Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
To End Pt. 5


__ADS_3

Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰


⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!


So... I Hope Enjoy The Story


...****************...


📳Drrttt...


Wanita itu lantas merogoh ponsel yang ada di saku celana, dan menerima panggilan yang masuk


📞In Call-


"Sepertinya aku menemukan sesuatu"


"Apa?"


"Harris adalah seorang kriminal, dia beberapa kali masuk penjara karena kasus penipuan, kekerasan, dan pelec*han"


"Tapi bagaimana bisa seorang psikolog seperti Olivia menikahi pria sepertinya?!"


"Harris adalah orang yang manipulatif, sekitar tahun 1990 dia pernah dituduh atas kasus pelec*han pada anak, tapi bebas karena kurangnya bukti.. kemungkinan Olivia juga wanita yang berhasil ia tipu, setelah menipu 2 wanita untuk dinikahi"


"Periksa dari awal tentang latar belakang Olivia dan Harris secara menyeluruh, dan kirimkan data apapun tentang harris yang kalian temukan"


"Baiklah"


📞End Call-


"Kau lihat ini, apa menurutmu tidak aneh?!" ucap Serin menatap Geralt yang berdiri tidak jauh dari tempatnya


Serin kembali melangkah menuju sebuah closet room, lalu membukanya untuk menemukan sesuatu yang bisa mengkonfirmasi opini yang ada di otaknya


"ternyata dugaan ku benar selama ini" gumamnya, lalu kembali ke hadapan meja rias dimana Geralt masih berdiri di sana


Ia kembali meraih ponselnya untuk menelpon Leo


📞In Call-


"Kenapa?!"


"Carikan aku nomor telpon pak Marshel dan bu Wina"


"sebentar, nanti akan ku kirimkan"


Baiklah"


📞End Call-


Sembari menunggu pesan dari Leo, wanita itu terus mengamati meja rias tersebut


Ting~


Tanpa buang waktu ia langsung menghubungi salah satu dari dua nomor telpon yang dikirimkan oleh Leo


📞In Call-


"Hallo!"


"Apa benar ini dengan ibu Wina?!"


"Iyaa, saya sendiri. siapa ya?"


"Saya Serin bu, istrinya Glen.."


"Oh Serin! kenapa tiba-tiba menelpon saya??"


"Maaf sebelumnya bu! tapi apa saya bisa bertanya sesuatu yang mungkin sedikit sensitif?!"


"Dalam hal apa?"


"Apa saya bisa bertanya kepribadian Regan selama ini?!"


"Regan!"


"Iyaa Bu!"


"Regan anak yang baik, terutama dia selalu mengutamakan saya dan ayahnya,, tapi kenapa tiba-tiba kau menanyakan tentangnya? apa ada masalah?"


"Sebenarnya saya tidak bisa menjelaskan-nya sekarang bu! tapi apa saya bisa minta tolong sekali lagi?"


"apa?"


"Sekali lagi saya minta maaf jika menyinggung ibu! tapi saya benar-benar memerlukannya.. apa ibu bisa mengirimkan foto meja rias yang ada di kamar Regan?"


"........ Aku akan mengirimkannya padamu tunggulah"


"Terimakasih banyak bu"


"Iyaa"


📞End Call-


Setelah berhasil mendapatkan foto yang ia minta dari istri Marshel, Serin langsung membandingkan apa yang ada di dalam foto, dan yang ada di hadapan mereka


"Sebenarnya ada apa?" tanya Geralt bingung


"Kau lihat ini, barang di sisi kanan adalah selera yang di pakai pria polos yang baik dan penurut, dan barang yang ada di sisi kiri adalah selera yang dipakai oleh pria yang begitu glamor dan mengerti banyak Fashion terutama masalah kemewahan yang mengarah pada uang" ucap Serin


"Jadi..."


"Kau ingat cerita Nyonya Silla, jika Axel adalah anak baik dan ramah, namun ada kalanya dia seperti orang yang aneh seolah ada orang lain yang menguasai dirinya... dan Leo baru saja menemukan jika Harris adalah seorang kriminal, yang melakukan banyak kejahatan terutama penipuan yang dilakukan untuk tujuan mendapatkan uang.. Serta Nyonya Silla pernah mengatakan jika Olivia sering mendapat KDRT dari Harris yang pastinya waktu itu di saksikan langsung oleh Regan"


"Artinya?" ~ Geralt

__ADS_1


"Jika dugaan ku tidak salah, Regan punya dua kepribadian/ gangguan disorder, jika kepribadian aslinya baik, maka tidak menutup kemungkinan kepribadian lain yang ia miliki didapatkan dari trauma masa kecil yang ia dapat dari Ayah tirinya entah itu kekerasan atau hal lain.. kau paham sekarang!"


