
"Nata! Jangan mati!"
"Ngapain lo disini?" tanya Nata tanpa berbalik badan, bahkan sejujurnya Nata sama sekali tidak berniat bertanya.
"Gu—"
"Nata! Gue salah... Gue minta maaf..." ucap seorang gadis sambil menangis.
Deg...
Suara itu...
Nata segera berbalik badan, dan sungguh, orang yang selama ini ia benci akhirnya kembali. "Di...sel?" gumam Nata.
"Apa, Disel?!" tanya Aura, Shell, dan Aleya secara serempak.
"Lo ngapain disini?" tanya Nata dengan nada yang sangat-sangat dingin. "Lo gak takut gue ganggu? Bahkan dulu aja gue gak ganggu lo, lo bilang gue ganggu, apalagi pas gue ganggu... Mati lo!" seru Nata yang berhasil menarik perhatian seluruh warga kantin.
"Nata... Gue minta maaf... hiks... hiks... Gue salah, gue diancam waktu itu, gue disuruh ngefitnah lo... hiks..." Drama apa lagi ini tuhan, Nata yakin semua orang kecuali dirinya, sahabat-sahabatnya dan abangnya pasti terkecoh oleh wajah lugu nan polos milik Disel ditambah lagi air mata buaya nya.
"Lo denger kan, Nat? Sorry, harusnya gue lebih percaya sama lo... Gue baru tau pas kita udah pisah, Disel diancam, disuruh ngerebut gue dari lo... Nat, gue sayang sama lo, gue cinta... Gue yakin lo juga sama..." ucap Ben sambil memasang wajah memohonnya. Sungguh menjijikan.
"Ben, please berhenti ganggu gue, okey? Dan Disel, please jangan buat ulah pake wajah lo yang bikin gue enek..." ucap Nata yang berhasil membuat Disel tambah menangis.
"Gu-gue salah, Nat... Harusnya gue gak takut sama anceman... Harusnya gue kayak lo, gak lemah...hiks...hiks..." Nata menatap malas Disel, apakah Disel mencoba membuat dirinya terlihat buruk didepan orang-orang?
"Eh, kasih banget murid barunya..."
"Iya nih, kok Nata gak kasih kesempatan, ya?"
"Kasihan dia... Nata mah jahat, padahal cantik..."
"Wajah boleh cantik, tapi hati juga harus cantik dong..."
"Minta maaf dong!"
"Maafin dong!"
Nata? Dia mah gak peduli. Mau Nata di caci maki atau dihujat pun Nata gak akan peduli, toh dia gak kenal dengan orang tersebut. Untuk apa peduli? Orang bacot kayak gitu lebih baik di diamkan saja. Kalau bacot dibalas pakai bacot, yang ada makin bacot.
"Ck! Dasar... Mereka main hakim sendiri, bahkan mereka gak tau apa yang terjadi..." gumam Shella sambil mengepalkan tangannya. Tidak jauh dari Shella, Aleya pun juga sama.
"Lo berdua tenang... Jangan bawa emosi, yang ada masalah gak kelar-kelar..." ucap Aura yang berhasil membuat Shella dan Aleya mulai tenang.
Dari kejauhan, Albara dapat mendengar semuanya. Ia mengepalkan tangannya, bahkan tangannya sudah gatal ingin memukul seseorang. Albara saat ini ingin sekali menghampiri Ben dan Disel, lalu menghajar mereka berdua, namun saat melihat wajah Nata dan Aura yang terlihat tenang, dan Aleya, Shella yang terlihat emosi namun tidak dikeluarkan membuat dirinya mengurungkan niatnya.
"Gue cabut!" ucap Albara. Jika lama-lama dirinya disini, bisa-bisa emosinya makin menjadi-jadi.
"Lah, kok? padahal kayaknya seru loh..." bingung Robin.
"Gue juga" ucap Rey tanpa ekspresi. Tertarik? Sama sekali tidak, Rey sama sekali tidak tertarik dengan drama-drama alay seperti itu. Membuatnya muak.
"Lo juga, Ska?" tanya Robin.
"Pinginnya sih nonton, cuma ngeliat pak bos pergi, yaudah gue pergi juga..." ucap Aska sambil menyusul Albara dan Rey. Akhirnya Robin memutuskan pergi juga, dengan terpaksa.
