Perjalanan Hidup Ku

Perjalanan Hidup Ku
28. aku pulang ke rumah


__ADS_3

setelah berpamitan sama keluarga bu yuni, kini aku sudah di dalam bus perjalanan pulang, perjalanan nya lumayan lama harus ganti bus dua kali, aku sampai rumah sudah malam sekitar jam delapan.


karena sebelum nya aku sudah memberi kabar ke rumah, jadi ibuk tidak kaget aku pulang tiba tiba.


setelah sampai di rumah semua menyambut ku, karena aku sudah satu tahun kerja dan sekarang baru pulang.


'' tia kamu baik baik saja nak?" tanya ibu.


" iya buk tia baik baik saja!"


" mbak tia bawa apa mbak?" tanya ari.


" Oohh" ini mbak membawa oleh oleh majikan mbak yang belikan!"


adik adik ku selalu senang kalau di kasih sesuatu, tidak harus mahal kalau di kasih sesuatu pasti selalu senang.


" majikan kamu baik juga ya tia?" mau repot repot membelikan oleh oleh.tanya ibuk.


" iya buk semua keluarga majikan aku baik baik, dan aku di sana teman nya semua mahasiswa, ya walau pun beda agama tapi orang nya baik baik dan sopan.kata ku.


" syukurlah kamu mendapat majikan yang baik, tapi kenapa kamu berhenti bekerja tia?"

__ADS_1


" tidak apa apa buk soal nya jauh pulang nya harus setahun sekali. jawab ku bohong.


padahal ada masalah yang tidak bisa aku jelas kan. agar ibuk tidak khawatir. nanti malah aku di larang tidak boleh bekerja lagi.


"oh ya buk rumah nya sudah besar ya sekarang?" tanya ku


" iya tia ini juga berkat uang kiriman kamu juga!"


ternyata rumah nya sudah lebih besar tidak seperti dulu waktu aku berangkat ke jogja, sudah lebih bagus juga dan kokoh halaman nya pun juga luas.


" mbak mia masih kerja di pabrik mbak?" tanya ku.


" aku ikut dong mbak pengen mencari suasana baru!"


mbak mia memang kerja di pabrik, setelah berkali kali kerja menjadi asisten rumah tangga, kini beralih profesi dan kerja di pabrik, karena mbak mia tidak punya kendaraan untuk pulang pergi, akhir nya mbak mia ngekos saja.


" kamu kan baru pulang tia istirahat dulu lah, jangan buru buru cari kerja lagi, bantuin ibuk dulu di rumah!"


" iya mbak"


setelah satu bulan di rumah aku mulai bosan pengen cari kerja lagi, apa aku ikut mbak mia saja ya di pabrik!"

__ADS_1


mbak mia kalau hari sabtu kerja nya cuman setengah hari dan hari minggu libur, jadi mbak mia pulang ke rumah, karena sudah satu bulan juga mbak mia belum pulang kerumah.


" mbak mia aku ikut kerja ya mbak?"


" kerja di pabrik itu berat tia", kerja nya juga harus cepat dan mencapai target, kalau ada yang lain kerja yang lain saja tia tidak enak kerja di pabrik, nasehat mbak mia.


mbak mia orang nya memang cekatan dalam bekerja, aku mungkin juga bisa tapi tidak se cepat mbak mia, makanya mbak mia tidak memperboleh kan aku ikut kerja di pabrik.


" tapi kapan aku bisa kerja lagi mbak!" aku sudah bosan di rumah terus. ucap ku lesu.


" sabar lah tia nanti juga pasti ada yang menawari kamu kerja, sekarang kamu nikmati di rumah dulu sambil membantu ibuk.


" ya udah lah mbak kalau gak boleh ikut kerja di pabrik, padahal aku pengen mencari suasana baru!"


sebener nya aku juga pengen kerja di pabrik seperti mbak mia, pengen mencari suasana baru bukan menjadi asisten rumah tangga terus, tapi apa boleh buat mbak mia tidak mengijin kan aku ikut kerja di pabrik.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2