"Jadi maksudmu, benda yang di sisi kanan adalah selera diri Regan dan satunya lagi adalah selera dari kepribadian gandanya?!" sahut Geralt dan di benarkan oleh Serin


(Tandanya sudah pernah terlihat di Ep 'Rekan Luke')


"Makanya aku ingin Leo memeriksa kembali tentang latar belakang Harris dan Olivia, ibu kandungnya adalah psikiater jika seandainya ini sudah berlangsung lama. maka ada kemungkinan Olivia juga sadar akan hal itu" ucap Serin dan hanya di angguki paham oleh Geralt


Keduanya melangkah keluar dari tempat itu, setelah mendapatkan kabar jika Regan terlacak sedang berada di dekat Museum Sport Center, yang sebelumnya mereka periksa


...****************...



"Dia sedang berada di Asia Tenggara sekarang, dan orang yang membelikan-nya tiket adalah Ravin" jelas Jung, yang kini sedang duduk di sofa bersama dengan Glen


"Apa kau akan menjebloskan-nya lagi? sekarang statusnya masih DPO" tambah Jung, tapi Glen hanya diam tanpa menjawab entah apa yang ia pikirkan sekarang


"Apa yang dia lakukan disana?" tanya Glen


"Sejauh pengawasan anak buahku, dia hanya tinggal dan liburan seperti kebanyakan turis" jawab Jung


Glen menghela panjang napasnya sambil memikirkan keputusan apa yang akan ia ambil, apakah akan kembali menjebloskan Ryan atau malah mencabut tuntutannya


"Aku akan menghubungimu lagi nanti, setelah bicara dengan Serin" ucap Glen dan di angguki paham oleh Jung


Setelah Jung pergi, Glen kembali duduk di kursi kerjanya tapi saat akan duduk, tidak sengaja ia menyenggol akrilik namanya


Ia lantas meraih kembali akrilik tersebut untuk dikembalikan ketempatnya, lalu mendudukan dirinya di kursi, karena masih ada beberapa berkas yang harus ia periksa


...****************...


Pukul 17.49, Museum Sport Center


Serin turun dari mobil sambil memasang alat pendengar dan earphone-nya, diikuti Geralt untuk menghampiri yang lain


"Aiden dan Jordan, kalian keluarkan semua pengun--


"Ada apa?" tanya Geralt karena Serin tiba-tiba menghentikan ucapannya


"Jordan, kau bilang kemarin melihat bubuk kapur, kan?!" tanyanya tanpa mengalihkan tatapannya dari sebuah gedung yang ada di dekat situ


"hmm.. memangnya kenapa?" sahut Jordan beralih menatap Serin


"Leo periksa pusat kesejahteraan yang ada di samping Museum, apa mereka punya ruang bawah tanah?" pintanya, saat melihat beberapa karung bubuk kapur di depan gedung pusat kesejahteraan


"Pusat kesejahteraan itu di bangun tahun 2014, dan di gunakan untuk organisasi para penyandang disabilitas, tidak hanya itu saja mereka memiliki 2 pekerja sosial dan satu guru bahasa isyarat. mereka menyewa lantai 2 dan ruang bawah tanah" jelas Leo


"Mereka menyewa seluruh ruang bawah tanah tapi anehnya di denah ada 2 tingkat dan hanya ada satu di tata letak, dan tagihan air mereka juga tinggi dibandingkan ukurannya, dan pintu masuk bahkan tidak di tandai di tata letaknya" tambah Ardan


"Dia membuat sebuah ruangan yang tidak bisa diganggu oleh siapapun, sama halnya seperti Arka" gumamnya setelah mendengar penjelasan dari anak buahnya


"Ayo masuk" ucapnya dan di angguki oleh yang lain


Niat awal yang ingin memeriksa Museum berpindah ke gedung pusat kesejahteraan


Mereka mencoba masuk lebih dalam menuju ruang bawah tanah, untuk mencari dimana studio Regan berada


