
Biasakan Like bab-nya😉...
Masukin list Fav juga ya🥰
Komentar positifnya biar Author
makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰
⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!
So... I Hope Enjoy The Story
...****************...
Butuh waktu sekitar 30 menit untuk Glen selesai dengan pakaian-nya, sedangkan Serin, ia masih duduk di meja rias untuk memoles wajahnya
Terlihat seorang pria kecil berbalutkan toxedo lengkap dengan dasi kupu-kupunya, serta rambut yang sudah di tata dengan rapi, berdiri di ambang pintu kamar orang tuanya
Glen yang kala itu sedang duduk memainkan ponselnya di tepi ranjang, langsung beralih pada putranya
"Anak Ayah tampan sekali" ucapnya, mengajak Reyhan untuk masuk
"Ibu mana?" tanyanya melirik sang Ayah
"Dia sedang ganti pakaian, sebentar lagi akan keluar" jawab Glen menatap putranya, yang kalau di lihat-lihat ketampanan dan pakaian mereka sebelas belas hampir sama
Tidak beberapa lama, Serin selesai mengganti pakaiannya
Dua pria itu sempat pangling atas kecantikan wanitanya, ketika melihat seorang wanita yang menggunakan dress hitam yang membentuk lekuk tubuh, walau sedang hamil tapi penampilannya sama sekali tidak berubah
Senyum tipis terukir dari bibir sang suami, yang sama sekali tidak mengalihkan pandangan dari istrinya
"Ibu cantik sekali" puji Reyhan, yang berjalan menghampirinya
"Terimakasih sayang!" sahut Serin, lalu beralih menatap suaminya sebentar
"Apa kita tidak akan berangkat?" tanya Serin yang sudah siap, setelah tadi mengambil sebuah dompet tangan di kamarnya
Sontak lamunan Glen langsung buyar, ia bangkit dari duduknya, lalu meraih sebuah undangan yang ada di atas nakas, dimana itu akan di gunakan sebagai akses masuk ke pestanya
"Ayo" ucap Glen, mengajak anak dan istrinya keluar dari kamar menuju mobil yang sudah di siapkan oleh sopir
...****************...
Masuk ke sebuah hotel mewah, ketiganya berjalan masuk menuju sebuah aula pernikahan
Setelah di persilahkan masuk, Glen mengajak istri dan anaknya untuk duduk di salah satu meja, yang telah di tandai sebagai meja mereka oleh Marshel
"Terimakasih karena sudah datang Glen" ujar Marshel, yang datang menghampiri Glen di mejanya
"Tentu saja saya harus datang pak" sahut Glen sopan "Selamat untuk pernikahan anaknya pak" sapa Serin ramah dan di angguki oleh Marshel
"Selamat om" ucap Reyhan yang berdiri di dekat Serin, "Hmm. terimakasih" sahut Marshel, mengacak lembut pucuk kepala Reyhan
"Pah, Mamah ingin bicara" ujar seorang pria, yang datang menghampiri Marshel
(Yang ingat part telpon, pria dan Ayahnya, di episode '1996' author yakin kalian sudah bisa nebak siapa orangnya, dan author juga pernah kasih clue jika orang yang pernah di sebut di episode 'Proyek' seputaran rekan Glen akan terlibat)
Serin membulatkan matanya, ketika melihat sosok pria yang tadi memanggil Marshel
"Oh. baiklah, kalian nikmati saja pestanya... Regan tolong jamu mereka dulu" ucap Marshel, sebelum akhirnya pergi untuk menemui istrinya
Ya, Regan lah yang Serin lihat, dosennya di kampus
"Bapak di sini?" ujarnya, dengan banyak pertanyaan di pikirannya
"Kamu kenal?" tanya Glen, beralih menatap istrinya
"Dia muridku di kampus Glen" sahut Regan, dengan nada santai seolah kenal lama dengan Glen
"Oh. begitu, kau kapan datang?" sahut Glen, sukses membuat Serin menatapnya bingung
"Aku datang tahun lalu, dan memutuskan untuk mengajar di Universitas" jawabnya, dan hanya mendapat anggukan dari Glen
"Ah. iya! ini putraku kalau istriku kau pasti sudah kenal" ucap Glen, memperkenalkan Reyhan pada Regan
Regan hanya mengangguk paham, lalu menyamakan tingginya dengan pria kecil tersebut
"Hey, apa kau suka permen?" tanyanya, seraya mengeluarkan sebuah permen dari saku celananya
Reyhan mendongak untuk menatap ibunya, ketika ia mendapat anggukan lantas tangan kecilnya meraih permen tersebut dari tangan Regan
Dosen Serin tersebut kembali berdiri, seraya mengacak lembut pucuk kepala Reyhan
"Silahkan menikmati pestanya, ku tinggal dulu" ucap Regan, dan di angguki oleh Glen dan Serin
Serin mendudukkan dirinya, begitu juga dengan Glen dan Reyhan
"Kamu kenal dia?" tanya Serin
"Siapa? Ah. Regan! iya aku kenal,,, aku pernah bertemu dulu dengannya, saat Ayah dan pak Marshel mengadakan jamuan makan Malam dirumah" jawab Glen
"Apa dia saudara kembar dari mempelai wanita?" tanyanya lagi, tanpa mengalihkan pandangannya dari sang suami
"Bukan, dia anak terdahulu pak Marshel yang di adopsi sebelum istrinya hamil anak kembar" jawab Glen, dan hanya mendapat anggukan pelan
dari Serin
Serin duduk di meja bersama Reyhan.. sedangkan Glen, ia bicara dengan beberapa rekan bisnisnya yang juga hadir
"......"
