidak akan mengijinkan?" ucap Serin menatap pria yang tengah berdiri di depannya itu
"Jangan bohong" sahut Glen
"Iyaa, iyaa... aku akan pergi bersama Geralt sebentar ke cafe, apa itu juga tidak boleh?!" jawabnya
"mau apa?" tanya Glen layaknya sedang menginterogasi istrinya sendiri, yang padahal pergi saja belum
Serin menghela panjang napasnya, saat suaminya itu terus mencerca nya dengan beberapa pertanyaan
"menurutmu untuk apa lagi sayang.... aku ke cafe ingin membeli makanan, kan tidak mungkin untukku menemui laki-laki lain" tukas Serin sukses membuat suaminya itu mendengus kesal
"Yasudah! tapi kamu akan pergi dengan beberapa penjaga dan ingat. aku hanya memberimu waktu 1 jam, jika aku menelpon! kamu masih tidak dirumah siap-siap saja nanti malam" ucapnya ber smirk seraya mengelus lembut surai pipi istrinya, lalu keluar dari kamar karena ia juga harus berangkat ke kantor
Serin memutar malas bola matanya dan memilih untuk segera pergi, karena Geralt sudah menunggunya di bawah
"......"
Sampai di pusat kota, keduanya turun dari mobil tidak lupa beberapa penjaga yang juga mengikuti mobil Serin langsung mengambil posisinya, hingga membuat Serin sedikit tidak nyaman karena terlihat begitu berlebihan
Tapi ia tidak ingin memikirkan itu terlalu ribet, dan memilih untuk masuk kedalam cafe yang telah di sepakati
Sebenarnya di dalam cafe cukup ramai, namun mereka hanya fokus pada urusan mereka masing-masing
Serin mendudukkan dirinya tepat di seberang Regan yang datang lebih awal
"Kenapa tiba-tiba kau ingin menemui ku?" tanyanya seraya menyilangkan kakinya
"Apa yang kau lakukan pada seluruh jasad korban?!" tanyanya tanpa basa-basi
"Ah. mereka manusia, aku kira mereka hanya segelintir orang yang tidak berguna" jawabnya enteng seraya menyeruput kopinya
Mendengar ucapan Regan, membuat Seirin mengepalkan kedua tangannya
"Apa?! kau bilang apa?" ~ Serin
"Kau sangat ingin mati rupanya, aku pasti akan membuatmu membayar semuanya" ucap Serin menekan setiap nada bicaranya
"Aku tidak sabar untuk melihat apa yang bisa di lakukan seorang wanita sepertimu, untuk melawanku... apa itu karena daftar nama VVIP kau sampai bangga seperti ini. Ck!" sahutnya dengan nada yang begitu santai dan terkesan tenang namun tersirat nada meremehkan
"Akan kutunjukkan padamu apa yang bisa dilakukan oleh seorang wanita sepertiku" balas Serin tanpa sekalipun menurunkan tatapan tajamnya
"Ketika seseorang menetapkan pikirannya, tunggu dan lihat, ini tidak bisa menjadi satu-satunya hal buruk yang telah kau lakukan dalam hidupmu... investasi yang di targetkan tanpa pandang bulu, investigasi yang berlebihan, penggeledahan, publikasi dugaan kejahatan, aku akan menggunakan seluruh otoritasku untuk menghancurkanmu.... ingat itu baik-baik" tuturnya
Keduanya bicara dengan nada bicara seperti kebanyakan orang di cafe itu, hanya saja ada begitu banyak kebencian dan penekanan yang Serin tambahkan
"Aku mengerti mengapa penuntutan dan sistem hukum perlu di reformasi, apakah kau tahu apa itu kedudukan, dan kelemahan, aku tidak pernah sekalipun kalah dari orang rendahan sepertimu!" jawabnya menatap Serin dari atas bawah sampai atas dengan tatapan begitu meremehkan
"Itu karena kau hanya bertarung dalam pertempuran yang akan kau menangkan, kau bahkan tidak memulai. jika kau tahu bahwa kau akan kalah dalam pertarungan, kau lihat! aku sudah melakukan semuanya. bahkan ketika semua orang mengira aku akan kalah, tapi aku terus melakukannya sampai aku menang" ~ Serin
(Yang ngikutin novel ini, pasti tahu sejauh mana Serin berjuang untuk memenangkan seluruh pertarungan dalam setiap kasusnya, bahkan sampai harus kehilangan ibunya)
__ADS_1
"Silahkan lakukan yang kau bisa dengan uang, kedudukan, kekuasaan atau apapun itu... Hukum dan rasa sakit dari para korban akan menjadi senjataku untuk mendapatkan keadilan mereka, dari para baj*ngan seperti kalian. camkan itu!!!" ucap Serin bangkit dari duduknya, dan langsung pergi dari sana tanpa menghiraukan Regan
Pria itu melirik sekilas kepergian Serin, lalu beralih pada ponselnya
📞In Call-
"Siapkan pertemuan"
"Baik tuan"
📞End Call-
Regan lantas bangkit dari duduknya, untuk pergi ke suatu tempat
...****************...
