
mbak mia sebener nya orang nya itu baik dan lembut, tapi kalau mendengar soal keluarga nya ada yang di tindas marah nya bisa melebihi tingkat ubun ubun.
mungkin karena mbak mia anak pertama jadi merasa harus melindungi adik adik nya, dari kecil kami tidak pernah mendapat kan kasih sayang seorang bapak, ibuk sibuk bekerja mencari nafkah, hanya mbak mia lah orang yang selalu menjaga kami, mengajar kan kami tentang banyak hal termasuk dari keras nya hidup.
terkadang aku merasa sedih karena sebentar lagi mbak mia akan menikah, pahlawan ku akan pergi dari ku, dia pasti akan sibuk dengan keluarga nya yang baru.
aku sudah tiga hari cuti kini aku harus berangkat kerja lagi.
pagi sebelum aku berangkat kerja, aku berbincang bincang bersama andre dan ari.
mbak tia mau berangkat kerja lagi ya.? tanya ari
iya ri mbak harus berangkat kerja lagi, tidak enak kalau mbak cuti terlalu lama, jarang jarang mendapat majikan yang baik, seperti majikan mbak tia sekarang.
kalau ada pekerjaan yang cocok buat aku aku mau mbak, ucap andre.
memang nya kamu tidak mau di rumah dulu ndre.?
ya..kalau ada tawaran kerja kalau cocok ya aku mau lah mbak,
aku juga pengen punya penghasilan sendiri mbak, aku juga ingin membahagia kan ibuk, kalau bekerja di rumah penghasilan nya tidak seberapa mbak.kapan aku bisa membahagiakan ibuk.
mulia sekali cita cita andre, adik kecil ku yang dulu selalu minta gendong sekarang sudah besar, sudah berfikir dewasa, mungkin karena keadaan lah yang memaksa dia untuk dewasa sebelum waktu nya. menangis rasanya hati ini mendengar andre yang masih kecil sudah berusaha bekerja keras untuk membahagia kan ibuk.
nanti kalau ada pekerjaan aku kabari ya ndre.?
__ADS_1
iya mbak aku tunggu kabar baik nya.
setelah berbincang bincang sama andre dan ari , kini aku sudah di dalam bus untuk berangkat kerja lagi.
setelah sampai di tempat kerja aku meletak kan tas kecil ku yang sering aku bawa kemana mana itu ke dalam kamar.
lalu aku langsung ke belakang untuk mencuci baju dan bersih bersih rumah,
selesai membersih kan rumah aku menjembur baju.
" pekerjaan semua sudah selesai sekarang ngapain lagi ya.?
" mmm..aku lihat di kulkas saja lah, ada sayuran apa saja ya.? untuk di masak nanti siang.
kini aku sibuk di depan kulkas, memilah milah sayuran dan lauk yang akan aku masak nanti siang.
" aaaa....aku berteriak kaget.aku mengatur nafas yang terengah engah, lalu aku menoleh kebelakang siapa yang mengaget kan ku.
" fokus banget sampai ada orang masuk gak denger..? tanya mas soni
memang aku terlalu fokus sampai ada orang masuk saja aku tidak mendengar.
" kebiasaan banget sih mas suka banget ngagetin aku, bisa nggak sih kalau masuk rumah itu ketok pintu dulu ucapin salam kek.! ketus ku.
" tia setia aku tadi sudah mengetok pintu sampai tangan aku kapalan nih..! tapi tidak ada jawaban ya aku masuk lah.!
__ADS_1
emang iya..? aahh..pasti cuma alasan mas soni saja emang kebiasaan tuh orang.
"memang nya ada apa sih mas.?
" tuh anak anak lagi main di samping rumah, tadi dari rumah tante nya minta di antar pulang.
" Oohh.."
" oo doang tia.?
" terus..? jawab ku
" bilang makasih dong kan aku sudah nganterin anak anak pulang, jadi kamu tidak perlu repot repot menjemput nya. ucap mas soni bangga.
siapa juga yang nyuruh nganterin anak anak, batin ku.
"terimakasih mas soni yang jahill..! tersenyum manis
" kok jahil.?
aku langsung pergi meninggal kan mas soni yang masih mematung di dekat kulkas.
.
.
__ADS_1
.