
"Hm, aku harus menekan kekuatanku agar tidak menimbulkan kerusakan pada alam." gumam Liiu Yaoshan yang lalu menekan kekuatannya seperti semula.
Mungkin jika dia menghadapi musuh yang lebih kuat, Liiu Yaoshan akan mengembalikan kekuatannya ke level saat ini. Tapi nanti, jika itu di perlukan. Jika masih menghadapi musuh yang biasa, kekuatan Liiu Yaoshan yang dahulu saja sepertinya masih mampu untuk menghadapi mereka
Wusshhh!
Liiu Yaoshan memutuskan untuk keluar dari dimensi rahasia yang berada di 'Pagoda Langit'.
Dia ingin segera membereskan masalah Wali Kota yang masih menguasai Kota Pian Lu. Jika di biarkan terlalu lama, kasihan rakyat Pian Lu jika harus tetap menderita karena kelakuan si Wali Kota.
"Tuan Liiu!" teriak Yihua merasa senang ketika melihat Liiu Yaoshan berjalan ke arah mereka.
"Sepertinya, kekuatan Penguasa muda sudah berhasil naik beberapa tingkat." gumam Kakek Yang sambil memperhatikan Liiu Yaoshan.
Bagi orang yang masih memiliki ilmu rendah, tubuh Liiu Yaoshan terlihat biasa.
Namun, bagi Kakek Yan tubuh Liiu Yaoshan tampak mengeluarkan pancaran sinar keemasan.
"Darah Keturunan Penguasa Langit, memang luar biasa!" ucap Kakek Yan berdecak kagum.
Liiu Yaoshan berjalan menghampiri Kakek Yan, lalu dia mengutarakan maksudnya untuk pergi ke markas Wali Kota. Sekalian, Liiu Yaoshan juga ingin menanyakan lebih jelas tentang lokasi yang akan dia datangi sekarang.
"Kakek, aku ingin pergi ke tempat Wali Kota. Oleh karena itu, aku akan merepotkanmu sekali lagi untuk menjaga Yihua." ucap Liiu Yaoshan.
Yihua yang mendengarnya, langsung merasa tidak senang. Dia juga ingin sekali terlibat dalam urusan Wali Kota Pian Lu, jika dia terus di tinggalkan, bagaimana kekuatannya akan berkembang?
"Tuan Liiu, aku akan ikut denganmu." tegas Yihua yang langsung di tolak oleh Liiu Yaoshan.
"Sebaiknya kau menurut saja, Nona. Akan sangat merepotkan jika kau ikut ke sana!" cegah Kakek Yan.
Yihua mengerucutkan bibirnya, dia merasa Kakek Yan terlalu menganggap remeh dirinya.
Merepotkan? Aku juga memiliki sedikit kekuatan! ucap Yihua dalam hati.
Setelah tahu dengan jelas lokasi tempat Wali Kota dan anak buahnya berada, Liiu Yaoshan langsung bergegas pergi tanpa memedulikan raut wajah Yihua yang berubah masam.
"Jangan terlalu terburu-buru ingin berkembang, kendalikan dulu emosimu. Setelah itu, barulah menambah kekuatan." ucap Kakek Yan kepada Yihua yang langsung melirik tajam kepadanya.
Siapa bilang aku tidak bisa menahan emosi? Huh, dasar! batin Yihua.
Di pinggiran Kota Pian Lu...
Duarr!
Duarr!
Pintu gerbang yang menjulang tinggi langsung hancur berantakan setelah di hantam oleh jurus 'Mata Langit' milik Liiu Yaoshan.
"Bajingan! Siapa manusia bodoh yang berani mengusik ketenanganku?" bentak Lin Zhangyu saat dirinya mendapat laporan dari para pengawal.
__ADS_1
Duarr!
Ledakan yang lebih besar terdengar, Lin Zhangyu langsung berlari keluar dari ruangannya.
"Brengsek! Keluar kau!" teriak Lin Zhangyu dengan keras.
Duarr!
Liiu Yaoshan kembali meledakkan menara pengintai di bagian timur.
Lin Zhangyu semakin meradang, matanya terus berkeliling mencari keberadaan orang yang telah menghancurkan tempat tinggalnya.
"Apa kau mencariku?" Liiu Yaoshan melayang turun dari atap dan kini berdiri di hadapan Lin Zhangyu.
"Siapa kau?! Dan apa tujuanmu menghancurkan markasku?!" bentak Lin Zhangyu keras.
Liiu Yaoshan tersenyum mengejek, dia bersedekap dada sambil menatap Lin Zhangyu dengan tatapan menghina.
"Apa kau yakin, ingin mengetahui tujuanku?" Liiu Yaoshan malah balik bertanya hingga membuat Lin Zhangyu merasa geram.