Karena acara akan segera di mulai, Glen kembali duduk bersama anak dan istrinya
📳Drrttt
"Aku pergi sebentar" ucap Serin, bangkit dari duduknya untuk mengangkat telpon
"......"
📞In Call-
"Ada apa?"
__ADS_1
"Kami berhasil menemukan pasangan suami istri yang mengadopsi Axel!"
"Siapa?"
"Marshel Albertstone dan Wina Aubrey pemilik Hotel A"
"Nanti ku hubungi lagi"
📞End Call-
Entah apa yang dilihatnya hingga langsung mematikan sambungan telponnya dengan Geralt
"Pak Regan!" serunya
"Sedang apa disini, acaranya sedang di berlangsung?" tanya Regan, yang baru saja keluar dari aula
"Ah. saya baru saja kembali dari toilet pak" bohong nya
"Kalau bagitu saya permisi dulu" ucapnya sopan, dan berlalu begitu saja meninggalkan Regan yang masih berada di posisinya
Pria itu hanya meliriknya sekilas, lalu melanjutkan langkahnya untuk pergi ke suatu tempat
"sudah selesai?" tanya Glen, ketika melihat istrinya kembali
"Hmm. sudah" sahut Serin, seraya mendudukkan dirinya di kursi
Selama acara berlangsung Serin hanya diam, namun ada begitu banyak pertanyaan di otaknya
"......"
"Sayang kita pulang saja, aku sudah lelah" ucap Serin, agar mereka bisa cepat pulang
"Baiklah, kita pamit dulu dengan pak Marshel" ajak Glen, lalu mereka pergi untuk menemui Marshel, yang berada tidak jauh dari meja mereka
"......"
Setelah berpamitan, ketiganya langsung pergi menuju lobi, dimana sopir sudah menunggu mereka
Memastikan majikannya sudah masuk, sopir langsung melajukan mobilnya untuk pulang
...****************...
Serin keluar dari kamar mandi, setelah selesai dengan acara mandi dan mengganti pakaiannya
Matanya melirik ke sekitar kamar, dimana ia tidak mendapati sosok pria yang sedang ia cari
Tapi karena ia sudah lelah, Serin memutuskan untuk bersiap tidur
Serin menelusupkan tubuhnya kedalam selimut, tubuhnya sudah lelah tapi pikirannya akan hal tadi masih menghantuinya
Ia lantas meraih ponselnya untuk menelpon Geralt
📞In Call-
"Bisa kau jelaskan sekarang?"
"menurut pengacara yang mengurus seluruh dokumen adopsi, Axel di adopsi oleh pasangan suami istri dari kalangan atas Marshel Albertstone dan Wina Aubrey, ia di adopsi ketika umurnya akan menginjak 15 tahun,,, dan sesuai kartu keluarganya... Marshel telah merubah namanya menjadi Regan Albertstone salah satu Dosen di Akademi kepolisian tempat kau kuliah"
"Benar"
"Apa dia punya catatan kriminal?"
"Seluruh catatannya bersih, dan terhitung saat pindah keluar negri, identitas-nya telah dirubah seutuhnya"
"Bisa kau atur waktu untukku agar bisa bertemu dengannya!"
"Aku akan mengatur itu, kau ingin menemui-nya kapan?"
"Besok!"
"Baiklah, aku akan mengaturnya"
"Oke, kalau begitu terus cari apapun, dan terus awasi Van. jika dia menunjukkan gerak gerik aneh, langsung seret keruangan ku"
"Oke"
📞End Call-
Serin meletakkan kembali ponselnya di atas nakas, lalu memejamkan matanya untuk segera tidur dan beristirahat
"......"
