Perjalanan Hidup Ku

Perjalanan Hidup Ku
110 Mengutarakan Perasaan


__ADS_3

Deina yang sudah pulang kerumah dia meminta pendapat ibu nya mengenai lamaran nya Soni, saat Deina sampai dirumah kebetulan juga dirumah juga ada mbak Mia, mas Anto, Andre jan juga Ari, semua saudara Deina berkumpul dirumah.


"Dei kamu pulang?"tanya Ibu.


"Iya bu,"jawab Deina lalu masuk kedalam rumah.


"Itu siapa yang didepan mbak?"tanya Andre.


"Oh iya itu mas Soni keponakan nya majikan Deina.


"Kenapa tidak diajak masuk? Andre mas nya diajak masuk?"ucap bu Asri.


"Iya bu,"jawab Andre lalu pergi kedepan rumah menghampiri mas Soni.


"Mas silah kan masuk mas,"ucap Adre.


"Iya,"jawab Soni tersenyum ramah.


Soni langsung masuk kedalam rumah bersama Andre.


"Permisi semua,"ucap Soni.


"Maaf nak rumah ibu memang seperti ada nya,"ucap bu Asri.

__ADS_1


"Tidak apa apa bu, Saya juga tidak pernah memilih milih tempat singgah,"ucap Soni.


"Diminum dulu mas,"ucap Andre membawa beberapa gelas berisi teh hangat.


"Tidak perlu repot repot dek,"ucap Soni.


"Bu, ini nama nya mas Soni, dia keponakan nya majikan Deina,"jelas Deina.


"Oh keponakan majikan kamu, terimakasih ya nak karena sudah mau mengantar Deina sampai rumah."ucap bu Asri.


"Iya bu sama sama, maaf bu sebelum nya, kedatangan saya kesini ingin menyampai kan sesuatu sama ibu,"ucap Soni.


"Sesuatu? sesuatu apa nak Soni?"tanya bu Asri.


"Melamar Deina?"tanya bu Asri terkejut.


"Iya bu, saya ingin menikahi Deina,"ucap Soni lagi.


"Maaf nak Soni bukan nya ibu tidak mengijin kan nya, tapi nak Soni tahu sendiri kan keadaan ibu seperti apa? kami tidak sederajat dengan kekuarga nak Soni,"ucap bu Asri.


"Keluarga saya tidak mempermasalah kan mengenai derajat bu, mama saya juga sudah bertemu sendiri dengan Deina mama sangat mengingin kan Deina menjadi menantu nya,"jelas Soni.


"Bagaimana ya nak? ibu sangat senang sekali jika Deina sudah ada yang melamar nya, tapi perbedaan kita sangat jauh, bagaimana dengan Deina apa kamu sudah setuju dilamar nak Soni Dei?"tanya bu Asri.

__ADS_1


"Deina setuju bu, tapi kembali lagi pada ibu, jika ibu tidak menyetujui nya Deina juga tidak akan menerima nya,"ucap Deina.


"Jika kalian sudah saling suka ibu tidak bisa berbuat apa apa, kapan orang tua kamu akan datang nak? agar melamar Deina secara resmi?"tanya bu Asri.


"Besok bisa bu, Mama juga sudah tidak sabar ingin meminang Deina,"ucap Soni.


"Baik lah,"ucap bu Asri.


Setelah Soni mengungkap kan keinginan nya dia oun kembali oulang dan mengabar kan kabar bahagia itu kepada orang tua nya, Soni sangat bahagia karena lamaran nya diterima dengam baik oleh keluarga Deina, Soni sudah tidak sabar ingin segera memiliki Deina seutuh nya agar tidak ada orang lain yang berani mendekati nya lagi.


Keesokan hari nya Soni kembali mendatangi tumah orang tua Deina bersama kedua orang tua nya dan juga majikan Deina yaitu pak Dodi dan bu Tri, mereka datang beramai ramai kerumah orang tua Deina karena ingin melamar secara resmi sekaligus mencari tanggal pernikahan untuk Soni dan Deina.


"Semat datang di rumah kami pak, bu, seperti ini lah keadaan keluarga Deina,"ucap bu Tri mempersilah kan tamu nya masuk.


"Tidak apa apa bu, kami pun sama, kita dulu juga sama seperti ibu,"ucap ibu nya Soni.


Setelah mereka duduk dan berbincang bincang mereka pun memutus kan tanggal pernikahan untuk Soni dan Deina.


"Baik kalau semua sedah setuju, lalu kapan kita akan mengadakan pernikahan nya?"tanya bu Tri.


"Bagaimana kalau satu bulan lagi, saya rasa lebih cepat lebih baik, tidak perlu menunggu apa pun lagi kan?"tanya papa nya Soni.


"Apa tidak terlalu

__ADS_1


__ADS_2