
Tiga bulan kemudian, aku sudah hampir tiga tahun bekerja di rumah bu Tri, tak terasa aku sudah lama ternyata ikut bu Tri.
Kini Alif dan Alin sudah mulai masuk sekolah di taman kanak kanak, setiap pagi aku harus menyiap kan keperluan sekolah, termasuk bekal untuk di bawa ke sekolah, setelah semua siap aku mengantar Alif dan Alin ke sekolah, siang nya aku juga harus menjemput nya lagi.
Kadang aku berfikir bagai mana jika suatu saat nanti aku berhenti bekerja dari rumah nya bu Tri.? bagai mana bu Tri mengurus anak anak sendirian, sedang kan bu Tri sendiri juga bekerja, apa lagi sekarang anak anak sudah sekolah kalau pagi sangat kerepotan.
Tring..Tring.. ponsel ku berbunyi, aku langsung melihat siapa yang menelfon.
Andre...?? aku mengerut kan dahiku, tumben banget Andre menelfon.? ucap ku.langsung mengangkat telfonnya.
' Halo ndre,'' ada apa.?
' Halo mbak Tia, 'ini ibuk mau ngomong mbak.!
' Oohh,'' iya.!
' Halo Tia,''
' Iya buk ada apa.?
__ADS_1
Tumben banget ibuk menelfon pasti ada sesuatu, selama ini ibuk tidak pernah menelfon apa lagi bicara seserius ini, ucap ku dalam hati.
' Begini Tia ibuk mau bicara serius sama kamu.!
' Bicara apa ya bu.? aku masih belum mengerti kenapa ibuk tiba tiba ingin bicara serius sampai menelfon segala.
' Tia kamu gak pulang.?
' Nggak lah buk baru empat bulan aku bekerja gak enak buk kalau minta cuti terus. memang nya ada apa sih buk.?
' Itu sella lusa mau menikah, apa kamu tidak ingin hadir di pernikahan nya sella.?
' Oh..sella mau menikah, bilangin ke sella ya buk selamat atas pernikahan nya maaf aku tidak bisa datang.
' Iya Tia nanti ibuk sampai kan ke sella, oh..ya Tia apa kamu belum ada rencana mau menyusul sella.? semua teman teman kamu di kampung sudah pada menikah lho..! tinggal kamu sendiri yang belum.!
Tuh kan benarkan apa yang aku fikir kan, pasti ibuk akan menanyakan hal itu, susah nya jadi orang kampung apa apa di ributin, aku yang menjalani saja santai kok kalian yang ribut sih..!!
' Iya buk nanti kalau sudah ketemu sama jodoh nya juga aku bakalan menyusul mereka kok, ibuk tenang saja ya.?
__ADS_1
' Iya tapi kapan Tia.? kamu itu sudah tua sendiri lho di kampung.
' Sabar lah buk menikah itu bukan main main buk, nanti kalau aku sudah ketemu sama jodoh nya juga pasti menikah kok.
' Ya sudah,'' kamu jangan fokus bekerja terus Tia, kamu fikirkan juga masadepan kamu kebahagiaan kamu.
' Iya buk Tia paham.!!
Ibuk pasti malu sama omongan para tetangga, aku minta maaf ya buk kalau aku belum bisa memenuhi permintaan ibuk, aku minta maaf sudah membuat ibuk di gunjing sama tetangga, nanti aku juga bakalan menikah buk tetapi tidak untuk sekarang, aku harus betul betul memikirkan nya dengan matang, karena aku ingin dalam hidup ku menikah hanya satu kali dalam seumur hidup ku. batin ku sedih.
Tring.. ada pesan masuk aku segera melihat nya. Andre..???
Mbak Tia, mbak Tia tahu gak.? semua tetangga kemarin pas di rumah nya mbak Sella membicarakan mbak Tia lho, katanya mbk Tia gak laku karena mbak Tia bekerja di kota menjadi simpanan nya om om, mereka menuduh mbak Tia karena mereka tidak percaya, kalau mbak Tia hanya bekerja sebagai pembantu saja tetapi uang nya bisa banyak bisa memperbaiki rumah dan lain lain, mungkin karena itu lah ibuk menyuruh mbak Tia segera menikah, mungkin ibuk malu mendengar ucapan ibu ibu kemarin.
Aaahhh...cobaan lagi, ucapku kesal.
.
.
__ADS_1
.