
setelah aku pikir pikir ternyata alasan bu rina memang tidak masuk akal, aku tidak menyangka hanya karena aku punya wajah cantik, terus aku di curigai.
menilai orang itu jangan dari luar nya saja, belum tentu yang kamu pikir kan itu benar, menilai lah dari perilaku nya, tindakan nya sopan santun nya,
jangan hanya melihat orang cantik terus di kira pelakor, berpikir lah sebelum menilai orang,
aku masih betah di rumah, karena aku harus menimang nimang lagi, orang seperti apa yang akan menjadi majikan aku.
sebenar nya aku masih mengingat majikan aku yang ada di jogja, tapi mau bagai mana lagi, tidak mungkin aku kembali ke jogja, karena aku pulang untuk menghindari masalah.
'' tia kamu mau kerja gak? tanya fina anak tetangga.
'' nanti saja lah fin aku masih pengen di rumah dulu.
'' tapi ini pekerjaan nya tidak berat lho tia, andai aku belum bekerja sudah aku tempati itu!
" memang nya kerja nya apa fin kok gak berat?"
" kerja nya ya biasa tia bersihin rumah, dan menjaga dua anak tapi kan ibuk nya di rumah dan jarang masak, paling beli lauk, rumah nya juga kecil kok!"
aku selalu di tawarin kerjaan sama fina, berganti ganti orang yang fina tawar kan, tapi aku masih mikir dulu, karena aku pernah di kecewakan sama majikan dengan alasan yang bikin aku marah.
__ADS_1
fina tidak pernah bosan nawarin aku pekerjaan, mungkin fina banyak kenalan yang mencari pekerja, karena fina melihat aku nganggur di rumah makanya fina nawarin aku.
" tia kamu masih tidak mau bekerja?" tanya fina.
"memang nya ada pekerjaan seperti apa lagi fin?"
" ini ada pekerjaan yang tidak berat tia, kerja nya hanya jaga anak,itu pun kadang masih sama ibu nya, bersihin rumah juga hanya sepetak.
setelah aku pikir pikir tidak ada salah nya aku menerima tawaran fina, lagian aku juga sudah dua bulan di rumah, saat nya aku melupakan masa lalu ,aku harus bangkit lagi, jangan hanya karena orang yang sirik, aku terus mengurung diri dan takut, batin ku.
" baik lah fin aku mau!" memang nya kapan saya berangkat nya fin?"
" besok juga bisa tia!"
kemana pun aku pergi memang harus ijin dulu sama ibuk, aku tidak mau ibuk khawatir, karena besok sudah berang kat nanti sore saja lah aku ijin sama ibuk.
" ya sudah nanti kalau ibu pulang kerja kamu bilang sama ibuk, biar besok bisa berangkat!"
" baik lah nanti saya bilang dulu sama ibu.
akhir nya aku memutus kan untuk bekerja lagi, karena tidak ada guna nya juga takut sama orang, itung itung cari pengalaman, aku harus kuat aku harus berani,ucap ku.
__ADS_1
sore nya setelah ibu pulang kerja, aku pun mengutarakan ke inginan ku untuk bekerja lagi.
" buk tadi fina kesini dia nawarin kerjaan lagi!" tanya ku.
" terus kamu jawab apa tia?" menolak lagi?"
" aku memutuskan untuk menerima tawaran fina buk!"
" itu terserah kamu tia, karena yang menjalani itu kamu, ibuk hanya bisa mendoakan semoga kamu mendapat majikan yang baik!"
ibuk memang tidak pernah melarang ku atau menyuruh ku untuk bekerja cari uang, karena itu saat aku minta ijin pun ibuk menyerah kan nya lagi kepada ku.
" terus berangkat nya kapan tia?" tanya ibuk.
" kata fina besok buk!"
" ya sudah kamu hati hati ya tia!" supaya majikan juga percaya sama kita kunci utama dalam bekerja adalah kejujuran, yah ibuk selalu menasehati ku tentang kejujuran.
.
.
__ADS_1
.