Perjalanan Cinta Ghufa

Perjalanan Cinta Ghufa
Lirik lagu yang membongkar rahasia


__ADS_3

Resti masih tercengang oleh pemandangan yang ada didepannya. Ia sampai meragukan penglihatannya sendiri. Apakah pendengarannya juga mengalami masalah? batinnya yang masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat dan dengar.


Ini serius? Judika ada disini?


Dentingan gitar dan nyanyian yang terdengar ditelinganya tak cukup untuk memastikan keberadaan sang diva.


Rasa terkejutnya membuat ia melewatkan begitu saja satu lagu berlalu. Sedangkan ketiga sahabatnya sudah ikutan larut dan mengiringi nyanyian yang dibawakan Judika.


Setelah menyelesaikan lagu pertamanya, barulah perkenalan resmi antara penggemar dan sang idola berlangsung.


Yang pada awalnya Resti hanya terperanjat. Sekarang ia yang mendominasi sang diva. Tidak hanya duet dengan idolanya ia juga bertindak layaknya host sebuah acara yang mengupas habis kehidupan sang bintang tamu.


Kata "Uncle" pun diputuskan sebagai kata panggilan, karena sangat tidak sopan jika harus memangil nama. Walaupun itu nama panggung.


Selain lagu-lagu hits dari Judika, mereka juga merequest lagu dari penyanyi lain untuk berduet. Resti bahkan mendapat pujian karena suaranya yang khas dan merdu. Ia diminta untuk ikut kontes menyanyi untuk mengembangkan bakatnya. Namun ditolak Resti dengan alasan tidak mau jadi artis.


Mereka bersenang-senang sampai tidak menyadari jika mereka sudah menghabiskan waktu selama dua jam.


Waktunya berpisah dengan sang diva saat kendaraan yang ditumpanginya sudah keluar tol Cilegon Barat. Mereka menuju titik temu dengan mobil elf yang akan membawa mereka ke Sumur dan mobil yang akan ditumpangi oleh Judika untuk mengantarkannya kembali.


Acara foto-foto pun mereka lakukan kembali saat mereka sudah sampai di titik temu. Kali ini mereka meminta tolong untuk difotokan.


Hanya Rendi dan Ryan saja yang terlihat saat acara perpisahaan dengan sang diva. Bimo tak muncul dan memilih untuk tidur dikursinya dengan muka yang ditutup oleh topi. Ia menepati janjinya kepada Ghufa untuk tidak menampakkan diri disekitarnya.


Resti tak berhenti berceloteh mengenai kejutan yang didapatnya, ia tak menyangka jika kekasihnya rela mengeluarkan uang untuk mendatangkan idolanya. Walaupun ia tidak tahu nominal bayarannya namun yang pasti kocek yang dikeluarkan sangat dalam.


Rendi menanggapinya hanya sebatas formalitas. Ia memendam rasa kecewanya. Ucapan Resti yang berniat untuk memutuskan hubungan dengannya dengan membawa Andre ikut liburan terlintas dibenaknya.


***


Untung aja gw ga jadi ngejalanin rencana gw, ucap Resti dengan penuh syukur.


Ternyata gw salah menilai Rendi selama ini, dia cocok sama lo Res, ucap Ghufa mengemukakan pendapatnya. Singkirkan nama Andre dari hati lo, saran Ghufa.


Kebayang gak klo seandainya Resti ngejalanin rencananya? Orang yang begitu dicintai, mencampakkannya dengan alasan bosan dikekang. Bahkan dia membawa laki-laki lain untuk menggantikannya saat acara liburan mereka, ujar Queen yang ikut nimbrung.


Klo itu terjadi, Resti akan menjadi wanita terkejam yang pernah kita kenal. Klo pendapat Uncle bagaimana? tanya Jenika.


Hubungan itu harus dilandasi kejujuran, Uncle tidak tahu detail permasalahan kalian. Namun jika boleh Uncle kasih saran, Resti harus jujur sama pacarnya, namanya siapa tadi? tanya Judika.


Rendi, sebut mereka kompak.


Jadi Resti harus jujur kepada Rendi mengenai apa yang dirasakan Resti. Salah kalau kamu malah mencari laki-laki lain untuk memutuskan hubungan kalian.


Tidak ada manusia yang sempurna, yang ada kita saling melengkapi.


Dentingan gitar mulai terdengar kembali, Judika menyanyikan lagu "Cinta Satukan Kita". Kali ini tidak ada yang menemani Judika duet. Mereka menghayati setiap bait yang terucap dari bibir sang diva. 


