Penjaga Setia Di Kala Kubuta

Penjaga Setia Di Kala Kubuta
Maut


__ADS_3

...Percaya atau tidak percaya, namun yang namanya meninggal itu pasti ada untuk kita semua...


...…...


"Ummy!" panggil sosok gadis cantik yang berbalutkan khimar berwarna pink muda. Dia merupakan anak kedua dari Putri Syafi'i dan Reza Juliando. Gadis itu berlari kecil untuk menghampiri Sang Ummy yang sudah terlihat begitu cantik malam ini.


"Wah, anak Ummy udah semakin cantik aja ya, apalagi pakai jilbab pink, kecantikannya jadi semakin bertambah." seru Sang Ummy dengan bangganya. "Alhamdulillah Ummy, kecantikan Syafira ini adalah sebuah anugrah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk Syafira, Ummy." ujar gadis itu, yang semakin membuat Sang Ummy menjadi bangga memiliki putri seperti dirinya.


Putri pun tersenyum, "Alhamdulillah, Ummy bangga punya anak seperti kamu, Nak. Ummy harap, jika suatu saat nanti Ummy dan Abimu sudah tidak ada di dunia ini lagi, kamu bisa menjaga dirimu dengan baik, seperti sekarang kamu menjaga dirimu." Mendengar hal itu, seketika gadis itupun menegang di tempatnya, ada sebuah perasaan tidak enak di hatinya dan ada sebuah perasaan takut di sana. "Ummy tidak boleh bicara kayak gitu, Ummy. Syafira yakin, Ummy pasti akan jagain Syafira selamanya."

__ADS_1


Lagi dan lagi, Putri kembali tersenyum. "Syafira, tidak ada makhluk ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu yang akan kekal selamanya di dunia ini, kita semua ini pasti akan mati pada akhirnya, baik nanti ataupun besok, tidak ada yang tahu sayang."


"Um-" Belum sempat gadis itu berbicara, tiba-tiba Reza, Sang Abi langsung merangkul kedua wanita yang berbeda usia itu ke depan halaman rumah mereka. "Kalau bicara terus, kita kapan perginya?" tanya Reza sambil melirik kedua wanita yang berstatus sebagai ibu dan anak itu.


"Abi, nggak boleh memotong pembicaraan orang ...." rengek gadis itu yang memberhentikan langkahnya. Spontan Sang Abi dan Sang Ummy pun juga ikut berhenti.


"Anak Abi, ngambeknya nanti aja ya, kalau sekarang kita harus pergi, karena Abi sudah telat, ayo Sayang!" Kalau Sang Abi sudah berbicara seperti ini, apa boleh buat lagi? Karena gadis itu tidak akan berani untuk melawan pada permintaan dan perintah Sang Abi. "Baiklah, Abi." Akhirnya, mereka bertiga pun memasuki mobil yang sudah terparkir di depan halaman rumah yang terbilang megah itu.


Tak ada yang tahu, kapan maut akan datang dan apa yang akan terjadi selanjutnya pada malam ini. Sempat terbesit ketakutan di dalam hatinya, namun gadis itu berusaha untuk tetap tenang. Gadis itupun mencoba beristighfar sebanyak-banyaknya. Namun, di saat istighfarannya yang ke-100, ada sebuah lampu mobil yang sangat menyilaukan mata. Lama-kelamaan mobil itupun mendekat ke arah mobil mereka dan ...

__ADS_1


Brakkkk!!


Mobil yang dinaiki oleh gadis itu dan kedua orang tuanya pun terpelenting begitu saja, sedangkan mobil yang menabraknya tadi sudah terhenti dalam keadaan yang sedikit rusak. Orang-orang yang berada di dalam mobil itupun langsung berlarian keluar dan mengejar mobil yang sudah ditabraknya tadi. Dan tidak hanya mereka yang menghampiri mobil itu, namun semua orang yang berada di kawasan itu juga langsung menghampiri mobil tersebut dan mengeluarkan orang-orang yang ada di dalamnya.


Sangat mengenaskan. Gadis yang tadinya berlalut jilbab pink, sekarang sudah digantikan dengan warna merah, yang tak lain adalah noda darah. Dan begitu juga dengan kedua orang tuanya yang juga sudah dilumuri oleh banyak darah.


"Bunda," panggil lelaki muda itu kepada sosok wanita yang ada di sampingnya. Wanita yang mana istri dari seorang pria yang tanpa sengaja sudah menabrak mobil keluarga gadis itu.


"Reval, kamu nggak pa-pa, Nak?" tanya wanita itu yang mengerti dengan keadaan anaknya, yang mana anaknya mengalami phobia terhadap darah. Setiap kali dia melihat darah, dia pasti akan merasakan pusing dan bahkan mual, lalu dia juga akan mengalami ketakutan yang sangat luar biasa.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, ambulan pun datang dan langsung membawa keluarga gadis itu ke rumah sakit. Keluarga lelaki itupun juga ikut ke rumah sakit, karena mereka juga ingin bertanggung jawab atas kecelakaan ini.


__ADS_2