
aku memang tidak bisa menolak keinginan adik adik ku, karena itulah saat ari bilang sepatu nya rusak aku tidak tega, walau pun uang aku juga tidak banyak, yang penting kebutuhan sekolah adik adik ku tercukupi,
bukan nya mas anto dan mbak mia tidak mau membantu, tapi uang mereka buat kebutuhan rumah, jadi aku harus membantu kebutuhan sekolah adik, meskipun tidak setiap hari atau setiap bulan, hanya kalau adik adik lagi butuh keperluan sekolah saja.
setelah dua bulan di rumah aku berencana mau mencari kerja lagi, tapi masih bingung mau kerja di mana, belum ada tawaran kerja si fina juga tidak berani menawar kan pekerjaan lagi, setelah dia tau apa yang aku alami.
'' buk aku mau kerja lagi ya?" tanya ku.
" mau kerja di mana tia?"
" belum tau buk! aku mau tanya teman teman dulu siapa tau ada pekerjaan.
" yang penting tidak seperti yang kemarin kemarin tia, ibu yang susah payah membesar kan kamu, malah kamu di manfaat kan orang, di pukul orang, ibuk saja tidak pernah seperti itu sama kamu.ucap ibu kesal.
"iya buk tia ngerti kok!"jawab ku patuh.
ibuk memang masih marah kalau mengingat aku di perlakukan dengan tidak baik, sama majikan majikan aku,
karena ibuk sudah susah payah membesar kan ke lima anak nya seorang diri. karena itu lah ibuk tidak terima kalau anak nya di pukuli orang tanpa sebab.
__ADS_1
" permisi.. bude..?"
" iya" lho ayu ada apa?"
" mbak tia nya ada bude?"
" ada di dalam, ayok silah kan masuk!"
tiba tiba keponakan aku yang bernama ayuk datang ke rumah, membawa seseorang entah itu siapa.
" ayuk ada apa yuk?" tanya ku,
" begini mbak tia, ini saya membawa seseorang yang mencari pekerja, siapa tau mbak tia mau bekerja di rumah pak dodo, ucap ayuk.
" ini mbak tia pak anak nya bude saya, ucap ayuk memperkenal kan aku ke pak dodo.
" begini mbak tia kedatangan saya kesini, mau mencari orang yang mau bekerja di rumah saya, tadi nya saya membaya mbak ayuk, tapi mbak ayuk nya tidak betah di rumah saya, dan mbak ayuk bilang ada saudara nya yang di rumah, siapa tau mau bekerja begitu, makanya saya langsung di bawa kesini sama mbak ayuk, ucap pak dodo memberi tahu.
" iya pak saya sudah dua bulan di rumah, rencana nya saya juga mau mencari kerja lagi.
__ADS_1
pak dodo orang nya sangat ramah, dan biasa saja tidak menunjukan kalau dia orang kantoran.
" memang nya pekerjaan nya apa saja pak, kok ayuk tidak betah?" tanya ibu ikut ngobrol.
" kerja nya seperti pada umum nya buk! yang penting ngurusin cucu saya, soal nya orang tua nya dokter kerja nya tidak kenal waktu, dan nenek nya kalau pagi juga ke kantor, jadi cucu saya tidak ada yang jaga buk!
" cucu nya berapa pak dan sudah umur berapa?" tanya ibuk.
ibuk bertanya semuanya,dan memastikan jika orang yang mencari pekerja ini benar benar baik.
" cucu saya dua buk sudah umur dua tahun dan lima tahun.jawab pak dodo.
" kalau saya terserah tia saja pak, yang menjalani tia jadi saya tidak bisa memutus kan, karena pekerjaan nya sudah jelas, yang kesini juga bapak sendiri, jadi saya sudah tau siapa yang membawa tia dan dengan siapa tia akan bekerja.
sekarang ibuk sudah lega, karena sudah tau pekerjaan nya apa saja, karena yang datang mencari pekerja yang akan mempekerjakan nya sendiri, karena itu ibuk tidak khawatir.
.
.
__ADS_1
.