Penguasa Langit

Penguasa Langit
10. Manusia Serigala.


__ADS_3

Ucapan dari Liiu Yaoshan membuat si pemilik toko merasa senang bukan kepalang.


"Terima kasih, Tuan muda! Jika tidak ada kau, mungkin penduduk desa kami akan hilang satu-persatu, karena di makan oleh bangsa Siluman Ular. Untuk membalas semua kebaikanmu, aku akan memberikan sesuatu yang mungkin akan membantu di perjalananmu." Ucap si pemilik restoran sambil memberikan dua kantong kain berisi koin perak.


"Apa ini, Paman? Aku tidak bisa menerimanya!" Liiu Yaoshan berusaha menolak dan menyodorkan kembali kantong kain berisi koin perak.


Namun, si pemilik restoran juga malah menolak kantong kainnya di kembalikan.


Setelah berpamitan, dan berbasa-basi sebentar, akhirnya Liiu Yaoshan pergi meninggalkan desa tempatnya singgah tersebut.


Tak terasa, sudah hampir dua hari lamanya Liiu Yaoshan berjalan menyusuri jalanan pinggiran hutan.


Selama dua hari itu, Liiu Yaoshan belum lagi bertemu dengan sebuah desa, ataupun bertemu dengan manusia satupun di dalam perjalanannya.


"Ada apa ini? Kenapa aku belum bertemu dengan satu orangpun manusia di sini?" tanya Liiu Yaoshan kepada dirinya sendiri.


Biasanya, meskipun dia memilih jalan menerobos ke dalam hutan. Pasti dia akan bertemu dengan beberapa orang yang sedang mencari kayu bakar, ataupun tanaman herbal untuk di jual. Tapi ini, tak ada salah satupun dari mereka yang bertemu dengannya selama berada di dalam hutan tersebut.


Liiu Yaoshan merasakan ada hal janggal di area hutan. Tapi dia belum bisa menyimpulkan masalah ini, sebelum mencaritahu dulu penyebab semua keanehan yang terjadi di sana.


_Srekk!_


Ada sesuatu yang bergerak di balik pohon besar yang ada di hadapan Liiu Yaoshan.


_Srekk!_


Suara itu terdengar lagi, bahkan semakin jelas mendekati ke arah tempat Liiu Yaoshan berada.


Liiu Yaoshan tetap bersikap tenang, dan berpura-pura tidak mengetahui kedatangan makhluk yang sedang mendekatinya itu.


"Makanan." Ucap makhluk berbentuk manusia berkepala Serigala setelah berada beberapa langkah di hadapan Liiu Yaoshan.


Air liur makhluk berkepala Serigala itu menetes seakan sudah tidak sabar ingin memakan daging Liiu Yaoshan yang sedang berpura-pura tertidur dan memejamkan mata.


"Ternyata kau Siluman Serigala!" Liiu Yaoshan membuka matanya perlahan dan menatap tajam ke arah makhluk berkepala Serigala.


"Manusia! Bagaimana kau bisa terbangun sekarang?" tanya si manusia Serigala setengah terkejut begitu Liiu Yaoshan mampu bangun dan membuka mata.


Sedari awal Liiu Yaoshan memasuki hutan, manusia Serigala itu terus mengikuti langkah kakinya Liiu Yaoshan. Dan juga sudah menyebarkan ilmu ilusi agar Liiu Yaoshan tersesat, dan semakin masuk ke dalam hutan.


Setelah Liiu Yaoshan berhasil tersesat, si manusia Serigala juga kembali mengeluarkan ilmu ilusinya, agar Liiu Yaoshan bisa tertidur dan dia bisa dengan bebas memakan tubuh Liiu Yaoshan tanpa perlu mendapatkan perlawanan.


"Apa kau pikir, trik murahan seperti itu bisa mempan kepadaku?" tanya Liiu Yaoshan tenang.


_GerRrrr!_

__ADS_1


Si manusia Serigala memperlihatkan gigi taringnya yang panjang dan runcing.


"Kau sungguh berpikir, kalau aku akan takut dengan gigi kotormu itu?" Ucap Liiu Yaoshan setengah mengejek kepada si manusia Serigala.


_GerRrrr!_


"Jangan sombong dulu kau, manusia! Kau belum tentu bisa lolos dari seranganku yang selanjutnya!" Ucap si manusia Serigala dengan mata yang mulai memerah penuh amarah.


Liiu Yaoshan menyeringai sinis mendengar ucapan si manusia Serigala barusan.


"Kita lihat saja, siapa yang akan berhasil lolos. Kau, atau aku?" Tantang Liiu Yaoshan dengan ekspresi tenang.


_GerRrrr!_


Si manusia Serigala kembali memperlihatkan gigi dan taringnya.


