Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
To Killer Pt.1


__ADS_3

Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰


⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!


❗❗❗


Jika ada bagian masa lalu, author akan kasih tanda dengan tulisan bercetak miring, dan tanda pemisah yang berbeda!!! + perhatikan jam-nya, karena mungkin ada alur maju mundurnya


So... I Hope Enjoy The Story


...****************...


"Kau tidak di beri lencana, agar kau bisa menyembunyikan orang yang punya uang dan kuasa.. tapi mereka menjadikanmu menjadi pengacara, agar kau bisa melindungi dan membela orang yang lemah dan terluka" tutur Luke


"Baj*ngan kau!" umpatnya, dan siap melayangkan tangannya untuk memukul Luke, tapi lebih dulu ia menghentikan tangan Edwin


"Lepas!"


"Coba saja, kau mau tau rasa pukulanku? jika kau ku pukul disisi kiri, kau akan tidak sadarkan diri, jika di sisi kanan kau akan mati. bagian mana yang kau pilih?!" ucap Luke


"Jangan lakukan apapun sebelum kau tau, siapa yang akan kau lukai! mengerti pengacara Edwin!!!" tambah Luke, lantas mendorong kasar pria itu hingga terjatuh ke sofa


"Hentikan!" lerai komisioner


"Hormat! aku harus melakukan tugasku komisioner" ucap Luke menekan kata akhirnya, lalu pergi begitu saja dari sana, menyisakan Edwin yang menyimpan kekesalan-nya atas Luke


...****************...


"Aku mendapatkan hasil DNA, yang ditemukan di dalam kontainer" ucap Zeon, ketika melihat kedatangan Luke


"Orang asing" tukas Luke, ketika melihat hasil DNA


"Ya. terdapat 50 noda darah, dan 20 jenis DNA berbeda ditemukan.. dan hasilnya menyatakan bahwa pelakunya berasal dari Hong**** / As*a Ten*gara, dan beberapa dari mereka adalah Buronan" jelas Zeon


"Jadi maksudmu, ini tidak berhubungan dengan pembunuhan Arka?" tanya Luke


"Hmm. kurasa kita salah" jawabnya


"Kurasa itu adalah kontainer yang digunakan Itada untuk perdagangan man*sia" tambah Zeon


"dimana sebenarnya tempat persembunyian-nya" gumam Luke


"Ah. apa Serin sudah mengetahui ini?" tanya Luke dan di angguki oleh Zeon, tanda jika Serin sudah tahu lebih dulu, karena sebelumnya ia menghubungi Serin sebelum mengatakan pada Luke


...****************...


"Kau kemana saja?" tanya Willy, ketika melihat Arka datang


"Hanya ke sebuah tempat" sahutnya singkat


"Kau kesana lagi, kan? sudah berapa kali kuberitahu agar kau tidak kesana lagi! apa kau sudah g*la" tutur Willy


"Sekarang pergilah ke Jerman, dan tinggallah sementara di sana" suruh Willy


"Kenapa? apa Ayah menyuruhku lari! mengapa aku harus melakukan itu? kau bahkan mengirimkan Bryan untukku, dan menyuruhku melakukan apapun padanya, Ayah tidak bisa menyuruhku berhenti sekarang! aku baru saja mulai" sahutnya


"Arka!" tegur Willy


"Ayah yang membuatku melakukan ini! apa Ayah lupa?! Ayahlah yang mengajariku seperti ini, bahwa aku harus menghabisi semua orang yang menghina, dan mempermainkan-ku! kau bilang aku boleh saja melakukannya... karena akulah satu-satunya!" jawabnya


"Aku melakukan apa yang di ajarkan padaku, jadi jangan memberitahu apa yang harus kulakukan. Jika Ayah melarangku lagi, aku tidak akan membiarakan-nya, walau Ayah sekalipun!" tambahnya


Melihat tatapan psikopat anaknya, tanpa bicara Willy langsung pergi dari hadapan sang anak


"Anda baik-baik saja?" tanya Roy, yang melihat Willy, keluar dari ruangan Arka dengan napas tersengal


...----------------...