Tidak beberapa lama, pintu kamar terbuka memperlihatkan sosok pria yang merupakan pemilik kamar tersebut
Ia melihat jika istrinya sudah tidur lebih dulu
Glen melangkah perlahan menuju ranjang, lalu meletakkan ponselnya di atas nakas
Pria itu mulai merebahkan tubuhnya perlahan, agar tidak mengganggu Serin yang sudah tertidur
Mendaratkan satu kec*pan, Glen kembali pada posisinya, seraya menarik selimut untuk menutupi sebagian tubuhnya untuk segera tidur
...****************...
"Bagaimana Van? apa dia sudah menyelesaikan tugasnya?" tanyanya pada bawahannya
"Sudah tuan" sahut sang bawahan
"Bagus! ingat, jangan sampai ada yang tahu tentang ini... jadi lakukanlah dengan baik tanpa menimbulkan bau, yang akan menyeret Serin atau detektif lain menyelidiki kita" tuturnya, dan tentu saja di angguki oleh pria yang telah bekerja lama bersamanya
"Yang kemarin, apa pesanannya telah didapatkan oleh pemiliknya?" tanyanya lagi
"Sudah tuan, tapi ada satu klien yang menginginkan sesuatu" jawabnya
"Apa?" sahut sang majikan
"Dia ingin tub*h seorang wanita cantik yang telah di awetkan" jawabnya
"Berikan, apa susahnya yang penting dia bayar" sahut pria yang kini bangkit dari kursi kejayaannya, dan melangkah menuju jendela untuk melihat suasana malam dari lantai atas gedungnya
"Tapi tuan, dia menginginkan ketua tim dari BSI!" ucapnya, sukses membuat sang majikan menoleh padanya
"Siapa pembeli kali ini?" tanyanya dengan nada serius
__ADS_1
"Ini tuan" ucap bawahannya, seraya memberikan tabletnya, dimana di sana terdapat identitas seorang pria yang akan menjadi klien-nya jika ia menerima pesanannya
Saat ia melihat identitas dari pembelinya, pria itu hanya tersenyum tipis "Ternyata dia psyco gila" gumamnya
"Jangan di respon dulu, sejauh ini aku tidak ingin berurusan dengan Serin" titahnya pada bawahannya
"Baik Tuan" sahutnya, lalu pergi dari ruangan tersebut, meninggalkan majikannya
"......"
Apakah dia gila, tidak ada yang tahu itu... dan apa yang ia maksud dengan klien, pembeli, pesanan! hanya dirinya yang mengetahui seluruh hidup yang ia jalani sejauh ini, tanpa membuat orang lain curiga sama sekali
Serin memang tidak tahu apa yang dilakukan olehnya, walau tidak menyentuh Serin sama sekali, tapi sebaik apa pun bangkai disembunyikan, maka akhirnya bau busuknya akan tetap tercium oleh orang lain
...****************...
Serin melangkah masuk menuju sebuah ruang privat, yang telah di pesankan oleh Geralt
Sepulang dari kampus, ia langsung pergi ketempat tersebut, dimana orang yang akan ia temui adalah saudara kandung dari Darin serta dosen-nya sendiri
Hampir 15 menit ia menunggu disana, sampai akhirnya datang seorang pria yang memang ia tunggu dari tadi
"Ada keperluan apa kau ingin bertemu denganku?" tanyanya, seraya mendudukkan dirinya di kursi seberang Serin
"Aku akan bicara sebagai adik Darin, dan bukannya mahasiswi kampus" ucap Serin tanpa mengalihkan pandangan-nya
"Baiklah" sahut Regan
"Aku hanya ingin bertanya, apa kau pernah mencari Darin setelah orang tua kalian berpisah?" tanyanya
"Aku selalu mencarinya! tapi waktu itu aku mendengar jika Ayahku, dan istri barunya beserta Revi adikku, mengalami kecelakaan saat akan menjemputku di LKSA, berita waktu itu mengatakan jika semuanya telah tewas, dari sana aku berhenti mencarinya dan memutuskan untuk ikut bersama siapapun orang yang akan mengadopsiku" jelasnya
"Lalu, apa apa kau tahu jika adikmu di adopsi oleh Ayahku?" ~ Serin
"Aku tahu sekitar tahun 2010, tapi saat akan menemuinya, kabar tidak mengenakan tentang kematiannya mencuat ke permukaan, aku yakin kau paham itu" jawab Regan, dan mendapati anggukan dari Serin
Suasana mulai hening setelah pertanyaan tadi, Serin masih terdiam dan bergelut dalam pikirannya
"Apa kau tahu jika orang yang membunuh Darin maksudku Reviana adalah Arka?" tanyanya tiba-tiba
"Saat kau membongkar seluruh kejahatannya di hadapan publik" sahut Regan
"Dan ya. aku ingin berterimakasih karena kau telah membongkar siapa pelaku sebenarnya atas pembunuhan keji terhadap adikku" tambah Regan
Serin hanya mengangguk pelan, ia melihat dan mengamati setiap gelagat bicara maupun ekspresi wajah Regan, tapi disini Serin benar-benar melihat ketulusan dalam dirinya, saat Regan mengucapkan terimakasih
"Kenapa kau tidak pernah menemui keluargaku?" tanya Serin penasaran
"Seperti yang ku katakan tadi, aku ingin menemuinya karena aku sangat merindukannya, tapi Revi sudah lebih dulu pergi, karena itu aku mengurungkan niatku dan pergi keluar negri untuk melanjutkan pendidikan" jawabnya
Mendengar penjelasan Regan, membuat Serin mengangguk pelan dan melanjutkan beberapa pertanyaan tentang Darin
"......"
