
aku harus bisa mewujud kan impian ku, karena aku tidak mau ibuk di hina orang lagi, aku harus mencari uang yang banyak agar secepat nya bisa membelikan ibuk listrik.
sakit hatiku ketika mengingat masa lalu di mana aku sekolah selalu di hina teman teman, karena tidak bisa beli sepatu baru baju baru, belum lagi para penagih hutang yang datang ke rumah, mereka sudah seperti penguasa saja.
masa masa kecil sudah usai, waktu beranjak dewasa hinaan tetangga pun datang lagi, hanya minta menyalur listrik saja kabel nya di putus sepihak, di pikir nya kita minta gratis kali ya, walaupun kita miskin tapi tidak pernah meminta minta. selagi bisa berusaha kenapa harus meminta minta,
itu yang selalu ibu ajar kan.walaupun kita miskin jangan sampai kita meminta minta.
" tring..tring..tring..
" hallo mbak mia!
" hallo tia bagai mana kabar mu?
" aku baik mbak!
aku memang jarang menghubungi keluarga, hanya sesekali saja aku sms mbak mia, menanyakan kabar selebih nya aku hanya fokus bekerja, karena aku tidak mau menyia nyia kan kesempatan, mendapat majikan yang baik dan anak anak asuh yang baik.
" bagai mana kabar mbak mia dan semua orang yang di rumah?"
__ADS_1
" semua baik tia!" ibu sering nanyain kamu kapan pulang, dan bagai mana majikan kamu yang sekarang!
" maaf ya mbak aku belum sempat telfon sama ibuk, soal nya aku juga sibuk bekerja.
waktu mbak mia ada di rumah aku tidak ada waktu untuk telfon dan ngomong sama ibuk, karena mbak mia tidak pernah lama kalau pulang kerumah, karena itu lah aku hanya memberi kabar lewat sms mbak mia, sebab yang punya hp lagi aku dan mbak mia.
" kamu gak pulang tia?
" nggak mbak" nanti beberapa bulan lagi lah mbak, soal nya sayang juga mbak dapat majikan yang sangat baik kalau di tinggal cuti terus.
" iya tidak apa apa tia yang penting kamu di situ baik baik saja.
saking semangat nya aku bekerja aku sampai tidak ada waktu untuk telfon ibuk, karena yang aku pikir kan hanya dapat uang banyak pulang nanti aku akan membelikan listrik buat ibuk, supaya keluarga kami tidak terus terusan di rendah kan orang.
gak nyangka aku sudah satu tahun bekerja di rumah bu tri, aku sangat senang karena sebentar lagi aku akan cuti dan pulang kerumah ibuk, aku sudah lama menantikan hari dimana aku akan pulang dan membelikan listrik buat ibuk. rasanya hati ini sangat sangat gembira, aku bisa punya penghasilan sendiri dan memberikan sesuatu buat ibuk.
" tia ini gaji kamu bulan ini! ucap bu tri memberikan amplop.
" iya buk terima kasih bu" aku menerima amplop yang di beri kan bu tri.
__ADS_1
" ini ada sedikit bonus karena kamu sudah bekerja di sini dengan baik, dan anak anak sangat baik dan terurus.
" iya buk terimakasih banyak ya bu" aku menerima bonus itu.
" sekalian saya minta ijin buk besok saya mau minta cuti bu!
" baik lah berapa hari kamu akan cuti?
" mungkin sekitar satu minggu bu"
setelah aku meminta ijin sama bu tri untuk cuti, aku langsung mengemas baju yang akan aku bawa pulang, hanya beberapa baju saja, karena aku akan kembali ke sini lagi.
ke esokan pagi nya aku berpamitan sama bu tri untung pulang dulu, dan aku di antar pak dodo ,kebetulan hari ini hari minggu jadi semua ada di rumah.
.
.
.
__ADS_1