2001


"Dari pada schizophrenia, sepertinya itu adalah penyakit kepribadian. hal itu disebabkan oleh faktor genetik dan belajar, terlebih melihat surat yang bapak berikan, membuat penyakitnya mungkin suatu saat, bisa tidak akan terkendali" ~ Dokter


(ingat part sebelumnya jika, Arka di nyatakan memiliki Gen psikopat)


(Skizofrenia adalah gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku. Gejala tersebut merupakan gejala dari psikosis, yaitu kondisi di mana penderitanya kesulitan membedakan kenyataan dengan pikirannya sendiri)


"Aku tahu penyebabnya" ~ Willy


"beritahu aku! apa yang harus kulakukan agar dia tidak menjadi lebih parah?!" ~ Willy


"Tidak ada pengobatan khusus untuk itu, sekarang mengobati-nya adalah satu-satunya solusi" ~ Dokter


"Bagaimana bisa aku memasukkan anakku ke RSJ! bagaimana dengan Amerika?" ~ Willy


"Maaf, tapi tidak ada pengobatan pasti, hal yang saya katakan tadi, itu juga hanya untuk meredakan gejalanya" ~ Dokter


...----------------...


"Ini semua salahku! semua ini salahku" rutuknya, ketika mengingat dulu dokter mengatakan jika, suatu saat anaknya mungkin tidak bisa di kendalikan


...****************...


"Bagaimana caranya, agar aku bisa bermain denganmu!" gumam seorang pria, yang tengah duduk di kursi, diruangan Ayahnya


"Ku ucapkan sekali lagi! kau sudah tamat..." entah kenapa, ucapan Serin kemarin kembali berputar di otak Arka


"Ambilkan ponselku" suruhnya pada bawahannya, lalu ber-smirk, entah apa yang sedang ia rencanakan


...****************...


Pukul 18.01

__ADS_1



Serin duduk di sofa, sambil memikirkan sesuatu di otaknya, dan mulai bergumam sendiri


"Arka mencoba mendapatkanku, tapi kenapa dia menghabiskan banyak waktu, dia bisa membunuhku saja... aku yakin dia punya motif lain!"


"jika seperti apa yang ku pikirkan, mungkin aku bisa menangkapnya"


"Dia adalah pembunuh yang mengandalkan kekuasaan, dan membunuh dengan sistematis, tidak mungkin jika itu hanya bawaan lahir... pasti ada sesuatu! apa dia mengalami shock saat kecil?!"


Serin terus bergumam sendiri, sampai nada notifikasi pesan-nya berbunyi, membuat atensi dari wanita itu beralih ke ponsel, yang ada di sampingnya


📨Message


Leo> "aku meneruskan sebuah artikel yang berhasil kami dapatkan tentang masa lalu Arka"


"dan kami juga berhasil menemukan sepupu Sherly, dia tinggal di Wembley, London"


"Aku sudah mengirimkan nomor telponnya padamu"


Setelah menerima pesan dari Leo, tanpa buang waktu, Serin langsung menghubungi-nya, bermaksud untuk mengorek lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi pada sherly


"Hallo! apa benar anda saudara dari Sherly?" tanya Serin, pada seorang wanita, yang kini terhubung dengannya lewat sambungan telpon


"Ah. aku ketua Tim khusus, dari BSI (Black Swan of Intelegensi)" sahutnya, lalu mereka melanjutkan pembicaraan mereka, setelah Serin mengatakan identitasnya


"Setelah Sherly meninggal, aku melupakan apapun, yang berkaitan dengan keluarga Nasution, aku tidak tahu. yang ku ingat itu di dekat pantai" jawab sepupu Sherly


"Baiklah! terimakasih" ucap Serin, lalu ia mengakhiri telponnya, dan diam untuk memikirkan sesuatu


...****************...


