Perjalanan Hidup Seorang Dara

Perjalanan Hidup Seorang Dara
bab 30 kecewa


__ADS_3

sampai depan rumah, mia turun fendy yang sedang buru-buru pun segera pamit tanpa mampir, karena waktu yang hampir magrib.


mia masuk kedalam rumah, memanggil² ibunya namun tidak ada mia masuk kekamar nenek nya bertanya kemana ibunya pergi.


'' ibu kemana nek?''


'' gak tau tadi cuma pesen kalo kamu pulang suruh angetin sayur. ''


'' oh. ''


mia pergi ke kamar nya untuk berganti pakaian dan mandi, di dalam kamar ia pandangi cincin yang tersemat di jari manisnya, menetes lagi air mata itu mia mengusapnya kasar beranjak mengambil handuknya dan berjalan ke kamar mandi.


'' baru pulang mia! ''


ibu bicara sedikit kasar


'' iya bu, belanjaan banyak banget tadi selesai jam 15:00 an tapi nunggu ojek lama jadi agak kesorean. ''


mia berbohong agar ibunya tidak marah


'' kok tadi yang nganterin kamu kaya fendy?''


ibu mulai curiga


'' bukan, itu tukang ojek yang rumahnya gak jauh dari sini, cuma motor nya aja yang sama.''


mia mencoba menutupi nya, agar sang ibu percaya


'' oo kirain fendy. ''


'' ibu dari mana emang, kok baru pulang?''


'' dari tempat mbk nur, besok mau khitanan anak nya, bantu² sebentar kalo pagi kan gak bisa, oiya nanti malem kesana lagi, kamu juga ikut banyak anak gadisnya juga di sana. ''


'' oh, iya aku mau mandi dulu. ''


ibu melanjutkan aktifitas nya, mia yang di dalam kamar mandi hanya duduk di atas bakal mandi, dia masih memikirkan pesan yang ada di ponsel fendy, dia mengingat tanggal dan jam yang ada di rincian pesan dan panggilan itu.


setelah mia selesai mandi ia terkahet karena ingatan yang iya bayangkan sudah ketemu, ternyata pesan dan panggilan itu fendy lakukan sewaktu mia tidak bisa menemani fendy ngobrol karena kecapean.


'' dear dairy hari ini aku sangat kecewa dengan Dia orang yang selama ini ku pikir akan setia namun dia bermain dengan wanita lain di belakang ku, meskipun itu hanya pesan dan suatu panggilan telpon, tapi nada bicara yang bisa kubaca bahwa mereka ada hubungan spesial. ''


mia menangis membasahi buku dairy nya, ia mencoba menguatkan dirinya sendiri tanpa menceritakan itu kepada siapa pun.


*


fendy baru saja selesai mandi, ia bersiap untuk berangkat bekerja karna harus lembur, ia berniat menelpon mia namun gagal karena ada telpon masuk dari santi.


'' say kamu dimana?''


'' di rumah mau kerja. ''


'' bantu aku sebentar bisa nggak?''


'' bantu apa?''


'' ini motor ku bocor, kayaknya gak jauh deh dari rumah mu, tolong dong? pliss. ''


santi memohon


'' aduh mana 30 menit lagi aku harus berangkat kerja, gimana ya?''


'' ayo dong say, kasian dong sama aku. ''


'' ya udah deh kirim alamat nya aku kesana. ''


'' ok, makasih banyak ya. ''


santi merasa senang.


fendy yang terlihat buru² untuk menghampiri santi karna waktu yang sudah sangat mepet.

__ADS_1


*


santi melambaikan tangannya, fendy yang melihat langsung menghampiri nya membawa kan pompa untuk menambah angin agar bisa ia bawa ke bengkel.


'' kamu pake motor aku aja, biar motor mu aku yang bawa. '' ucap fendy


'' iya say. ''


setelah sampai bengkel fendy langsung berpamitan dengan santi.


'' makasih ya say, udah mau bantuin, maaf ngerepotin kamu. '' santi memegang tangan fendy


'' iya sama-sama. '' fendy yang risih langsung melepaskan pegangan itu


*


mia duduk bersama teman-teman gadisnya membantu mengerjakan pekerjaan untuk acara besok


ponsel mia sering berbunyi pesan demi pesan masuk, namun mia mengabaikan nya.


namun tiba-tiba ada panggilan masuk yang ia pikir dari kakaknya ternyata dari tunangan nya, mia masih kecewa namun mia tetap mengangkat nya.