"Akan memakan waktu banyak jika terus seperti ini, Geralt dan Luke kalian bersamaku dan kalian pergi dengan Zeon dan Edward" titahnya


Mereka semua langsung berpencar dan menyusuri dua lorong yang berbeda, Serin mengambil lorong lurus sedangkan Zeon dan yang lain mengambil lorong ke kiri


"Aku akan mencoba mendengarkan sesuatu yang mungkin berguna, jadi tolong senyap sebentar" ujarnya seraya berjalan perlahan sambil mendengarkan apa yang bisa ia dengar dengan alatnya


Sedangkan keduanya berjalan mengikuti Serin dibelakang untuk memastikan-nya tetap aman


Tidak beberapa lama ia menghentikan langkahnya, saat mendengar suara angin dari ruang bawah tersebut, dimana jika ia mendengar angin maka ada sebuah celah di ruang bawah tanah tersebut


"Tunggu! ini bukan angin" gumamnya, lalu kembali mencoba mencari suara lain


"Kau mendengar sesuatu?" tanya Luke saat wanita itu kembali menghentikan langkahnya


"Aku mendengar sesuatu seperti uap / suara dari ketel air" jawabnya, namun tetap saja ia melanjutkan langkahnya untuk memastikan apa yang ia dengar sudah benar atau bisa saja suara lain


"Apa mungkin ini gas bocor!" gumamnya dalam hati


"Apa saat kita masuk kalian melihat silinder LPG! kurasa ada kebocoran gas" ucapnya berbalik menghadap dua pria yang berada di belakangnya


"Tim 2 apa kalian melihat silinder gas saat masuk?" ~ Serin


"Aku melihat katupnya, sekarang aku akan pergi untuk mengeceknya" ~ Edward


"Baiklah" ~ Serin


Serin kembali melanjutkan langkahnya perlahan


"Aku sudah menutup katupnya" ~ Edward


"Kau yakin! tapi kenapa aku masih mendengar suaranya?" sahutnya bingung, pasalnya ia benar-benar masih mendengar suara tersebut


"Aku yakin, katupnya sudah ku tutup" ~ Edward


"Baiklah" sahutnya, dan mencoba mencari lagi apakah ada gas lain yang bocor selain dari saluran gas gedung


"Geralt" serunya, lalu beralih menatap sebuah pintu yang di tutup dengan beberapa kayu bekas


Saat pintu terbuka, mereka perlahan masuk kedalam ruangan yang kotor dan banyak debu itu


Brakkk...


Tanpa sengaja ia menyenggol sebuah lukisan, namun sesuatu dibalik lukisan itu yang membuatnya terperanjat kaget, saat melihat Tuan Xavier duduk terikat dengan darah yang sudah mengering di beberapa bagian wajahnya


"Dia masih hidup" ucapnya, setelah memeriksa denyut nadinya


"Leo kirim tim medis ke sini sekarang" ~ Serin


"Oke" ~ Leo


Aiden dan Zeon, yang juga datang langsung melepaskan rantai yang mengikat tubuh Tuan Xavier


Tapi satu hal masih mengganggu pikirannya

__ADS_1


"Kenapa suaranya masih terdengar! mungkinkah suara sebelumnya bukan suara kebocoran gas, tapi itu suara sesuatu yang bertekanan.. apa itu gas cair? dan suara berisik kecil itu adalah suara wadah yang retak?!" gumamnya dalam hati sambil terus berpikir


"Semuanya kita keluar sekarang! sebuah gas cair akan meledak. cepat bawa Tuan Xavier keluar" ucapnya dan langsung berlari keluar ruangan tersebut di ikuti yang lain


Seperkian detik setelah mereka keluar, banyak asap putih yang keluar dari pelafon ruangan tersebut hingga menyebar keseluruh ruangan


"Leo panggil pemadam kebakaran" ~ Serin


"Mereka sedang dalam perjalanan" ~ Leo


Zeon, Edward dan yang lain juga membantu para penyandang disabilitas yang berada di lantai dua untuk turun ke bawah


"......"