"Pak! sudah saatnya untuk pergi" ujar seorang pria yang merupakan salah satu anggota dari organisasi hak asasi manusia, yang di kepalai oleh Regan yang juga seorang aktivis hak asasi manusia selain seorang dosen
Pria itu lantas keluar dari ruang makeup di ikuti oleh asistennya
"......"
Seorang wanita dengan setelan rapi, duduk di sebuah kursi dimana di depannya ada beberapa kamera yang akan merekam mereka
Semua orang bersiap-siap karena siarannya akan segera dimulai
...****************...
"Ini adalah data yang berhasil kami dapatkan dari kepala polisi yang sebelumnya, beruntungnya dia mau memberikan ini" ujar Luke seraya memberikan sebuah flashdisk pada Leo
"Beliau menceritakan pada kami, jika banyak sekali kasus orang hilang yang di tutup begitu saja dan seluruh orang yang terkait, baik itu keluarga atau siapapun telah lenyap" jelas Luke sebelum Serin bertanya padanya
"Lenyap?!" perjelas Serin dan di angguki oleh Luke
Pria itu mulai mengingat kembali saat ia bertemu dengan kepala polisi yang terdahulu, dan menjelaskannya pada semua orang yang ada di ruangan itu
...----------------...
"Jadi maksud bapak, semua orang yang terkait di bun*h?!"
"Benar! mereka semua di habisi tanpa meninggalkan jejak"
Kedua pria yang kini tengah bicara di sebuah ruang tamu itu, mengulik kembali apa saja kebenaran yang masih belum terbuka
"Pria itu bukan manusia, tapi dia iblis... sedikitnya ada 30 kasus orang hilang, dan merekalah pelakunya "Mereka?!" potong Luke
Lantas pria tua itu menghela kasar napasnya, dan mencoba untuk menceritakan semuanya
"Ini bukan sekedar kejahatan kecil, melainkan kejahatan besar yang melibatkan banyak pihak pada waktu itu, dan hanya aku yg bertahan sampai sekarang. karena pria itu menghabisi siapapun dan menutup mata pemerint*han dengan kekuasaan, koneksi dan uangnya"
"Aku tidak tahu apa yang membuatnya sampai seperti itu! tapi yang pasti seluruh korban yang di nyatakan hilang mempunyai kriteria yang membuat mereka mudah untuk membereskannya tanpa ada satupun yang berani menguliknya"
"Dulu ada sebuah kasus hilangnya seorang wanita, dia berasal dari keluarga biasa, namun keluarga disekitarnya hanya mementingkan uang... hanya Ayahnya yang peduli dan melaporkan jika anaknya hilang, kasusnya memang di proses namun dalam waktu 24 jam kasus itu di tutup dengan begitu rapi, si pelaku menggunakan uang dan memberikan banyak uang pada sang ibu, tapi Ayahnya yang melaporkan kasus anaknya malah di bunuh! dari sana aku sadar jika mereka bekerja setelah mengamati seluruh targetnya bahkan sampai ke keluarga terjauh korbannya sekalipun, dan semuanya telah terencana begitu matang per setiap tindakan mereka"
"Dan seluruh perbuatan mereka di hapus dengan bantuan orang-orang yang terkoneksi padanya, setiap orang yang berhasil terkoneksi dengannya tidak akan pernah bisa lagi berhenti sepertiku, kecuali mati... "tapi kenapa anda mengatakannya sekarang?!" potong Luke sekali lagi