"Kau akan mati di tanganku hari ini, manusia!" teriak manusia Serigala geram.


"Coba saja, jika kau mampu!"


Ucapan Liiu Yaoshan mampu membuat kemarahan si manusia Serigala semakin menjadi-jadi.


_GerRrrr!_


Taring panjang mencuat dari sela-sela gigi si manusia Serigala. Bukan hanya taringnya saja yang memanjang, ukuran badannya juga ikut membesar dua kali lipat dari sebelumnya.


_GerRrrr!_


Suara gigi beradu sangat memekakkan telinga terdengar mengerikan.


"Kau pikir aku akan takut dengan penampilanmu yang seperti itu? Heh, menjijikkan!" Liiu Yaoshan kembali mengeluarkan kata-kata pedas yang membuat manusia Serigala semakin marah dan langsung menyerang dengan ganas.


Serangan si manusia Serigala sangat cepat, dan gerakannya hampir tak terlihat jika hanya mengandalkan peglihatan biasa saja.


Namun, Liiu Yaoshan adalah Putra dari Penguasa Langit Pertama. Dan tentu saja, kemampuannya jauh lebih unggul dari si manusia Serigala.


Jangankan manusia Serigala, Penguasa Dunia Bawah sekalipun, belum tentu menang jika harus melawan kekuatan Liiu Yaoshan.


_Wuusshhhh!_


Sambaran kuku panjang manusia Serigala mengenai udara kosong.


_GerRrrr!_


Si manusia Serigala tampak marah karena serangannya meleset dari sasaran.

__ADS_1


"Belum beruntung!" Ejek Liiu Yaoshan.


_GerRrrr!_


Si manusia Serigala kembali menunjukkan taringnya.


_Wuusshhh!_


Serangan dengan kecepatan tinggi kembali di layangkan oleh si manusia Serigala.


Karena jarak mereka hanya terpisah beberapa meter saja, membuat daya serang si manusia Serigala semakin mematikan.


Liiu Yaoshan mengibaskan tangannya ke arah samping.


_GerRrrr!_


Si manusia Serigala melolong kesakitan begitu tubuhnya terhempas terkena angin kencang yang keluar dari kibasan tangan Liiu Yaoshan.


"Kau sudah terlalu banyak memakan korban! Dosamu tidak bisa di maafkan!" Ucap Liiu Yaoshan dengan geram.


"PAGODA LANGIT! MUNCULLAH!"


_Wuusshhhh!_


Cahaya kuning keemasan langsung menyebar begitu 'Pagoda Langit' muncul di telapak tangannya Liiu Yaoshan.


_GerRrrr!_


Si manusia Serigala menjadi panik ketika cahaya dari 'Pagoda Langit' memancar keluar.


"Tuan! Ampuni hamba!" Suara serak si manusia Serigala memohon pengampunan. Tubuhnya semakin melemah karena terkena cahaya dari 'Pagoda Langit'.


Liiu Yaoshan tidak ingin memberikan kesempatan kepada si manusia Serigala untuk memperdaya dirinya dengan tipu muslihat.


"Aku akan mengurungmu di dalam 'Pagoda Langit'! Jika berjodoh, kau pasti akan selamat!" Liiu Yaoshan tak ingin terlalu banyak berbicara. Oleh karena itu, Liiu Yaoshan langsung mengayunkan tangan, dan 'Pagoda Langit' terbang ke atas kepala si manusia Serigala.


Cahaya kuning menyelimuti tubuh si manusia Serigala dari atas kepala sampai ujung kakinya.


Anehnya, setelah tubuh manusia Serigala di selimuti cahaya kuning keemasan. Tubuhnya perlahan-lahan berubah menjadi sosok manusia seutuhnya.


"Ini ...," Manusia Serigala merasa terkejut dengan perubahan dirinya.


Dahulu, Kakek moyangnya membunuh seekor Serigala betina yang sedang mengandung.


Dan ternyata, Serigala betina itu adalah jelmaan dari Serigala Siluman penghuni hutan suci larangan. Hutan yang saat ini menjadi tempat dirinya, dan Liiu Yaoshan bertarung.

__ADS_1


Sebelum mati terbunuh, Serigala betina itu mengutuk seluruh keturunan si Kakek moyangnya menjadi Manusia setengah Serigala, yang akan terus mengincar, dan memakan daging manusia.


Dan dia adalah keturunan terakhir dari si Kakek. Dia sengaja tidak pernah meninggalkan hutan, karena tak ingin lagi menambah korban jiwa. Karena setiap kali dia bertemu dengan manusia, jiwa binatang buasnya muncul, dan tak bisa dia tahan.


__ADS_2