"Apa semuanya sudah keluar?" tanyanya memastikan


"Sudah" sahut Geralt, namun tiba-tiba Luke berlari masuk kelantai dua, dimana ia melihat seorang gadis kecil yang masih terjebak di tengah kabut asap beracun itu


"LUKE!!!" teriak mereka saat Luke masuk tanpa menghiraukan apapun


Serin menoleh saat merasa tangannya di gapai oleh seseorang


"Regan memiliki koleksi" lirihnya, sebelum akhirnya pria yang mempunyai jabatan sebagai anggota kongres itu tidak sadarkan diri


"Koleksi" gumamnya sambil menatap Tuan Xavier yang di bawa oleh petugas medis kedalam ambulance


"Leo kapan pemadam kebakaran akan datang?" ~ Serin


"Mereka akan segera datang" ~ Leo


"Divisi patroli juga sudah tiba untuk membantu evakuasi" ucap Edward dan di angguki oleh Serin


"Tim gas beracun juga akan segera datang" tambah Leo


"......"


"Serin pelan-pelan" tegur Geralt yang ikut menyusul Serin yang tiba-tiba berlari menuju sebuah tempat


"Ada apa?" tanya sambil menormalkan deru napasnya


"Kurasa Regan ada di sini, mobil ini miliknya,,, dan mobil yang baru saja pergi kurasa ada Regan di sana" jawabnya dengan tatapan yang masih menatap ke jalan raya


"Pintunya terkunci, dan ada sebuah laptop di dalamnya" ucap Geralt yang sedang mengintip lewat jendela kaca


"Leo konfirmasi plat mobilnya sekarang, dia baru saja melarikan diri dengan sedan hitam" ~ Serin


"Periksa seluruh CCTV yang ada di dekat pusat kesejahteraan" ~ Serin


"Kami tidak bisa memeriksa karena ledakan gas" ~ Leo


"Cari kamera lain di sekitarnya, tolong lakukan dengan cepat!!!" ~ Serin


"kami akan berusaha" ~ Leo


"Jordan tolong urus mobil ini, dia meninggalkan-nya dengan sengaja" ucap Geralt dan di angguki paham oleh Jordan


"Pria itu pasti tahu semua rute, dia tidak terlihat satupun di kamera" ~ Ardan


"Ditambah ada beberapa CCTV yang tidak berfungsi lagi di sekitar sana" ~ Leo


"Kita perlu bukti yang tidak bisa di sangkal oleh Regan" sahutnya seraya masuk kedalam mobil bersama Geralt, Luke dan Aiden, Sedangkan yang lain masih membantu evakuasi


...****************...


"Ini tas dan telpon yang bapak minta" ujar seorang pria yang kini sedang menyetir, dimana di sampingnya ada Regan


"Sebelumnya ada seorang wanita yang menelpon dan menanyakan bapak dimana, dan saya hanya menjawab jika bapak biasanya ada di Apartemen atau di studio" tambahnya melirik sekilas ke arah Regan, lalu kembali lagi fokus pada setirnya


"Apa kau mengatakan hal lain selain itu, mungkin alamat studioku" tanyanya melirik asistennya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan


"Tidak pak, lagian saya juga tidak tahu dimana tempatnya" jawabnya


"Ah. lain kali akan ku ajak kau ke studioku" jawabnya datar sambil ber smirk


...****************...


"Serin. aku menemukan hal lain tentang Regan" ~ Leo


"Apa?" sahut Serin


"Dia dulu di bully oleh teman-temannya, dan menderita lelucon pemakaman. ini jenis metode bullying, mereka menargetkan dan menggertak siswa, lalu mereka menganggapnya seolah-olah sudah mati, dan setelah itu mereka akan membuat sebuah lelucon seperti sedang melakukan ritual kematian terhadap yang di bully... kurasa ini menjadi salah satu pemicu yang membuatnya sejauh ini, dan karena hal ini juga dia terkenal di kalangan sekolahnya dan sering di ganggu" jelas Leo


Serin hanya bisa menghela kasar napasnya saat mendengar penjelasan Leo


"Hal yang buruk mengubah seseorang yang baik menjadi seorang monster" gumamnya pelan, seraya menyadarkan kepalanya pada punggung kursi mobil menatap keluar jendela


"......"


"Mobil dengan plat 35N 9917 berhasil terlihat di CCTV, dan aku mengkonfirmasi jika itu adalah mobil asisten Regan di organisasi." ~ Ardan


"Asistennya?!" ~ Serin


"Hmm.. itu mobil asisten-nya" sahut Ardan sekali lagi membenarkan


...****************...


.


.


.


Author rasa kalian udah bisa paham dengan sifat Regan, dan di ep sebelumnya dia sendiri sudah mengatakan tujuannya


Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2