"Dia sepi di sini


Tak seperti yang lain


Walau sudah takdirnya


Namun dia tetap tersenyum


Bahagialah bila


Kau masih punya mimpi


Hidup hanya sekali


Berikanlah yang terbaik


Merindukan purnama

__ADS_1


Bertahan walau di dalam duka


Bersyukurnyalah kita


Masih banyak yang sayangi kita


Merindukan purnama


Meraih cinta


Cinta yang menyatukan kita


Bahagialah bila


Kau masih punya mimpi


Hidup hanya sekali


Berikanlah yang terbaik


Merindukan purnama


Bertahan walau di dalam duka


Bersyukurnyalah kita


Masih banyak yang sayangi kita


Merindukan purnama


Meraih cinta


Cinta yang menyatukan kita


Merindukan purnama


Bertahan walau di dalam duka


Bersyukurnyalah kita


Masih banyak yang sayangi kita


Merindukan purnama


Meraih cinta


Cinta yang menyatukan kita"


Setelah lagu tersebut selesai, Judika melanjutkan dengan lagu "Jadi Aku sebentar saja".


"Seandainya kamu merasakan


Jadi aku sebentar saja


Takkan sanggup hatimu terima


Sakit ini begitu parah"


Penggalan lirik lagu tersebut menyadarkan Resti, jika ia sudah salah selama ini, ia selalu melihat hubungannya dengan Rendi dari sisi dirinya saja. Walaupun dimulut ia selalu berucap semua yang dilakukan Rendi untuk kebaikannya, namun sebenarnya tidak selamanya seperti itu. Untungnya ia tak jadi melakukan tindakan bodoh.


***


Walaupun pada akhirnya Resti tidak melakukan rencananya. Namun niat untuk meninggalkannya sudah terlanjur menimbulkan luka dihatinya. Karena terlalu bahagia dan kelelahan Resti tidak menyadari perubahan mood kekasihnya tersebut.


Di dalam angkutan mikrolet dipasang kamera seperti yang terdapat di mobil elf. Kamera tersebut terhubung online di telephone genggam milik Rendi. Sehingga ia dapat melihat dan mendengar semua hal yang dilakukan dan dikatakan di dalam mikrolet tersebut.

__ADS_1


Hal tersebut luput dari pemikiran Resti dan yang lainnya, sehingga tanpa mereka sadari, semua rahasia mereka diketahui oleh orang yang berada di dalam mobil elf.


Tak terkecuali kegalauan hati Ghufa. Kebimbangan hatinya untuk memilih diantara Dhika dan Ryan serta kejadian yang melibatkan Bimo dimalam saat Ryan mengantarnya ke rumah Resti, membuat Ryan terkejut.


Apalagi saat mendengar Ghufa menyanyikan lagu dua hati milik Siti Liza. Yang ia yakini Ghufa melakukannya dengan penuh penghayatan, mungkin karena memang liriknya sangat pas dengan kondisinya.


" Terjerat, ku diantara


Dua hati yang tak pernah ku mengerti


Setelah banyak cinta,


Kuserahkan untuk dia yang menyakiti


Hidupku, merapuh karenanya


Lalu kau hadir menguatkan langkahku


Seakan-akan kamu


Tak izinkan aku menangis lagi


Bagaimana.. caraku untuk memilikimu


Bila dia masih bersamaku


Tak ingin ku bodohi dirinya...


Haruskah ku...


Tersiksa oleh suatu dilema...


Ku ingin kau mampu memahami..


Dua hati yang ku cinta..


Hidupku, merapuh karenanya


Lalu kau hadir menguatkan langkahku


Seakan-akan kamu


Tak izinkan aku menangis lagi


Bagaimana.. caraku untuk memilikimu


Bila dia masih bersamaku


Tak ingin ku bodohi dirinya...


Haruskah ku...


Tersiksa oleh suatu dilema...


Ku ingin kau mampu memahami..


Dua hati yang ku cinta.."


Lirik lagu tersebut terngiang-ngiang diotak Ryan. Ia beberapa kali mencoba melepaskan Ghufa, namun sifat egonya yang sudah menetapkan Ghufa miliknya selalu mematahkan usahanya.


Namun setelah mendengar curahan hati Ghufa, ia akan mencobanya sekali lagi.


Sepanjang perjalanan Anyer-Carita menuju labuan dan dilanjutkan menuju Taragong-Citeurup-Cigeulis-Cibaliung-Cimanggu dan akhirnya sampai juga di Sumur. Ghufa dan ketiga sahabatnya tidur terlelap. Semalam mereka kurang tidur dan tadi mereka kelelahan setelah bernyanyi dan teriak-teriak tidak jelas.


Berbeda dengan kondisi Rendi, Ryan dan Bimo. Mereka mempunyai hal yang tidak dapat membuat mereka tertidur.

__ADS_1


__ADS_2