"Saat kalian menghubungiku untuk meminta tentang rincian kasus, aku tau kalian sedang menyelidiki tentang Global Cyber ini, lagian aku juga sudah tua jika aku memendamnya terlalu lama, jikapun setelah ini mereka datang untuk membunuhku maka aku tidak akan khawatir karena sudah membantu jalan kalian untuk mengungkap kejahatan besar ini, setidaknya rasa bersalahku karena menutupi kasus pemb*nuhan itu berkurang walau sedikit saja " jawabnya tersenyum sambil menghela panjang napasnya
"Aku akan memberikan salinan data yang ku simpan selama ini, dan berjuanglah untuk menghukumnya,,, Tidak! hukuman penjara bahkan tidak pantas untuknya" tukas pria tua itu dan di angguki setuju oleh Luke
"Apa bapak tahu apa yang mereka lakukan pada seluruh keluarga korban??" ~ Luke
"Seperti yang ku katakan sebelumnya, mereka memberikan uang, di b*nuh jika melawan dan di jebak hingga mereka begitu sengsara" jawabnya
"Ah. satu lagi! jika kalian berniat untuk mencari jasadnya.. ku rasa itu sia-sia, dulu dia menghilangkan jejak dengan membakar seluruh jasad yang mereka b*nuh dengan menyamarkannya sebagai kebakaran / kecelakaan maka dari itu mereka bisa bertahan sampai sekarang, tapi setiap kali ada kasus menyamarkan seperti itu, datanya selalu hilang dari sistem kami, saat kasusnya selesai di tutup dan hanya sebagian berkas dari kasus Van yang berhasil ku salin" jelasnya
(Author selalu ngasih Clue yang berhubungan di Ep 'latar belakang')
"Apa tidak ada satupun yang berani mengulik kasus ini ke hadapan publik?!" tanya Luke penasaran, seberapa jauh pria itu melakukan kejahatan
Tapi pria tua itu hanya menggeleng pelan, "bahkan aku kaget saat kalian menghubungiku untuk meminta informasi tentang kasus orang hilang" ujarnya
__ADS_1
...----------------...
"Pria itu sudah kehilangan akal sehatnya, ku pikir dia akan membunuh siapa saja yang menghalangi jalannya" ucap Serin setelah selesai mendengarkan cerita Luke
"Kau benar!" sahut Luke, begitu juga dengan mereka yang mengangguk setuju
"Tapi kenapa kasus yang lain seluruh jejaknya bersih! tapi yang punya Luke hanya anggota tubuhnya yang hilang?!" tukas Jordan
"Kasus Luke adalah pemb*nuhan yang dilakukan Mike untuk menjebak Arka? apa kau lupa?!" jawab Serin
"Ah~ benar! aku melupakan itu " sahutnya
"Tuan Xavier menghilang, dan kita tidak tahu dimana pria itu menyembunyikan-nya, apa dia sudah dihabisi atau tidak!" ucap Serin
"Studio yang di maksud oleh Van, pasti tempat dia menyembunyikan kejahatan dan memuaskan dirinya, dan seperti yang kita tahu pemilihan akan dilakukan dalam hitungan hari, jika orang yang ada di daftar VVIP menduduki kursi presiden, maka Regan akan Resmi menjadi Menteri Pendidikan" tambahnya
"Apa pak Frederick tidak bisa melakukan sesuatu?" sahut Geralt
"Ini diluar wewenangnya,,, kita mungkin tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk menangkapnya karena dia akan semakin berkuasa, ditambah orang yang menjadi kandidat unggul adalah salah satu kliennya yang sudah pasti akan menutup seluruhnya tanpa bisa di ungkap lagi" jawab Serin seraya menghela kasar napasnya
