
Bel istirahat pun berbunyi, Aurel beserta sahabatnya pun keluar menuju kantin, lagi - lagi Aurel harus melihat kemesraan Kevin dan Marry. Tak kuasa menahan sakit hati, Aurel pun berlari menuju toilet, karena menahan air matanya yang hendak turun di pipi.
Cindy dan kedua sahabat Aurel pun melihat Aurel berlari menuju toilet dan menyusul Aurel. Sesampainya di depan toilet mereka mendengar suara isakan Aurel dan tanpa menunggu lagi mereka pun masuk menghampiri Aurel lalu memeluk Aurel agar tenang hatinya.
"Aurel udah kamu yang kuat yaah sayang". Ujar Cindy.
"Apa harus aku yang tersakiti hiks hiks aku tak sanggup bila kejadian dari SMP sekarang ke ulang lagi hiks hiks". Ujar Aurel smbil menangis.
"Kamu harus bisa dong move on dari dia, percuma kamu suka sama dia dari dulu kalo dianya gk ngerespon sama perasaan kamu Aurel". Ujar Nita.
"Aku tak bisa bila aku harus melupakan diaa hiks". Ujar Aurel.
Tanpa mereka sadari Marry menguping pembicaraan mereka, karena Marry juga suka membuat Aurel celaka namun selalu gagal, hingga ia berencana akan membuat Aurel menderita dan membuat Aurel dibenci oleh Kevin.
Hahaha liat saja lho Aurel, gue akan membuat lho menderita dan tidak mendapatkan Kevin hahahaa. Batin Marry.
Kevin yang melihat Marry senyum sinis itu pun menghampiri Marry.
"Sayang". Ujar Kevin.
"Ah eh sayang, ada apa?". Ujarnya gugup.
__ADS_1
"Kenapa gugup gitu sayang?". Tanya Kevin.
"Ahh engga ko sayang gapapa, yaudah yuk kita ke kantin". Ajak Marry.
Tanpa mereka ketahui, Aurel dan sahabatnya mendengarkan kemesraan mereka, disitu Aurel berusaha agar tidak menangis lagi tetapi air mata nya terus mengalir.
"Lebih baik kamu pulang Rel". Ujar Cindy.
"Iyaa lebih baik kamu pulang Aurel, kasian mata kamu makin bengkak liat mereka bermesraan terus". Ujar Nita.
"Baiklah aku pulang saja, tolong bantu izinkan aku yaa". Ujarnya sambil keluar dari toilet.
Beberapa jam kemudian , Aurel sampai dirumahnya dan memarkirkan mobil nya, setelah memarkirkan mobil, Aurel masuk rumah tanpa mengetuk pintu, menghiraukan keberadaan kedua orangtua nya Aurel pun langsung naik ke atas, sesampainya dikamar, Aurel langsung menangis sejadi jadinya.
"Kenapaa yaa tuhan, kenapaa hiks aku harus melihat kemesraan mereka kenapa yaa tuhan hiks hiks". Teriak Aurel.
"Haruskah aku tersakiti seperti ini hiks aku ngga kuat hiks akuu ngga sanggup melihat mereka bersama hiks hiks". Ujar Aurel.
Kedua orangtuanya mendengar teriakan anak nya pun menghampiri Aurel ke kamar nya, untung nya pintu tidak Aurel kunci jadi orangtua nya pun dengan mudah masuk kamar Aurel.
"KENAPA AKU HARUS SESAKIT INI HIKS HIKS HIKS APAKAH AKU SALAH MENCINTAI KEVIN HIKS HIKS HUWAAA HUWAAA". Teriak Aurel sambil menangis.
__ADS_1
"Sayang tenanglahh jangan begini nak". Ujar Mommy Aurel.
"Hiks hiks mommy hiks Aurel hiks sayang Kevin hiks tapi Kevin hiks telah bersama hikss Marry mom hiks hiks". Curhat Aurel.
"Sabar sayang kamu harus kuat jangan lemah gini, yang ada nanti dia malah senang liat kamu menangis seperti ini syaangg". Ujar mommy nya.
"Papah akan bikin perusahaan dia bangkrut kalo kamu mau nak". Ujar daddy nya .
"Jangan pah kasian nanti keluarga Kevin". Ujar Aurel.
"Kamu kasian sama keluarga orang yang bikin kamu menangis beginii, bagaimana papah tidak bertindak anak daddy satu - satu nya dibuat menangis seperti ini". Ujar daddy nya emosi.
"Sudah sudah dad jangan emosi begini, lebih baik kita tenangin anak kita dad". Ujar istrinya.
"Baiklah mom". Ujar daddy.
Dan mereka pun menenangkan anak mereka, menemani nya dikamar sambil menceritakan kisah cinta orangtuanya hingga Aurel terlelap.
Bagaimana kelanjutannya? Tunggu kelanjutannya okee:)
Asal jangan lupa Like and Comment ya:)
__ADS_1