"Mau kemana?" tegur Glen, ketika melihat Serin sudah rapi dengan pakainya



"Sepertinya, aku bisa mendapatkan tempat pembunuhan Arka" jawab Serin, sambil mencari kunci mobil dan earphone-nya untuk segera pergi


"Serin!" tahan Glen, entah kenapa ia rasanya tidak ingin membiarkan istrinya pergi


"Glen aku mohon! ini kesempatan besar bagi kami semua, untuk menemukan dan menangkap Arka! kami sudah bekerja keras sejauh ini, dan waktu inilah yang kami tunggu" ucap Serin, mencoba menjelaskan pada suaminya, dia tahu pria itu sedang khawatir sekarang


"Aku janji akan menjaga diri" tambah Serin, meyakinkan suaminya


Tanpa bicara, Glen langsung memeluk istrinya, berat rasanya ia membiarkan wanita ini pergi, dan mungkin akan berhadapan langsung dengan monster seperti Arka


"Aku tidak punya waktu lagi Glen, aku harus pergi" ucap Serin, seraya melepaskan pelukannya


"Dan aku ingin kau tetap dirumah! jangan menyusul seperti waktu itu, jika kau datang fokusku akan terbagi dua" jelasnya


Pria itu hanya bisa menghela napasnya, dan dengan berat ia membiarkan istrinya pergi


Melihat suaminya memberikan anggukannya, Serin langsung bergegas pergi, dan memakai earphone-nya agar mudah berkomunikasi dengan yang lain


"......"


"Penyebab dari kejahatannya, adalah apa yang terjadi padanya di mansion Willy saat ia kecil, berdasarkan pada apa yang di katakan oleh sepupu dari Sherly" ucapnya lagi, seraya melajukan mobilnya untuk menemui Luke dan yang lain


"Sherly mengalami pernikahan yang sulit" ~ Serin


...----------------...


2001


"Bu! ayo ke pantai!" ~ Arka kecil


"Tapi Ayahmu sedang dalam perjalanan bisnis, hmm. bagaimana jika kita pergi berdua saja" ~ Sherly


"Lalu William?" ~ Arka


"Ada bibi Nina nanti yang akan mengurusnya, sepulang dari tempat bernain" ~ Sherly


"Baiklah" ~ Arka


...----------------...


"Pada hari Sherly, membawa Arka ke mansion itu, sepertinya terjadi sesuatu, dan sepulang dari sana, Sherly mulai depresi, dan Arka menjadi orang yang berbeda akibat Shock yang di dapatnya hari itu!" ~ Serin


"Aku tidak tahu itu apa? namun setelah sesuatu hal yang terjadi di sana, Arka menjadi seorang pembunuh" ~ Serin


"Dan tempat yang kita tuju, sangat memungkinkan dia melakukan pembunuhan berulang kali di sana!" ~ Serin


"Jadi maksudmu di sana pria g*la itu melakukan perbuatan keji-nya?" ~ Luke


...****************...


📨Message


"Aku ingin bicara padamu! jika kau ingin hal berhargamu baik-baik saja, maka datanglah ke alamat yang akan ku kirimkan"


"Jl. xxxxxx... sungai xxx"


...****************...


Geralt, Zeon, Edward dan Luke, masuk kedalam mobil


"Kita tidak ngeh tentang ini, karena pemilik mansionnya di ganti atas nama orang lain,,, tapi melihat dari cetak biru, ada sebuah ruang bawah tanah besar, dengan rumah yang mempunyai jendela kaca besar menghadap laut, dan menurut data, tidak ada yang tinggal di sana! tapi aku yakin. kita akan dapat petunjuk dengan pergi ke sana" ~ Serin


"mungkin alasan dari pembunuhan Arka, juga akan kita dapatkan di sana! seorang pembunuh tidak akan membunuh tanpa alasan yang jelas" ~ Serin


...****************...


Terlihat seorang pria, tengah membuang sebuah ponsel ke sungai besar yang ada di sana


Lalu menyuruh anak buahnya, membawa seorang wanita yang sedang pingsan, untuk dimasukkan kedalam bagasi mobil


...****************...