"Tolong kerjasamanya karena kita hampir kehabisan waktu, apa kalian semua siap! kita akan bertempur habis-habisan untuk menggugurkan kelompok mereka" ucap Serin menatap serius masing-masing orang yang ada di ruangan itu
"Ayo cepat tangkap br*ngsek itu?!!" sahut Doni
"Baik! mari kita lakukan ini,,, Ardan kau cari seluruh latar belakang orang-orang yang terlibat apapun itu! Geralt kalian bagi tugas dengan yang lain" ~ Serin
"Stefan dan Charless kalian lanjutkan pencarian Tuan Xavier. dan Leo! pastikan radio kita berada di saluran tertutup mulai sekarang, karena bisa saja ada yang meretasnya dan menyabotase seluruh jalan rencana" ~ Serin
"Baik" sahut mereka bersamaan
"Serin!" seru Leo tiba-tiba, sambil menunjuk ke layar monitor
"Bukankah itu Regan?" ucap Doni dan di iyakan oleh Leo
Seketika mereka semua menatap layar presentasi, dimana Regan sedang melakukan sebuah interview dengan media berita
...----------------...
"Professor maksudmu Happiness Auction dimulai dari kebencian terhadap manusia?" ujar wanita yang duduk di kursi sebelahnya
"Benar! kita bisa menganggap bahwa itulah cara melihat kehidupan manusia sebagai sesuatu yang mudah, m*ntri pertahanan yang terseret kedalam daftar VVIP sebuah situs gelap tenggelam dalam hal itu tanpa menyadari apa yang dia lakukan adalah hal yang salah" jawabnya dengan begitu percaya diri, dimana sebenarnya dialah pemimpin dari kelompok gila yang menjalankan Lelang kebahagiaan/Happiness Auction
"Terlebihnya lagi, kebencian adalah kejahatan yang dimulai karena melanggar martabat manusia, tidak mampu mengakui perbedaan diantara kita hingga menjadi benih kebencian dalam hal ini.. kebencian adalah kejahatan yang luar biasa" tambahnya lagi, menatap ke arah kamera seolah dia tahu jika Serin pasti melihat siaran ini
"Itu benar Professor" sahut pembawa acara
Serin dan yang lain tidak bisa bicara lagi atas penuturan Regan dalam interview tersebut
"Sebenarnya aku tidak yakin apakah Happiness Auction itu memang benar-benar ada seperti yang di laporkan oleh Ketua tim BSI Nona Serin. hingga menyeret m*ntri pertahanan,,, karena menurutku situs seperti ini benar-benar diluar akal sehat dan sangat melanggar hak asasi manusia" pungkasnya, sukses membuat pembawa berita kaget karena Regan menyebut nama Serin
Ditambah nama Serin tidak pernah di nyatakan sebagai pelapor oleh pihak kepolisian, karena m*ntri pertahanan di selidiki atas tuntutan masyarakat dan terbongkarnya berita tentang daftar VVIP tersebut ke media dan khalayak umum
"Apa maksud anda.. yang menyebarkan berita tentang Happiness Auction adalah ketua tim BSI?!" tanyanya
"Menurut saya, orang yang bisa melakukan itu adalah Nona SERINA CASSANDRA NIX, ditambah dia adalah wanita cerdas yang sangat piawai dalam menangani seluruh kasus-kasus besar" jawabnya menekan nama Serin seolah sedang memberikan pesan tersirat pada orang lain, yang paham maksudnya
...----------------...
"Pria itu sengaja menyeret namamu" pungkas Geralt dan di angguki oleh Serin
"Dia pasti akan mengincarku" sahutnya seraya menatap kembali ke layar monitor
...****************...
.
.
.
Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊
.
__ADS_1
.
.