
pagi ini aku tidak lagi jalan jalan keliling kampung, karena aku lagi tidak ingin buang buang tenaga jika bertemu sama ibu ibu kampung,
aku harus benar benar kuat jika benar orang orang kampung akan mengusir ku nanti, apa pun yang terjadi aku harus bisa menyelesai kan masalah ini hari ini juga,
pagi ini perasaan ku antara resah dan gelisah, karena memikir kan masalah pasti sebentar lagi orang kampung akan datang mengusir ku.
apa aku telfon mas soni dulu ya,? supaya mas soni bisa meyakin kan aku, agar aku bisa tenang menghadapi masalah nanti.
mmm..baik lah akan aku coba menghubungi mas soni, semoga saja mas soni tidak sibuk.
tring..tring..tring..
" hallo tia ada apa.?
" hallo mas lagi sibuk gak mas.?
" tidak ini kan hari minggu memang nya ada apa.?
" begini mas masalah aku sama ular sawah itu belum selai, semakin aku biar kan dia semakin menjadi, kemarin dia menghasut orang orang kampung untuk mengusir ku, mungkin sebentar lagi mereka datang, apa yang harus aku laku kan mas.?
aku menceritakan semua masalah ku ke mas soni, karena hanya mas soni yang bisa memberi solusi apa lagi menghadapi orang licik seperti sella, harus dengan kekuatan licik juga,
" kamu tinggal memperlihat kan ke semua orang, tentang bukti bukti yang aku kasih ke kamu waktu itu.
" tapi kalau mereka tidak percaya bagai mana mas.?
" kamu tenang saja aku siap di belakang kamu, yang penting kamu harus yakin oke.?
__ADS_1
" iya mas terimakasih"
setelah aku menelfon mas soni hati ku jadi tenang, tidak khawatir lagi,
oke aku harus berani tidak boleh terlihat lemah di hadapan mereka.
tiaaaa...keluar kamu tiaaa.....
ayok cepat keluar..
kalau kmau tidak mau pergi sendiri kami akan menyeret kamu pergi dari sini.
saat aku melamun tiba tiba warga sudah pada datang dan berteriak teriak memnggil ku.
" tia ada apa lagi ini.? tanya ibuk menghampiri ku di ruang tamu.
" a apaa..mengusir.? kamu buat salah apa lagi tia.? ucap ibuk syok.
" aku tidak membuat masalah apa apa kok buk, itu semua juga karena ulah nya si sella, semua warga terhasut sama omongan nya sella.
" ibuk tidak perlu khawatir biar aku yang mengurus warga, ibuk tenang saja aku akan memberekan masalah ini secepat nya.
aku sudah kuat kan tekad kalau aku akan mengungkap siapa sella sebenarnya.
" tia lebih baik kamu di dalam saja biar ibuk yang menemui warga.
lalu ibuk keluar rumah menemui warga.
__ADS_1
" maaf ibu bapak ada apa ini.? ucap ibuk.
" bu sri jangan menyembunyika anak pel***ur itu. cepat suruh dia keluar dia harus pergi dari kampung ini.
" iya dia harus pergi dari sini.
" dia sudah membuat malu kampung ini.
" cepat usir dia dari kampung ini kini sella yang bicara.
" ayo bapak bapak ibu ibu cepat seret dia, dan usir dia dari kapung ini, ucap sella.
"ayoo..
" ayoo..
"ayoo..
" tunggu dulu bapak bapak ibu ibu kalian tidak boleh mengusir tia dari sini, ucap ibuk memelas.
ibuk memohon kepada warga agar warga tidak mengusir ku dari rumah, aku kasihan melihat ibuk memelas seperti itu, sella benar benar keterlaluan dia sudah membuat hidup ku tidak tenang hanya karena dia iri dengan ku.
aku sudah tidak tahan lagi aku langsung keluar rumah,
.
.
__ADS_1
.