"Jawab saja!" bentaknya dengan marah.
Liiu Yaoshan tertawa keras melihat kemarahan yang di tunjukkan Wali Kota, yang dia yakini sebagai jelmaan siluman gurita suruhan Pamannya, Liiu Yanhui.
"Baiklah-baiklah, aku akan menjawabnya." ujar Liiu Yaoshan sambil tak henti-hentinya dia tertawa.
Lin Zhangyu semakin murka, dia merasa terhina karena Liiu Yaoshan seperti dengan sengaja menertawakannya.
Swosshhh!
Selesai berteriak, Lin Zhangyu menyemburkan cairan hijau pekat dari mulutnya. Sekilas, cairan hijau pekat tersebut tampak seperti berwarna hitam. Bahkan, banyak orang yang terkecoh dengan warnanya.
Itulah sebabnya, racunnya di sebut racun gurita hitam!
Cairan tersebut, adalah cairan racun gurita hitam yang sangat mematikan. Dan korban yang terkena racun gurita, akan dengan segera menjadi lemas dan kehilangan kekuatannya.
Namun, tubuh Liiu Yaoshan sekarang telah di lapisi dengan sinar keemasan yang berasal dari menyerap kekuatan 'Batu Langit'. Racun sekuat apapun, sudah tidak akan mempan lagi untuk masuk ke dalam tubuh Liiu Yaoshan.
Wuusshhh!
Racun yang tadinya menempel di tangan, dan juga kaki Liiu Yaoshan kini telah menghilang di serap oleh kekuatan tubuhnya.
Eh, apa yang terjadi? Mengapa racunku seperti tidak berguna sama sekali? Dan aura ini, bukankah ini seperti aura pemilik kekuatan 'Batu Langit'? Gawat! Aku harus segera melapor kepada Tuan Liiu Yanhui! batin Lin Zhangyu.
Swoosshhh!
Duarr!
"Agghhh!"
__ADS_1
Tubuh Lin Zhangyu terhempas beberapa meter setelah terkena serangan yang di lancarkan oleh Liiu Yaoshan.
"Sialan!" rutuk Lin Zhangyu sambil mengurut dadanya.
Wuusshhh!
Baru saja dia mencoba untuk berdiri, Liiu Yaoshan sudah dalam sekejap berada di hadapannya.
Bughh!
Sebuah pukulan keras langsung mengenai perut Lin Zhangyu.
Huekk!
Lin Zhangyu memuntahkan cairan hijau pekat dari mulutnya.
"Menjijikkan!" cibir Liiu Yaoshan.
Berada sangat dekat dengan Liiu Yaoshan, membuat Lin Zhangyu bisa melihat wajahnya dengan jelas.
"kau! Kau Putranya Liiu Donghai?!" seru Lin Zhangyu.
Liiu Yaoshan berdecih tak suka ketika Lin Zhangyu menyebut nama Ayahnya dengan tidak sopan.
"Ayahku adalah Penguasa Langit! Berani sekali kau memanggil namanya dengan mulut kotormu itu!"
Bugghhh!
Krakk~
"Agghhh!"
Kembali, Lin Zhangyu berteriak kesakitan setelah pukulan Liiu Yaoshan yang lebih keras mengenai perutnya untuk kedua kali.
Sebenarnya, Lin Zhangyu tidak akan sesakit ini jika menggunakan tubuh aslinya. Namun karena saat ini dia sedang berada di tubuh Wali Kota, mau tidak mau dia harus merasakan juga rasa sakit akibat pukulan yang mengandung tenaga dalam dari Liiu Yaoshan.
"Bajingan! Kau belum tahu siapa aku? Aku akan memakanmu hidup-hidup!" teriak Lin Zhangyu dengan raut wajah mengernyit menahan sakit.
"Heh, kau pikir aku bodoh? Tentu aku tahu siapa kamu! Kamu, siluman menjijikkan ajudan Pamanku, bukan?" sindir Liiu Yaoshan.
"Brengsek!" muka Lin Zhangyu merah padam setelah Liiu Yaoshan menyebutnya sebagai siluman yang menjijikkan.
Tidak, dia tidak bisa menerima penghinaan ini!
Bibir Lin Zhangyu berkomat-kamit melapalkan sebuah ajian. Entah apa yang akan di lakukan saat ini, yang jelas, tubuhnya kini mulai di selimuti asap tipis berwarna hijau.
Wuusshhh!
Setelah asap lenyap, tubuh Lin Zhangyu berganti rupa menjadi gurita raksasa.
__ADS_1
Para pengawal yang menyaksikan kejadian ini, merasa terkejut bukan main.
Mereka tidak menyangka, jika sang Wali Kota yang mereka dukung selama ini ternyata adalah jelmaan dari siluman gurita yang sangat menakutkan.