
ternyata orang orang di kampung masih membenci keluarga ku, ada masalah sedikit saja langsung di besar besar kan, padahal kalau orang lain yang punya masalah semua pada diam, tidak seheboh kalau keluarga ku yang bermasalah.
sebenar nya aku heran sama sikap mereka ke keluarga ku, apa sih salah keluarga ku samapai orang sekampung begitu membenci nya.?
dulu masih miskin di hina di benci, sekarang sudah berada pun tambah di hina dan di fitnah, sebenar nya maunya mereka itu apa sih, atau mereka itu iri sama keluarga ku atau gimana.?
aku masih menunggu waktu yang pas untuk membuka kedok nya si sella, supaya dia bisa sadar dan tidak mencari korban lagi, tunggu waktu nya tiba sella.!
" tia kamu lagi sibuk gak.? tanya ibuk tiba tiba ibu datang membuyar kan lamunan ku.
" eh..ibuk ada apa buk.?
" kamu lagi sibuk gak kalau tidak sibuk ibuk mau minta tolong bisa.?
" minta tolong apa buk.?
" bumbu dapur nya habis, bisa tolong kamu belikan ke warung sebentar, soal nya ibuk lagi menggoreng ayam.
waduh ke warung..? pasti nanti banyak ibu ibu di warung ,bagai mana ya..?menolak juga tidak enak sama ibuk, berangkat juga pasti banyak setan berwujud manusia hadeehhh....!!
__ADS_1
"bagai mana tia.?
" iya buk aku lagi tidak sibuk kok biar aku yang ke warung.
" ya sudah ini uang nya ibuk mau ke dapur dulu.
" iya buk"
aku langsung berangkat ke warung, warung nya juga tidak jauh dari rumah jadi aku berjalan kaki ke warung, sebenar nya di rumah juga ada motor, tapi naik motor pun juga tidak bisa, karena aku belum belajar, dan andre lagi di ladang.jadi ya terpaksa deh jalan kaki itung itung sambil olah raga.
waktu aku sudah dekat dengan warung nya bu salma, di situ ada banyak ibu ibu yang sedang berkumpul, aku semakin berjalan mendekat aku mendengar dengan jelas ternyata mereka sedang membicarakan aku, lalu aku berhenti dan mendengar kan percakapan mereka.
' eh..ibu ibu tahu gak sih ternyata si tia itu sudah tidur sama banyak laki laki lho, ucap bu darsi.
' iya memang nya tia mana lagi kalau bukan tia nya bu sri.
' ah..masak sih buk.?kelihatan nya orang nya pendiam lho buk, jawab ibu ibu.
' kelihatan nya aja pendiam buk tapi asli nya rusak.
__ADS_1
sabar tia sabar jangan terpancing sama omongan nya mereka, aku mengelus dada berusaha sabar.
' waduh..bearti si tia sudah tidak perawan lagi dong buk.?
' ya nggak lah buk kan sudah jual diri ya pasti sudah tidak perawan lagi lah.! ucap bu darsi
' memang nya bu darsi tahu dari mana kalau tia itu jual diri.?
' si sella yang bilang dia melihat sendiri kalau tia ke hotel sama laki laki.
' wah..wah..parah si tia kelihatan nya saja pendiam ternyata sudah rusak.
oh..ternyata sella lagi dalang di balik masalah itu, ok..sekarang kamu bisa tertawa senang sella, tapi lihat sebentar lagi apakah kamu masih bisa tertawa seperti sekarang, aku sih gak jamin ya kalau kamu masih bisa tertawa, jangan kan tertawa, menampak kan wajah mu saja pasti kamu tidak akan sanggup.batin ku.
aku melanjut kan berjalan menuju ke warung.
.
.
__ADS_1
.
.