Penyembuh Hatiku

Penyembuh Hatiku
Bab 36. Dilakukan bersama sama


__ADS_3

Kedua orang tua mereka datang menghampir dan menenangkan keduanya. Meski penuh air mata keduanya mencoba tenang dalam pelukkan Papa dan Mama mereka.


Keluar dari rumah sakit dengan masing masing tangan dari kedua bocah itu di perban dan di pasangkan papan bidai.


Dari analisis dokter, kedua anak laki laki itu mengalami patah tulang lengan.


Siapa lagi keduanya kalau bukan Nejira dan Oricima.


Nejira dengan tangan kirinya yang patah, dan Oricima dengan tangan kanannya yang patah.


Meski dengan rasa sakit keduanya berusaha tak menangis lagi seperti tadi.


Entah bagaimana kejadiannya bisa bisanya mereka saling bertabrakkan dan mengakibatkan patah tulang tangan kanan dan kiri masing masing.


Beberapa hari di lewati Nejira dan Oricima dengan satu tangan. Tapi saat makan tiba keduanya kebingungan. Papa dan Mama mereka kala itu sudah berangkat kerja, meminta bantuan pada para Bibi keduanya malu.


Kedua laki laki kecil berumur 7 tahun itu saling pandang satu sama lain.


"Oricima, aku kidal. Aku gak bisa pake sendok dengan tangan kanan" Lirih Nejira duluan mengakui.


"Aku juga gak bisa makan pake tangan kiri, ini bukan aku" Balas Oricima.


"Tapi aku coba suapi kamu! Kayaknya bisa deh, tinggal suap aja 'kan" Ide Oricima sebagai kakak.


"Eeemm cobalah" Nejira mengangguk setuju.

__ADS_1


Oricim berusaha sebisanya menyendokkan bubur itu, tapi tangan kirinya terlalu payah untuk melakukan itu, apalagi ia bukan kidal seperti Nejira.


Nejira yang gemas melihat sang Kakak kembaran tak kunjung mendapatkan satu suapan, akhirnya dengan satu sendok di tangan kanannya, Nejira membantu Oricima menyendokkan bubur itu.


Nejira mengumpulkan bubur itu di satu tempat, dan menahannya sampai sendok Oricima menyendoknya dan memasukkannya dalam mulut Nejira dengan baik.


"Eeeeeee berhasil!" Seru keduanya.


"Lagi lagi!" Ajak Oricima.


Setelahnya, percobaan kedua dan seterusnya lancar lancar saja sampai keduanya benar benar kenyang.


****


Oricima kecil melihat jam di dinding, sebentar lagi ia harus les bahasa Inggris, tapi ia sendiri belum mandi.


"Nejira, kamu gak mau mandi gitu? Aku ... " Ucapan Oricima menggantung.


Nejira bangkit dan melirik wajah sang kakak. Setelahnya di lirik jam yang ada di ponselnya.


"Ayo kita mandi sama sama, aku gerah gak mandi!" Ajak Nejira dengan inisiatifnya, ia tahu niat belajar Oricima tidak bisa di tandinginya, meski dalam keadaan sakit Oricima tetap ingin belajar.


Di dalam kamar mandi, entah itu Oricima atau pun Nejira, keduanya kesusahan membuka baju, apalagi tangan mereka belum bisa di gerakkan sepenuhnya.


"Sini aku bantu!" Oricima mendekati Nejira.

__ADS_1


"Awas jangan gelitiki aku ya!" was was Nejira.


"Gak akan"


Oricima di bantu tangan Nejira yang satunya lagi, membuka perlahan baju yang di kenakan Nejira.


Untungnya baju yang di kenakan Nejira sejenis piama dengan kancing yang mudan di lepas.


Begitu sebaliknya Oricima, Nejira yang membantunya melepaskan baju dan celana.


Oricima yang pertama menyentuh air tapiĀ  Nejira yang kedinginan melihatnya bulu romanya sampai merinding merasakan dingin dari percikkan air Oricima.


"Kenapa kamu tahan banget airnya, itukan dingin" Cicitnya.


"Gak kok, kalau udah kebiasa. Aku mandi biasanya lebih pagi dari pada ini. Ayo kamu juga mandi!" Titah Oricima kecil dan sengaja memercikkan air ke arah Nejira.


Seketika itu juga Nejira menjerit kedinginan. Sedangkan Oricima tertawa puas melihat wajah terkejut Nejira.


Lanjut selesai mandi, keduanya mengenakan baju, tentu dengan bantuan satu sama lain. Kali ini Oricima memilih baju kemeja berwarna kuning saja. Sedangkan Nejira juga mencari banu ya g mudah di kenakannya, akhirnha tak ada pilihan lain, Nejira juga sama memilih kemeja seperti Oricima tapi berbeda warnanya.


Keduanya saling lirik setelah sudah mengenakan celana dan baju bersama sama.


"Sepeti melihat cermin sendiri" Lirih keduanya bersamaan.


###

__ADS_1


Cute cute abis kan???? Aduhh Nejira kecil, takut mandi pagi, Oricima sejak kecil udah dewasa tapi pas dewasa kayak anak kecil huh dasar ya Oricima.


__ADS_2