__ADS_1


📞In Call-


"Ada apa?"


"Luke! ini benar-benar gila, para pekerja itu bukan pekerja, tapi mereka adalah budak... salah satu pekerja di Golden City, cacat akibat kecelakaan kerja, tapi perusahaan mengklaim semua dana ganti rugi karena kontrak itu! semua ucapan mengenai perusahaan yang mendukung NVC, adalah omong kosong belaka, aku sedang mengumpulkan informasi dari para wartawan, setelah menemukan beberapa bukti lagi, aku akan membongkar berita besarnya malam ini!"


"Oke "


📞End Call-


"Orang-orang di NVC, benar-benar bren*sek! semakin kita menggalinya, semakin banyak kejahatan yang terbongkar" ucap Luke, sukses mendapat anggukan dari yang lain


"Lihatlah berita malam ini! kalian pasti tidak akan bisa percaya" tambah Luke, yang duduk di samping Geralt, yang fokus menyetir


📨Message


David> "Serin! apa ibumu berkunjung kerumah kalian! dia tidak bisa dihubungi dari tadi, jika dia ke sana, tolong hubungi papah"


Dengan perasaan campur aduk, Serin menelpon ibunya, tapi tidak ada jawaban sama sekali


"Leo! lacak keberadaan ibuku sekarang" ~ Serin


"Baik" ~ Leo


"Kenapa?" tanya Geralt, yang melihat wajah Serin yang terlihat pucat dan kebingungan


"Ponsel ibuku tidak bisa dihubungi, aku takut dia akan jadi sasaran Arka, waktu itu! Arka pernah bilang jika dia akan mengembalikan foto, dan kemungkinan besar, foto yang dimaksud adalah foto yang ada di ruangan ibuku" jelas Serin


"Tenanglah! ibumu pasti baik-baik saja" ujar Luke, mencoba menenangkan wanita yang kini duduk di antaranya dan Zeon


Serin hanya bisa mengangguk, walau jauh dalam hatinya ada kekhawatiran yang mendalam, takut ibunya terluka ditambah perkiraan mereka yang kemungkinan Arka menculik Marisa


...****************...


Pukul 19.00



Sampai di sebuah mansion besar, mereka turun dan coba melihat kedalam dari luar pagar


"Ada mobil di dalam" ~ Serin


"Disini tempatnya?" ~ Zeon


"Hmm." ~ Serin


Mereka berlima masuk kehalaman rumah, setelah berhasil merusak sistem keamanan pagar


Mereka berlima membagi tugas, Zein, Geralt, dan Edward pergi menyusuri sekitaran rumah, sedangkan Luke dan Serin, mereka berdua pergi untuk memeriksa kedalam


Tapi sebelum itu, mereka melihat mobil yang terparkir di halaman rumah


...****************...


Pukul 18.40... sebelum Serin dan yang lain sampai


Marisa duduk bersimpuh, dengan tangan yang di ikat ke belakang... saat ia membuka mata, betapa terkejutnya ia ketika melihat figura besar berisikan foto Serin, Bukan hanya foto Serin tapi foto Darin juga ada di sana dan masih banyak foto yang lain, entah siapa mereka Marisa tidak tahu itu


Tidak beberapa lama, semua lampu di ruangan itu menyala, dan membuat pandangan Marisa semakin jelas, dan tepat di tempatnya berada, ada begitu banyak noda darah yang sudah mulai mengering


Bukan hanya darah, tapi ada juga bola besi yang tersusun di sana, dari ukuran paling kecil ke ukuran besar


Arka berjalan sambil menyeringai ke arah Marisa, dengan membawa sebuah bola besi yang biasa ia gunakan, untuk memuaskan rasa hausnya akan membunuh


"A-Apa yang kau lakukan"gugup Marisa dengan nada bergetar ketakutan


"Bagaimana kau ingin mati?" tanyanya, seraya jongkok menyamakan tingginya dengan marisa, yang duduk bersimpuh di lantai


