
semua sibuk dengan kegiatan masing masing, sehingga kami tidak pernah berkomunikasi, tapu sekarang mas anto sudah punya hp, jadi bisa setiap waktu tanya kabar, sekarang tinggal andre yang belum ada kabar, entah bagai mana kabar nya andre sekarang.
sejak andre memutus kan untuk bekerja, sampai sekarang belum ada kabar sama sekali, karena andre juga tidak punya hp jadi susah untuk menanyai kabar nya.
sejak aku di telfon sama mas anto, kini sudah dua minggu aku tidak memberi kabar mas anto atau pun mbak mia.
hari ini aku tidak terlalu banyak pekerjaan, dan anak anak lagi tidur siang.
enak nya ngapain ya..? anak anak lagi istirahat mau ikut tidur tidak bisa tidur, mm..apa aku telfon mas anto saja ya? siapa tahu mas anto juga tidak sibuk, aku coba lah!
Tring..Tring..Tring..
hallo tia ada apa?
tidak ada apa apa mas bagai mana kabar mas anto? tanya ku.
aku baik baik saja tia!
lagi sibuk gak mas?
tidak juga memang nya kenapa tia?
telfon nya kita sambungin sama mbak mia yuk mas? siapa tahu mbak mia juga tidal sibuk.
boleh sambungin saja tia, lagian aku juga belum memberi kabar sama mbak mia !.
lalu aku menyambungkan telfon ke mbak mia, supaya kita bisa ngobrol bareng ,walaupun kita berjauhan dan tidak bersama, tapi dengan suara pun sudah terasa dekat,
Tring..Tring..Tring.. 'hallo tia.
__ADS_1
hallo mbak mia, lagi sibuk gak mbak? ucap ku semangat.
aku sangat semangat karena ini pertama kali nya, aku akan menelfon sama mas anto dan mbak mia dalam jarak yang sangat jauh yaitu ditempat kerja masing masing.
tidak memang nya ada apa tia?
gak ada apa apa sih mbak hanya pengen telfon saja!.
mbak mia,, ini ada mas anto juga lho!
oh..ya..anto sudah pulang?
belum mbak tapi di telfon juga!
mbak mia juga kelihatan antusias mendengar ada mas anto.
hallo anto..!
bagai mana kabar kamu anto?
aku baik baik saja mbak!
ini pertama kali nya juga mas anto dan mbak mia bertukar kabar.
mbak mia sendiri apa kabar?
mbak baik baik saja anto!
oh..ya mbak kata tia mbak sudah bertunangan?
__ADS_1
iya anto mbak beberapa hari yang lalu sudah bertunangan!. aku menelfon mas dio tapi tidak bisa.
mbak mia memang sempat menghubungi mas dio, untuk menyampai kan kabar pertunangan nya tapi nomor mas dio tidak bisa di hubungi.
oh..iya mbak nomor mas dio sudah ganti karena sudah mati lupa di isi pulsa kata nya.
ohh begitu!
mas anto kapan pulang? aku bertanya.
belum tahu tia kan baru beberapa bulan, nanti lah kalau sudah ada satu tahun, sayang juga buat beli tiket nya.!
yahh...masih lama dong?
aku sedikit kecewa karena harus menunggu satu tahun mas anto baru pulang, meskipun di rumah kita tidak terlalu dekat tapi kalau berjauhan kengen juga.
nama nya juga kerja tia ya harus sabar, lagian mas anto kerja nya juga jauh di bali, tidak bisa sewaktu waktu pulang, tiket kapal kan juga mahal sayang uang nya kalau harus bolak balik beli tiket. ucap mbak mia menimpali.
yah sudah tia, mas anto mau kerja dulu, sudah dulu ya mbak kapan kapan di sambung lagi.!
iya mbak mia juga mau kerja lagi, tia kamu hati hati kalau kerja jaga diri baik baik.!
"iya mba, mas"
sabungan telfon pun terputus, hhhh aku menghela nafas, rasanya susah sekali mau berkumpul keluarga seperti dulu, batinku sedih.
.
.
__ADS_1
.