Perjalanan Hidup Ku

Perjalanan Hidup Ku
31.kemarahan ibuk


__ADS_3

setelah dua bulan aku bekerja di rumah bu lila, aku memutus kan untuk berhenti bekerja, aku menyuruh mbak mia untuk menjemput ku di rumah bu lila, kare aku belum tau jalannan di kota.


mbak mia sudah datang ke rumah bu lila, dan menanyakan apakah aku sudah ijin sama majikan aku apa belum.


'' tia apa kamu sudah bilang sama majikan kamu kalau kamu mau pulang?"


" belum mbak aku bingung ngomong nya!"


" ya sudah biar mbak yang bilang!"


aku tidak tahu bagai mana cara ngomong nya, makanya aku suruh mbak mia menjemput ku, supaya mbak mia yang bilang sama majikan aku.


permisi buk" ucap mbak mia!"


iya ada apa ya?" jawab bu lila.


saya kakak nya tia buk!" kedatangan saya kesini mau menjemput tia!"


menjemput tia?" maksud nya bagai mana?"


tia mau pulang terus buk!" mau berhenti bekerja!"


mbak mia memang pemberani selalu tenang menghadapi masalah, padahal muka nya bu lila sudah tidak bersahabat"


mau berhenti kerja?" kenapa tia tidak bilang?"

__ADS_1


tia tidak berani bilang sama ibu makanya saya jemput kesini, jawab mbak mia.


mbak mia dan bu lila berdebat entah bagai mana mbak mia selalu bisa membantah perkataan bu lila, hingga akhir nya aku bisa pulang bersama mbak mia.


setelah sampai rumah ibu kaget kenapa aku pulang bersama mbak mia.


lho" tia kok pulang nya bisa barengan sama mbak mia?" tanya ibu"


iya bu" tadi mbak mia yang menjemput ku!" ucap ku.


mia kok tia di jemput kenapa?"


tia yang menyuruh ku menjemput buk ya aku jemput lah!" kata mbak mia.


memang nya ada apa tia apa majikan kamu tidak baik?"


sebener nya aku pindah majikan buk!"


kok bisa?"


iya buk sebener nya aku di rumah temen nya bu yaya cuma satu minggu, terus aku di pindah ke rumah temen nya lagi, dan majikan aku yang sekarang itu orang nya sangat pelit, makan saja di atur harus menunggu dia makan dulu,piring dan gelas pun di pisah, di sana pekerjaan nya juga banyak ,bersihin rumah ngurus dua anak dan bantuin jaga toko, dan aku juga pernah di pukul kepala ku sama suami majikan ku buk.ucap ku panjang lebar.


''apa'' di pukul, teriak ibuk, aku saja yang melahirkan kamu belum pernah memukul kepala kamu.


telfon teman bu yaya sekarang ibuk mau bicara sama dia!" geram ibuk.

__ADS_1


" iya buk" aku pun menelfon teman bu yaya.


tring""tring""tring""


hallo"" mbak tia ya?" apa kabar mbak?"


"baik buk" jawab ku.


hallo buk!" teriak ibuk.


telfon ku langsung di rebut sama ibuk, mungkin ibuk sudah geram dengan perilaku bu rina, karena seenak nya memindah mindah kan anak orang,tanpa ijin apa lagi sampai anak nya di pukul di kepala.


iya buk!" ada apa ya buk?" tanya bu rina.


kenapa ibuk memindah kan tia tanpa ijin dulu?" bukanya ibuk yang dulu mencari pekerja, kenapa malah memberikan tia sama orang lain, ibuk pikir anak saya barang yang bisa ibuk lempar kesana kemari, ucap ibuk penuh emosi.


maaf buk saya tidak bermaksud melemparkan tia, tapi teman saya lagi butuh pekerja buk!"


teman macam apa yang yang ibuk berikan, teman yang berani memukul kepala anak saya, saya saja yang melahir kan belum pernah memukul kepala anak saya lho buk!" ucap ibuk masih marah.


iya buk maaf kan saya sebener nya saya takut, soal nya mbak tia itu kan cantik, saya takut kalau suami saya suka sama mbak tia,


ibuk kira anak saya perempuan penggoda, anak saya itu perempuan baik baik buk, hanya karena anak saya cantik terus ibu berpikir yang tidak tidak ibuk bener bener keterlaluan.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2