"Kenapa kau melakukan ini? sebenarnya apa salahku?!" tanyanya memberikan diri, walau sebenarnya ia benar-benar ketakutan


"Kau tahu, rahasia... memang paling bagus jika tetap di rahasiakan, kebenaran malah semakin pudar saat kau mengetahuinya" ucap Arka


"Apa kau tahu bagaimana manusia menjadi sempurna?" tanyanya, lalu mengeluarkan sebuah pisau berjenis karambit, yang desainnya yang terinspirasi dari cakar macan


Tanpa rasa takut ia menggores telapak tangannya sendiri, dengan pisau tersebut, hingga membuat Marisa yang melihat bergidik ngeri, bahkan darah mulai menetes dari telapak tangan Arka


"Melalui rasa sakit" jawabnya sendiri, atas pertanyaan-nya, seraya meraih bola besi yang tadi sempat ia letakkan di sisi kanannya


"Sepertinya kau salah paham! aku tidak pernah punya masalah denganmu, dan Sherly adalah teman baikku... jika kau berpikir aku yang menyebabkan kematiannya! kau salah besar!!!" pungkas Marisa, ia tau Arka karena sebelumnya Serin sudah menceritakannya


(Lengkap ada di episode 'ingatan')


"Tidak ada kesalah pahaman! ibuku, bertengkar setelah kau datang dan memberikan amplop itu kerumah kami" jawab Arka, yang dengan keputusan final, semuanya di mulai karena Marisa


(Arka berpaham, setelah Marisa mengantarkan amplop waktu itu, orang tuanya bertengkar hebat setelahnya, tepat setelah kepergian Marisa... dan tidak lama setelah kedatangan Marisa di hari itu, ibunya bunuh diri... dan seperti perkiraan Serin waktu itu, target pembunuhannya adalah berdasarkan, tanggal kematian Sherly, yaitu tanggal 31 Mei 2001, dimana jika ditambahkan tanggal dan tahun akan menghasilkan angka 32, lalu di tambahkan dengan bulan Mei, yaitu merujuk ke angka 5 dan jika di totalkan semuanya ada 37... dimana 5 di antaranya bagian telinga-nya yang hilang, karena saat ia melihat kedatangan Marisa, ia tidak bisa mendengar apa yang dibicarakan, dan itu membuat kekesalan tersendiri dalam dirinya, Arka adalah pembunuh yang sistematis! semuanya harus teratur dan punya makna tersendiri baginya,,, dan di episode sebelumnya ada tulisan dengan font tebal di 'penipuan asuransi' tentang "jika kamu berkata mendengar maka itu tetaplah dosamu".. mungkin manusia akan berpikir itu tidak masuk akal, tapi bagi psikopat seperti arka itu adalah hidupnya, itulah asal mula alasan jelasnya menargetkan Marisa dan anaknya, kenapa tidak dari dulu, ingat jika dia punya aturannya sendiri, dan itu membuatnya menempatkan Marisa dan Serin sebagai target di angka terkahir tagetnya, setelah Darin berada di urutan awal)


"Kau salah! aku bahkan tidak tahu isinya, aku hanya di minta untuk mengantarkannya... sepertinya yang dikatakan Serin benar! kau hanyalah pria g*la yang seharusnya berada di rumah sakit jiwa, dan bukannya berkeliaran seperti ini" tukas Marisa, dengan mengumpulkan seluruh keberanian nya, ia berani berucap seperti itu di hadapan psikopat seperti Arka


Tapi pria yang sudah berpegang pada tujuannya, tanpa buang waktu ia mengayunkan bola besinya, hingga wanita yang merupakan ibu Serin itu tersungkur jatuh kelantai


...****************...


.


.


.


Tunggu episode berikutnya ya! karena di episode selanjutnya akan membahas ke seluruhan dan titik awalnya


sekali lagi tolong di ingat waktu yang author kasih biar paham!!!


kalau kalian setuju auhtor up pt. 2 hari ini... like, share, komen, vote, hadiah, masukin list fav biar author pertimbangin😉


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2