
Untuk saat ini aku belum memikirkan untuk berumah tangga, aku belum siap menghadapi masalah yang datang silih berganti, apa lagi aku juga takut, takut karena ibuk juga pernah gagal membina rumah tangga, entah lah aku tidak terlalu memusing kan soal pernikahan, aku juga tidak peduli dengan umur aku yang sudah tua sendiri di kampung.
Aku lebih fokus untuk bekerja dan menabung, agar aku punya tabungan sendiri dan tidak menyusah kan ibuk.
Hari berganti hari aku selalu fokus dalam bekerja, aku tidak mau lagi memikirkan omongannya mas Anto, biarlah waktu yang menjawab semuanya kalau aku mikirin masalah jodoh terus yang ada aku malah tidak fokus bekerja.
Pagi hari di rumah bu Tri seperti biasa aku bangun pagi mencuci, dan memasak untuk sarapan. tidak lupa juga selalu di bantuin sama bu Tri tentunya, saat aku lagi fokus memasak tiba tiba bu Tri bertanya pertanyaan yang membuat aku mengerut kan dahi.
' Tia ibu mau tanya sesuatu sama kamu, tapi kamu jawab yang jujur ya.?
' Mau tanya apa ya bu.? aku sudah berfikir yang tidak tidak, takut bu Tri ada kehilangan sesuatu.
__ADS_1
' Begini Tia ibu lihat seperti nya hubungan kamu sama Soni semakin hari semakin dekat, apa kalian ada hubungan yang serius.?
Waduh..kacau ini mah, ternyata selama ini kedekatan aku sama mas Soni di pantau sama bu Tri, aahh.. gara gara mas Soni aku jadi tersangka lagi, batin ku berteriak.
' Maaf bu saya tidak ada hubungan yang serius dengan mas Soni, saya di sini hanya fokus bekerja saja, memang benar selama ini saya dekat dengan mas Soni tetapi saya hanya menganggap mas Soni seperti kakak bu.! lagian saya dengan mas Soni tidak sebanding bu, jadi saya juga sadar diri, kalau saya bukan siapa siapa.
' Kalau kalian ada hubungan ibu tidak masalah kok Tia ibu sangat mendukung keputusan kalian, ibu rasa Soni orang nya tidak seperti itu, ibu tahu betul sifat nya Soni, dia tidak pernah sedekat ini sama perempuan selama ini kecuali sama kamu, makanya ibu bertanya sama kamu.
' Mmm, saat ini saya belum memikir kan untuk berpacaran bu, menurut saya berpacaran hanya membuang buang waktu saja, saya ingin fokus bekerja dulu bu, mungkin nanti langsung menikah saja kalau sudah mendapat kan jodoh nya.
' Iya bu,''
__ADS_1
Selesai mempertanyakan hubungan aku dengan mas Soni, bu Tri tidak bertanya lagi ia langsung melanjut kan pekerjaan nya lagi membantu mengupas bawang. aku sendiri juga langsung melanjut kan memasak, takut ke siangan, nanti malah sarapan nya belum matang lagi.
Syukur lah bu Tri tidak bertanya lagi, kalau bu Tri masih mempertanyakan soal mas Soni aku harus menjawab apa.? aku sendiri tidak tahu perasaan mas Soni ke aku, dan aku sendiri tidak mau berharap sesuatu yang mustahil.
Bu Tri memang sudah seperti ibu sendiri, selalu menasihati aku selalu memberi dukungan untuk ku selagi itu perbuatan yang baik, karena itu lah aku merasa nyaman tinggal di rumah bu Tri.
Untung nya bu Tri tidak pernah menyudut kan aku, bu Tri selalu paham dengan keputusan ku, senang sekali bisa punya majikan sekaligus menjadi ibu dan penasehat untuk aku.
.
.
__ADS_1
.
.