'' hallo sayang assalamu'alaikum. ''


'' Walaikumsalam, ada apa mas! ''


jawab mia ketus


'' kok ketus gitu sih kenapa to? perasaan dari tadi kita pulang kok kamu beda sih yang. ''


'' masa sih, kayak nya nggak tuh. ''


jawab mia malas


'' kenapa si, ngomong dong kalo ada yang bikin kamu jadi gak enak, kan biasanya juga cerita. ''


fendy mulai sedikit memanas


jawab mia tegas


'' terus satu lagi apa aku ini cuma kamu anggap teman, sampai nama ku di ponsel mu gak ada romantis² nya sama sekali. ''


ucap mia


'' jadi tadi kamu lihat isi ponsel ku. ''


'' ya karena aku telpon kamu, tapi ternyata ponselnya kamu tinggal, jadi aku lihat lah. ''


'' cuma gitu doang sayang kok kamun marah. '' Jawab fendy santai


'' gitu doang mas, bagimu itu emang sepele tapi bagiku itu kaya nggak menghargai kepercayaan ku. ''


'' santi itu cuma temen, lagian aku telpon dia juga karna lama gak ngobrol itu aja. ''


'' terus apa harus panggilan nya say gitu! apa gak ada panggilan lain! ''


'' sebelum aku kenal kamu juga udah begitu panggilan nya, jadi udah biasa udah lah gak usah di bahas. ''


'' ooo biasa ya! ya udah. ''


mia mematikan telpon nya dan meng nonaktifkan ponselnya, mia pamit pulang sampai rumah mia menangis sejadi-jadinya di kamar nya mia sangat kecewa berat akan jawaban dari fendy.


*


fendy mencoba menghubungi mia kembali namun nomernya tidak aktif, fendy yang merasa jengkel dan kesel akan sikap mia ia pun menghubungi Teman-teman nya.


'' di mana lu?''


fendy menelpon koko


'' nongkrong di tempat biasa. ''

__ADS_1


jawab koko


'' ok. ''


fendy mengambil jaketnya segera pergi ketempat biasa mereka nongkrong.


'' dari mana lu fen baru keliatan?''


tanya temannya


'' kerja terus, pesen gih lagi pusing gue, ambil 3 paket. ''


'' wuish, mantep bro gaskeun atuhh mumpung ada yang bayarin. ''


malam itu fendy berpesta, minum bersama teman-teman nya namun ia masih dalam keadaan sadar sementara teman-teman nya sudah tak sadarkan diri, ada yang meracau tidak jelas ada yang sudah terkapar karena terlalu banyak minum.


'' hallo. ''


fendy mengangkat telpon di ponselnya


'' lagi apa say?''


tanya santi


'' nongkrong sama temen-temen. ''


'' kok suara nya galau gitu si kenapa?''


tanya santi penasaran


'' gak papa agak ngantuk aja. ''


'' oh, ya tidur lah kalo ngantuk kenapa masih nongkrong udah jam segini juga, gak baik lo buat kesehatan mu. ''


santi mulai memberikan perhatian


'' iya ini juga mau pulang, udah dulu ya aku mau pulang. ''


'' ok, bye selamat istirahat. ''


santi mengecup pelan di ujung telpon nya


fendy yang mendengar samar² suara itu, merasa geli sendiri.


fendy masih terduduk di ujung kursi, dalam bayangan dan hatinya merasuk wajah mia yang sangat cantik, senyuman nya dan cara bicara nya membuat ia sangat rindu, namun kembali ia ingat jika baru saja ia bertengkar karena salah paham.


fendy pun kembali kacau, ia acak² rambutnya dengan kasar, ia buang sisa rokok yang sudah mulai habis di jarinya, dan mengambil motor nya untuk pulang.


'' mang, pamit pulang ya, udah malem besok harus kerja. ''


fendy berpamitan pada mang odih pemilik warung yang biasa ia tongkrongi


'' iya fen, hati-hati, ni anak-anak biarin sesadarnya mereka aja. ''


'' iya mang, biarin aja. ''


fendy melaju kan motor nya sangat kencang di bayangan matanya hanya mia dan mia, seperti orang yang frustasi dia tidak pernah terbayang jika akan sperti ini.


*


mia terduduk mengenakan mukena, ia baru saja melaksanakan tahajud nya memohon ampun dan meminta ketenangan hati, meminta petunjuk atas apa yang ia alami, air mata nya tak berhenti menetes, dalam hatinya masih saja sendu.


mia menghidupkan kembali ponselnya ia melihat masih saja tidak ada pesan yang masuk, mia berharap ada itikad bain dari fendy untuk menjelaskan apa yang sedang mia fikirkan.


" sekeras itukah hati mu, sampai kamu bisa tenang saat aku merasa sakit, jika ini pilihan mu aku pun bisa lebih dari mu.''


ucap mia sambil memegangi cincin di jari manisnya


mia melepaskan cincin itu, memasukkan nya kedalam kotak cincin nya, rasa kecewa nya sangat besar di tambah lagi fendy yang tidak mau memberikan penjelasan.


#akankah mia bertahan atau meninggalkan... ?

__ADS_1


next🥰


__ADS_2