Perjalanan Hidup Ku

Perjalanan Hidup Ku
69. acara pernikahan pun selesai


__ADS_3

acara pernikahan telah selesai, hari ini saat nya untuk bersih bersih, para tetangga juga ada yang datang kerumah membantu bersih bersih.


di saat aku lagi sendiri pikiran ku selalu berkelana.


aku masih kepikiran dengan ucapan para anak remaja kemarin,


aku tidak menyangka pikiran mereka sampai kesitu, hanya karena cowok di kampung melirik ku, aku sampai di tuduh memakai guna guna.


benar benar keterlaluan mereka semua, aku hanya bisa marah dalam hati, ini lah diri ku yang hanya sakit dalam diam, tidak bisa melawan jika di rendah kan orang.


saat aku lagi bengong tiba tiba ada yang mengaget kan ku.


'' hoi..


'' aku terlonjak kaget, saking asik nya melamun sampai ada yang datang pun tidak dengar.


' eh.. mas ardi ada apa mas? tanya ku


yah yang mengaget kan aku tadi mas ardi, dia anak nya bu inem yang selalu membantu kami di saat kami susah dulu.


'' ngelamunin apa sih tia.? sampai aku datang aja kamu gak dengar.!


'' he he maaf mas aku lagi mikirin pekerjaan.ucap ku bohong.

__ADS_1


'' memang nya kenapa dengan pekerjaan nya.?


'' tidak apa apa mas aku masih kangen aja sama keluarga, tapi aku juga harus balik kerja lagi.


sebenar nya itu hanya alasan aku saja supaya mas ardi tidak banyak tanya.


'' tia aku mau tanya sesuatu sama kamu.!


''' tanya apa mas.?


'' aku dengar kemarin banyak orang yang membicarakan kamu, kalau kamu itu pake guna guna untuk memikat para laki laki, apa itu benar tia.?


'' menurut mas ardi.?


'' aku bingung juga tia, tapi dari yang aku lihat banyak anak kampung sini yang mengidola kan kamu.


'' ya..antara percaya dan tidak, makanya mas tanya langsung sama kamu.


berarti mas ardi sama saja seperti mereka, kalau mas percaya sama aku ngapain mas ardi menayakan itu sama aku, batin ku.


'' yah seperti yang mas ketahui.


'' jadi benar tia.? apa yang di bilang anak anak kemarin.?

__ADS_1


'' aku bilang tidak pun juga semua orang tidak akan percaya mas, lagian juga aku tidak ada bukti untuk aku perlihat kan sama kalian.ucap ku sedih,


tanpa di minta air mata ku sudah menetes, pertahanan yang sejak kemarin aku jaga runtuh sudah, saat mas ardi orang yang aku percaya di kampung, dan dia sudah menganggap ku seperti adik nya sendiri kini juga ikut menyalah kan aku.


'' maaf tia kalau aku tadi tidak percaya sama kamu.!


'' tidak apa apa mas, memang orang miskin itu tempat nya di hina, tempat nya salah aku sudah tidak heran lagi karena itu sudah makanan aku dari kecil.


aku menghapus air mata ku, aku tidak mau terlihat cengeng di depan orang.


'' ya sudah mas pergi dulu ya tia.?


'' iya mas''


kelihatan nya mas ardi merasa tidak enak, karena sudah membuat aku menangis, hanya karena tuduhan nya yang belum tentu benar.


biar lah orang menilai aku seperti apa, aku menjelas kan panjang lebar juga tidak akan ada yang percaya,


memang dasar nya mereka sudah tidak suka mau aku, mau aku jelas kan sampai mulut berbusa juga tetap saja aku yang salah


satu hal yang aku camkan yang penting aku tidak merugikan mereka, aku tidak minta makan sama mereka.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2