
aku harus menabung agar aku juga bisa membeli sepeda motor sendiri, supaya kemana mana tidak perlu repot repot naik bus lagi dan aku kuga bisa mengajak ibuk jalan jalan.
beberapa hari lagi akan mengadakan pesta pernikahan nya mbak mia, sekarang sudah mulai pada sibuk mengurus keperluan yang akan di perlukan saat pesta nanti, para tetangga juga berdatangan membantu, karena orang jawa pernikahan nya pun mengikuti adat jawa, dan tau sendiri lah ya adat jawa itu perlengkapan nya banyak banget.
nama nya juga lambe turah di mana mana ya pasti bergosip, yah..seperti ibuk ibuk sekarang ini, sambil ngupas bawang, sambil ngulek cabe, gosip tetap berjalan.
seperti ibu yang satu ini ibu darsi, dia adalah biang nya bergosip, di rumah yang punya hajatan pun tuan rumah nya juga di gosipin, kalau bu darsi yang bicara semua pada percaya, heran aku.?
" heh..ibu ibu tau gak sih..? itu si anto anak nya bu sri masak ya..baru bekerja satu tahun sudah bisa membeli motor.?
" bagus dong buk berarti uang nya tidak buat main main, ucap bu salamah
" alah..pasti tu si anto kerja nya gak bener, mana ada kerja satu tahun bisa membeli motor.! ucap bu darsi ngompiri yang lain.
" ahh..masa sih buk, bu inem menyahut.
" itu si tia juga pasti dia juga gak bener kerja nya.! dulu dia pernah di keluar kan dari pekerjaan nya, gara gara menggoda majikan nya.! ucap bu darsi jadi kompor meleduk.
__ADS_1
" aahh..yang bener bu.? ucap para ibu ibu yang di dapur.
entah mereka percaya atau tidak, tapi para ibu ibu semua terkejut mendengar ucapan bu darsi.
karena dapur dan ruang tengah tidak terlalu jauh jadi aku bisa mendengar apa yang mereka bicarakan, bukan maksud menguping pembicaraan mereka tapi memang mereka tidak tau tempat.
telinga ku sudah risih rasanya mendengar para tetangga yang memfitnah tentang keluarga kami.
sebenernya apa sih maunya mereka, miskin di hina, punya di fitnah, hahh..aku menghela nafas berusaha untuk sabar,
" mas anto dari mana.? kebetulan mas anto lewat.
" sibuk gak mas.?
" gak juga ada apa tia.? mas anto langaung mendekat.
" begini mas aku mau tanya.! mas anto kerja nya apa sih di bali.? kok pulang pulang langsung bisa membeli motor, mas gak kerja yang aneh aneh kan mas.?
__ADS_1
" kamu nih ngomong apa sih tia.? ya nggak mungkinnlah mas anto aneh aneh, mas itu di bali kerja di pabrik, dan gaji nya juga lumayan karena mas sering lembur, motor itu sebagian uang nya aku pinjam sama mas dio,
Oohh..jadi sebagian pinjam uang mas dio, aku kira..? aah..ngapain juga aku ikutan terpengaruh omongan bu darsi, menggelengkan kepala.
"lagian tumben tumben nya kamu nanyain itu tia.?
" tadi aku dengar ibu ibu di dapur pada ngomongin kamu mas, kata nya kamu kerja nya gak benar karena satu tahun bekerja langsung bisa membeli motor,
" terus kamu juga ikutan curiga sama mas.? pasti bu darsi kan kompor nya.?
" iya mas" maaf.
aku merasa bersalah sudah curiga sama mas anto, karena tidak mungkin mas anto aneh aneh.
" kamu itu jangan terlalu percaya sama omongan orang tia yang belum tentu itu benar, apa lagi para tetangga di sini kan kamu tau sendiri, memang dari dulu tidak pernah suka sama keluarga kita.
.
__ADS_1
.
.