Perjalanan Hidup Ku

Perjalanan Hidup Ku
89. masih berusaha mempermalukan ku


__ADS_3

aku tidak mempedulikan ibu ibu yang masih ramai membicarakan soal aku yang akan menuntut mereka,


aku langsung melenggang pergi, biar lah mereka sadar kalau perbuatan nya itu tidak lah benar,kalau mereka masih percaya dengan ucapan nya sella, aku tidak akan segan segan memberi mereka pelajaran terutama sella.


setelah sampai di rumah aku memberikan belajaan nya ke ibuk.


" buk ini belanjaan nya, aku mnyodor kan plastik berisi belanjaan yang aku beli di warung tadi.


" lama banget sih tia.? apa warung nya ramai pembeli.?


" ramai buk" ramai pada bergosip.!


" bergosip.?


ibuk belum ngeh kalau aku kan sekarang jadi artis dadakan di kampung, di mana mana semua orang kenal dengan aku membicarakan aku,


" memang nya mereka gosipin apa sih tia.? pagi pagi kok sudah pada ngumpul bergosip, apa lagi ini kan bulan puasa.


"ya biasa lah buk anak ibuk kan sekarang jadi artis dadakan di kampung apa ibu lupa.?


"astafirullohhalazim" jadi mereka ngomongin kamu.?


" ya iya lah buk memang nya siapa lagi orang yang selalu di fitnah kalau bukan aku.?


" kamu yang sabar ya tia pasti semua akan cepat berlalu.

__ADS_1


aku memang bersabar buk bahkan sabar ku sudah setinggi gunung semeru, tapi aku tidak akan tinggal diam buk aku akan mengusut masalah ini sampai selesai, sampai nama ku bersih di kampung ini, batin ku.


sore hari nya di kampung mengadakan bagi bagi takjil di dekat jalan raya, para remaja dan ibu ibu sangat antusias, aku juga ingin ikut membagikan takjil bersama anak anak remaja, akan tetapi tanggapan mereka semua tidak ada yang menyenang kan.


" hai semua aku bantuin bagi bagi takjil nya ya.? ucap ku menyapa anak anak remaja.


"tidak perlu kamu kan kotor nanti takjil nya ikutan kotor lagi kalau kamu pegang, ucap ana ketua.


sabar tia sabar wajar mereka bicara seperti itu karena mereka tidak tahu yang sebenarnya,huff aku menhela nafas sambil mengelus dada.


" iya kamu tidak perlu batuin, lebih baik kamu urus saja itu cowok cowok simpanan kamu, dia pasti lebih mebutuhkan kamu, ha ha ha..mereka semua tertawa.


" maksud kalian apa ya.? ucap ku.


" kalian tahu dari mana kalau aku melakukan seperti itu.? apa kalian ada bukti nya.? aku masih sabar.


" ada kok saksi nya tuh sella,sambil menunjuk sella", hei..sella sini cepetan, panggil ana.


ternya semua orang sudah termakan sama omongan nya sella, tidak hanya ibu ibu tapi juga para remaja pun ikut terpengaruh.


" ada apa ana.? tanya sella ke ana.


" tuh ada persija.!


" persija.? kamu pikir ini lapangan bola.? ucap sella.

__ADS_1


" maksud aku tuh (permpuan simpanan jadi andalan) persija"


"pfpfpff" kamu ada ada saja si an.!


terserah mereka mau mengatakan aku seperti apa, tunggu saja kebenaran sebentar lagi akan terungkap.


" oh..kamu ikutan bagi bagi takjil juga.? tanya sella ke aku.


" iya memang nya kenapa ini kan tempat umum, lagian juga semua boleh ikut kan.?


" iya kecuali kamu, sella menunjuk ku. apa kamu tidak malu..? masih berani menampakan muka di tempat umum.?


sella tidak bisa di biar kan terus menerus, aku harus secepat nya mengungkap kebenaran, biar dia juga merasakan apa yang aku rasakan.


"hoe..ibu ibu semua ,teriak sella ke ibu ibu yang bagi bagi takjil juga tapi jarak nya agak jauh, liat deh ini ada perempuan simpanan ikut bagi bagi takjil lho.!


apa tidak sebaik nya kita usir saja dia, nanti kalau ada yang kenal sama dia kan malah tambah bikin malu kampung kita lagi. ucap sella mengompori ibu ibu yang lain.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2