
acara pertunangan mbak mia sudah selesai, dan keluarga dari calon suami mbak mia juga sudah pulang, aku dan adik adik membersih kan rumah mencuci piring gelas yang kotor.
sedang kan mbak mia dan ibuk berbincang bincang bersama calon suami mbak mia.
setelah selesai mencuci piring kotor aku ikut ke depan, aku duduk di dekat ibuk.
"mas perkenal kan ini adik ku tia! ucap mbak mia.
" halo tia" saya calon suami mbak mia, nama saya "raka" mengulur kan tangan nya.
" halo juga mas nama saya tia! aku menjabat tangan mas raka.
di sini memang aku sendiri yang belum kenal sama mas raka, karena setiap di ajak ke rumah aku tidak ada di rumah, karena ini pertama kali nya aku dan mas raka ketemu makanya baru kenalan.
" kerja di mana tia? tanya mas raka.
" aku kerja di kota mas!.
" sudah lama kerja nya?"
" lumayan mas sudah satu setengah tahun!
" mmmm"
hanya itu obrolan aku sama mas raka, selebih nya aku hanya mendengar kan saja,
sebener nya aku orang nya pendiam tidak bisa merangkai kata dalam cerita, makan nya aku hanya jadi pendengar saja, hanya sesekali aku menyahut kalau di tanya.
berbeda lagi kalau sudah ngobrol sama mas soni, pasti ada saja kata kata yang keluar, mengalir begitu saja seperti air terjun.
__ADS_1
satelah dua hari aku di rumah aku sudah mau berangkat kerja lagi, tiba tiba ada orang yang datang ke rumah.
" permisi.."
" iya" ada apa ya? tanya ku.
" andre nya ada mbak?
" ada ayok silah kan masuk pak!.
aku mempersilah kan masuk gak enak kalau bicara sambil berdiri kesan nya gak sopan.
" silah kan duduk dulu pak aku panggil kan andre.
" iya mbak terimakasih"
lalu aku bergegas ke belakang mencari andre dan ibuk. karena andre dan ibuk lagi di kebun belakang sedang menanam sayuran.
" iya mbak ada apa?
" itu ada yang nyari kamu?
" siapa tia? tanya ibuk.
" gak tahu buk di depan ada bapak bapak nyariin andre.
ibuk dan andre langsung bergegas ke depan karena penasaran juga, siapa yang mencari andre dan ada keperluan apa, karena tadi aku tidak sempat menayakan.
" ada apa ya pak mencari anak saya? tanya ibuk.
__ADS_1
" begini buk saya kesini dan tahu alam ibuk dari bagas.
bagas adalah tetangga kami dulu adik kelas ku waktu SD.
" oohh bagas, iya pak bagas tetangga saya! ucap ibuk.
" begini buk saya sedang mencari karyawan untuk bekerja di pabrik saya, dan kebetulan bagas bekerja di pabrik adik saya, bagas bilang katanya tetangga nya ada yang nganggur di rumah, siapa tahu mau bekerja begitu.
" pabrik apa ya pak? tanya ku ikut bicara.
" di pabrik roti mbak!
setelah aku tanyakan semua, antara pekerjaan gaji dan waktu ,semua sudah jelas kini tinggal andre nya mau apa tidak.
" bagai mana ndre apa kamu mau? tanya ibuk.
" iya buk andre mau!
" kamu beneran mau bekerja ndre? tidak pikir pikir dulu? tanya ibuk.
"tidak buk aku mau mencoba dulu, buat pengalaman juga.
" ya sudah tapi kamu harus hati hati kalau bekerja satul hal yang harus kamu ingat, yaitu kejujuran, nasehat ibuk.
" iya buk pasti andre ingat!.
andre telah menerima pekerjaan, dan ini untuk pertama kali nya andre akan ikut orang, sudah pasti ibuk akan sedih, karena satu persatu anak anak nya sudah bekerja, dan itu arti nya akan jarang anak anak nya berada di rumah, tapi ibuk juga tidak egois karena ibuk paham anak anak nya juga butuh pengalaman, butuh mengenal dunia luar.
.
__ADS_1
.
.