
"gimana? tanya rara
"udah beres gue juga udah aktifin gps gue. ucap deni
"oklah kalau begitu. ucap rara
"jadi gimana sekarang apa kita ikut terus ke tempatnya? ucap deni
"iya, kita harus ikut trus sampai mobil mereka berhenti karena kita berada di tengah2 mobil mereka". ucap rara
"ha!!! serius? bisa gawat tuh kalau kita masuk ke sarang mereka pasti bakalan lebih banyak pengawalnya dan nggak mungkin kita bisa lolos. ucap deni
"den, mending loh diam aja deh. loh bikin gue tambah pusing. ucap han yoo
"nyesel gue bagunin nih anak bisanya bikin kepala gue pusing". batin han yoo
"iya iya. gue diem deh. ucwp deni
"eh nona azura, apa kamu jago bela diri. ucap deni
"jago sih nggak cuma aku bisa sedikit kok. ucap rara datar
"kalau lari kamu bisa lari cepat? Ucap Han Yoo
__ADS_1
"kalau itu aku nggak bisa lari cepat. bisanya lari biasa aja. ucap rara senyum unjuk gigi
"kalau pegang senjata kamu pernah nggak?. ucap deni lagi
"pegang? aku pernah kok tapi senjata mainan. ucap rara sambil ketawa
"serius? aduh bisa gawat nih kalau begitu. ucaap deni yang sedikit frustasi
"nggak usah khawatir, aku bisa jaga diriku sendiri kok yang penting itu kalian harus hati-hati karena nggak mungkin gadis lemah dan imut ini yang menjaga kaliankan. ucap rara yang begitu narsis
"dasar cewek kepedean banget sih. ucap deni
yah walaupun yang dikatakannya benar semua sih.
"eh, han kayaknya kita sudah memasuki sarangnya deh. ucap deni
"kamu nggak liat tuh banyak penjaga yang bersembunyi di balik pohon dan itu sana ada banyak cctv. ucap deni menunjuk semuanya
"kayaknya musuhnya han yoo sangat berbahaya diliat dari penjaganya semua kayaknya sudah berlatih khusus dan cvtv itu sepertinya bukan cctv sembaranga deh. sepertinya harus cari ide lain deh. nggak mungkin bisa kabur kalau begini. batin rara
rarapun langsung mengkode han yoo untuk mengganti strategi baru dan han yoopun mengangguk bertanda mengerti. rarapun dengan gesit belakang leher deni hingga pingsan dan kembali ke posisi semula. tidak lupa rara membangunkan sopir yang telah han yoo buat pingsan tanpa banyak bicara sopir itupun bangun tanpa banyak bicara.
"jadi, nona apa rencanamu sekarang kenapa kamu tiba-tiba berubah pikiran. ucap han yoo
__ADS_1
"entahlah, apa kamu nggak liat para penjaga itu semua bukan orang biasa sepertinya dia penjaga khusus yang terlatih. ucap rara
"kamu memeng benar para penjaga itu, karena salah satu dari penjaga itu aku mengenalnya dia salah satu teman seangkatan saya di militeran dan aku tidak percaya jika dia masih hidup. ucap han yoo
"oh, iya darimana kamu tau kalau penjaga disini penjaga terlatih?. tanya han yoo lagi
"yah, tahulah diliat dari postur tubuh mereka semua yang berotot dan sexy tentunya. ucap rara
"ha!! dasar perempuan liat begitu saja langsung terpanah, padahal otot aku juga nggak kalah kok. guman han yoo yang masih bisa didengar rara walau hanya samar-samar
"apa kamu bicara sesuatu? tanya rara
"tidak, jadi bagaimana rencanamu sekarang? ucap han yoo
"kok kamu tanya aku sih, mana aku tahu. kamu seharusnya bantu aku mikir dong bukan malah bikin aku pusing. ucap rara merasa kesal dengan bibir agak di manyungkan yang terkesan imut di mata han yoo
"tolong kamu kondisikan bibir kamu yah. jangan buat aku menerkammu disini. ucap han yoo yang merasa frustasi melihat tingkah imut rara
"kamu jangan macam-macam yah, apa kamu mau kontrak kerjasama kita batal. ucap rara yang gugup
"aku tidak macam-macam kok, cuma 1 macam saja. ucap han yoo yang senyum melihat tingkah rara yang pipinya mulai merah merona
πππ©ββ€οΈβπ©π©ββ€οΈβπ©π©ββ€οΈβπ©π©ββ€οΈβπ©π©ββ€οΈβπ©
__ADS_1
Author kadang sedih novelku banyak yang baca tapi tidak ada yang meninggalkan jejak seperti beri vote, like, rating dan komen sehingga author tidak bersemangat untuk menulis lagi.
jadi mohon maaf yah kalau upnya lama soalnya author juga kerja jadi buat novel ini pengisi waktu senggang jadi author usahakan up mungkin seminggu 2 kali up