
di ruang tamu lima orang tadi masih lanjut berdebat, masih kepo dengan doni yang habis dari kamar mandi.
kayak nya ada yang caper deh, ledek riko
caper?'' tanya rizki
'' iya '' masa kalian gak tau sih ada yang curi pandang dari tadi, alasan doang tuh dia ke kamar mandi, niat juga pasti mau kenalan ama tuh cewek, ucap riko.
tuh kan apa gue bilang! pasti ada sesuatu di belakang ternyata bener dugaan gue, ucap fino.
waah,,, parah lo don gak bisa liat yang bening dikit langsung gaspol, timpal rio.
apaan sih,,,kalian semua bisa diam gak? nanti kalau bu yuni dengar si tia bisa kena marah, aku kan jadi gak enak sama tia.
cieeeeeee,,,,,,serempak
aku juga tidak tau seperti apa sifat mereka semua, karena aku juga baru bertemu mereka hari ini jadi, aahh,,, terserah mereka saja lah aku tidak peduli yang penting tidak merugikan aku, batinku.
aku sibuk dengan pekerjaan ku tanpa mempedulikan mas doni dan teman teman nya, entah mereka membicaran aku atau tidak, yang penting aku disini melaksanakan tugas ku, jangan sampai bu yuni yang sudah menganggap ku seperti keluarga kecewa dengan hasil kerja ku.
hari sudah siang kezia pun pulang dari sekolah.
tok,,,tok,,,tok,,,
aku langsung ke depan bukain pintu, aku lihat ke ruang tamu ternyata sudah kosong entah jam berapa mereka pergi.batin ku
eh,, dek kezia tumben dek pulang nya agak siang?''
__ADS_1
''iya mbak'' tadi ada pelajaran tambahan.
'' Oohh ya sudah ganti baju dulu habis itu makan ya!
'' iya mbak''
kezia itu anak nya baik penurut juga tidak pernah marah sama aku kalau di nasehatin selalu di dengar, ini lah yang bikin aku betah kerja disini karena semua nya baik baik.
aku menemani kezia istirahat di kamar sambil mengobrol apa saja seperti saat ini.
mbak nanti sore kita main di lapangan depan yuk?''
''tapi kan itu tempat nya mahasiswa dek! nanti kalau di marahin bagai mana?''
tidak akan di marahi kok mbak semua yang di sini sudah kenal sama aku!"
mbak ayok kita main basket?''
bola nya di mana dek?''
itu di dalam asrama mbak!"
kamu yakin dek mau mengambil bola nya?" khawatir.
yakin lah mbak gak bakal di marahin kok mereka semua sudah kenal sama aku!"
akhir nya setelah perdebatan panjang aku dan kezia pun bermain basket, ini pertama kali nya aku bermain di lapangan basket sungguhan, rasa nya senang bahagia tidak bisa berkata kata.
__ADS_1
saking asyik nya bermain basket, tanpa terasa hari sudah sore dan anak anak asrama pun semua sudah keluar untuk berolahraga.
hai,,, kezia asyik banget main nya?'' tanya salah seorang.
hai,,, juga kak!
aku hanya diam saja karena aku juga tidak kenal sama mereka, aku juga tidak tahu harus ngomong apa, rasa nya aku sangat kecil sekali melihat mereka semua mahasiswa sedang kan aku sekolah saja tidak.batin ku.
saat kezia lagi berbincang bincang sama kakak kakak asrama tiba tiba aku melihat mas doni memasuki lapangan basket bersama teman temanya.
hoe,,,don tuh ada bidadari lo sini!" seru rio.
apaan sih,,, aku kan cuma berteman sama tia apa salah nya?''
iya lah berteman, mesra juga gak apa apa kok don, sahut rizki.
terserah kalian lah, ketus doni lalu pergi.
hai,,, tia kamu di sini juga?''
iya mas ini nemenin kezia!"
.
.
.
__ADS_1
.