Waktu terus berlalu, dan Serin juga tidak bisa terlalu berlama-lama karena Glen pasti akan mencari-nya
"Terimakasih banyak, karena sudah meluangkan waktu untuk pertemuan dan pertanyaan ini" ucap Serin, dan hany di angguki oleh pria itu
"Kalau begitu aku pamit lebih dulu" tambahnya, seraya bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan ruangan tersebut, dimana Geralt sudah menunggunya di depan
Regan merogoh ponselnya yang ada di saku celananya, untuk menelpon seseorang
...****************...
"Apa kau mencurigai-nya?" tanya Geralt yang fokus pada setirnya
"Aku tidak yakin, cara bicara dan gelagatnya layaknya seorang kakak yang memang merindukan adiknya, tapi naluri-ku mengatakan jika ada sesuatu dan aku tidak tahu itu" jawab Serin
(Ingat Episode 'Reka Luke" saat seorang pria bicara sendiri dengan menatap sebuah foto, ada satu petunjuk yang merujuk pada apa yang di ucapkan Serin di atas tentang gelagat Regan)
"Oh iya, kalian apakan pria yang waktu itu mengikutiku? apa dia mau buka mulut siapa yang menyuruhnya?" tanya Serin
"Dia buka bicara, dan mengatakan jika dia juga di suruh oleh bawahan dari bos-nya" jawab Geralt
"Dia mengaku tidak pernah melihat bos-nya sama sekali selama ini, dan hanya mendapatkan perintah dari tangan kanan bos-nya" tambahnya
"Dia sepertinya sudah sangat lama mengikutiku, tidaj mungkin dia tidak pernah melihat bos-nya?" sahut Serin
"Tapi sepertinya dia benar-bemar berkata jyjur, pria itu hanya mengatakan jika bos-nya mempunyai sebuah tanda bekas luka, di sekitar pergelangan tangan kanan" ucap Geralt
"Tanda! tanda apa, maksudku bekas luka apa, sayatan, temb*k, atau yang lain?" tanyanya
"Pria itu hanya mengatakan jika itu adalah sebuah tanda, lebih tepatnya bekas luka yang mirip dengan luka bakar" jawab Geralt dan hanya di angguki oleh Serin, yang berhenti bertanya dan mulai memikirkan hal lain yang berkaitan
"......"
Geralt mengantarnya sampai halaman dalam, Serin turun dari mobil lalu melangkah masuk kedalam rumah, setelah tadi pamit dengan Geralt yang masih berada di kursi kemudi
Tidak berlama-lama, Geralt langsung melajukan mobilnya untuk pulang ke apartemen-nya setelah memastikan Serin masuk kedalam rumah
...****************...
.
.
.
Gimana? tebakannya benar! sebelumnya author udah kasih kode lo, dan tinggal kalian aja yang bisa nebak atau tidak
@Rxxxx_1315, dimana angka terakhir sama dengan jawaban dari pertanyaan dosen Serin, dan inisial 'R' di nama akun jika di hitung.. satu huruf 'R' lalu 'X'-nya ada 4 dengan total 5 huruf
Yang jika kalian lihat nama Regan, juga punya huruf yang sama dengan nama akun @Rxxxx_1315/@Regan_1315, dan untuk telinga, kalian ingat, kan jika di episode Akar semuanya masih belum selesai! dari awal Author emang udah kasih clue
Gimana udah paham sampai sini?😉
Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊
.
.
.
__ADS_1