***
"Mau kemana?" tanya Nata. Sebenarnya Nata tidak ingin bertanya, namun sebagai istri yang baik, Nata harus bertanya apalagi saat ini sudah jam 9 malam. Apalagi jika nanti ibunya atau orang tua Rey bertanya kepada dirinya, mau ia jawab apa?
"Bukan urusan lo, dan lo gak lupa kan kalau lo dilarang ikut campur urusan gue?" siapa pun yang mendengar suara Rey yang dingin, pasti tiba-tiba merinding, kecuali Nata tentunya. Nata itu berbeda, Nata cuma takut sama hal-hal yang tidak logis atau tidak sesuai dengan sains.
"Aku tau! Tapi kalau semisalnya ada yang tanya, aku harus jawab apa? Masa aku bilang kamu lagi selingkuh!" seru Nata kesal.
__ADS_1
"Lo punya otak ato gak sih? bilang aja gue lagi tidur atau apalah..." Nata mengutuk dirinya, kenapa ia tidak memikirkan alasan itu.
"Ya-ya udah sana... Sekalian aja jangan pulang-pulang kayak bang Toyib..." ucap Nata namun pada kalimat terakhir ia kecilkan suaranya sekecil-kecilnya.
"Lo bilang apa terakhir?"
"Gak kok... Aku gak bilang apa-apa..." ucap Nata. Rey hanya mengangkat bahu tanda bahwa ia tak peduli.
"Kalo ada apa-apa telepon gue..." ucap Rey sambil membuka pintu apartemen nya. Nata mengangguk, namun detik selanjutnya ia menepuk dahinya.
"Tunggu! Kita belum punya kontak..." Rey terdiam. Jika dipikir-pikir, mereka memang belum pernah saling memberi nomber telepon.
Rey mengambil handphone-nya dan menyuruh Nata mengetik nomber telepon nya. Dan dari handphone Rey, Rey menelpon handphone Nata. "Save nomber gue..." ucap Rey sambil menutup pintu apartemen.
"Save? Gue kasih nama Suami durhaka aja, ya? Eh enggak deh, nanti kalo ada yang liat, kan gawat, bisa ketahuan kalo gue udah married. Ya udah gue kasih nama Si Pelit aja, ya? Sip, ok deh..." Sepertinya Nata masih menaruh dendam kepada suaminya karena bekalnya cuma 10.000 rupiah.
Nata pun memilih kembali ke kamarnya. Dan membuka room chat.
***********Cecan-nya Cogan***********
Anggota : @NatasyaAurel, @Maura.ra, @Aleya_M.Rta, dan @ShellaLovela
@ShellaLovela
Malam semuanya....
@Aleya_M.Rta
Bacot lo... Mlm juga
@Maura.ra
@Aleya_M.Rta
Oh Nata.... Dimana engkau?
@ShellaLovela
Gue jadi inget sama drama pas SD
Wkwkwkw
@Aleya_M.Rta
too
Nat! Hallo! Lo on gak?
@Maura.ra
Ya enggak on dia... Liat aja statusnya... offline
@Aleya_M.Rta
Kan siapa tau dia lagi nonton animenya, terus dia males buka chat, tapi dia kan bisa bales chat tanpa buka apk
@Maura.ra
Tumben lo pinter...
__ADS_1
@Aleya_M.Rta
Biasanya gue juga pinter keles... Lo-nya aja yang gak peduli...
@ShellaLovela
Balap kuy! Gue gabut nih...
@Maura.ra
Udh di sirkuit gue, sama Albara
@Aleya_M.Rta
Ekhem... Gue gak berani ganggu nih...
@ShellaLovela
^2
@Maura.ra
-_- gue sama yang lain... cuma si abang lo aja yang belum dateng, Shel..
@ShellaLovela
What! Abang gue kesana juga?
Gak bisa dibiarin nih... Udh punya bini juga
Gue otw
@Aleya_M.Rta
Gue entaran deh...
Eh, si Nata gmna?
@NatasyaAurel
Gue liat situasi aja...
Kalo gue dateng pun, gak bisa lama²
@Aleya_M.Rta
Akhirnya si kanjeng ratu on
@Maura.ra
^2
@ShellaLovela
^3
@NatasyaAurel
-_-
read; @Aleya_M.Rta, @Maura.ra, @ShellaLovela.
Vanes Hyoka
__ADS_1