
ibuk sangat marah saat tau alasan bu rina memindah kan aku kerumah teman nya, apa lagi teman nya itu juga tidak baik, baru kali ini ibuk marah marah sama orang yang belum di kenal, mungkin karena sayang nya sama anak, apa lagi alasan bu rina yang tidak masuk akal, yang bikin emosi.
untuk sekarang aku ingin di rumah dulu, tidak ingin memikir kan pekerjaan, dulu dapat majikan baik tapi ada keluarga nya yang tidak baik, sekarang mencari kerja lagi malah ada yang takut aku menggoda suaminya, memang nya salah gitu punya wajah yang canti?" nasib jadi orang miskin di mana mana selalu salah.
buk biar tia saja yang masak!" ibuk kalau mau kesawah.
iya tia ibuk mau kewah dulu!"
lalu aku kedapur dan memasak, ibuk juga langsung ke sawah, setiap hari aku yang mengerjakan pekerjaan rumah, karena sekarang aku di rumah belum bekerja lagi, jadi bisa bantu bantu ibuk di rumah, sebenernya mas anto, andre dan ari juga bisa membantu ibuk tapi kalau memasak ya tetap ibu yang maju.
siang hari nya andre dan ari sudah pulang sekolah,
saat kami lagi duduk bersama kami berbincang bincang.
andre, ari bagai mana sekolah nya?"
sekolah nya lancar mbak!" jawab mereka.
oh ya mbak ari jadi tim sepak takrow lho!" seru ari.
__ADS_1
waah"" hebat kamu ri!" ucap ku.
ari memang suka di bidang olah raga, makanya guru nya menunjuk ari sebagai tim.
sudah main kemana saja ri?"
masih antar sekolah saja mbak!"
tidak apa apa ri!"
semoga bisa lomba kemana mana ya ri!" jarang jarang lho yang bisa di tunjuk sebagai tim.
di antara saudara kami yang paling pintar memang mbak mia dan ari, kalau mbak mia pintar dalam pelajaran kalau ari pintar dalam berolah raga, walaupun aku tidak sepintar mereka tapi aku senang di antara kami ada yang pintar di bidang masing masing, dan sampai mengikuti lomba.
beruntung kamu ri bisa di tunjuk menjadi tim sepak takrow!"
"iya mbak"
kami mengobrol bertiga sampai waktu hampir sore, karena aku juga jarang di rumah, makanya kalau lagi bersama asyik mengobrol sampai lupa waktu ada saja yang di omongin.
__ADS_1
tia apa kamu pengen bekerja lagi?" tanya ibuk.
sebenernya ya pengen buk!" tapi aku mau di rumah dulu lah buk tidak ingin buru buru cari kerja!"
besok besok kalau cari kerja yang bener bener menerima kamu apa ada nya tia!" jangan kaya yang kemarin!"
" iya buk" makan nya aku pengen di rumah dulu.tidak ingin buru buru bekerja.
karena kejadian kemarin ibuk selalu menasehati aku, agar mencari majikan yang tidak memandang fisik orang, hanya karena aku punya wajah cantik terus di kira aku mau merebut laki orang,
gini gini kan aku juga masih waras, tidak doyan laki orang, aku punya wajah kayak gini kan juga anugrah dari yang maha kuasa, harus kah aku tidak bersyukur?" apakah setiap orang yang punya wajah cantik itu akan merebut laki orang!"
tidak semua orang itu sama, jadi jangan sama kan aku dengan orang lain, karena itu tidak ada di dalam kamus ku.
.
.
.
__ADS_1