Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 59


__ADS_3

Aurel bangun dari tidurnya, melihat ke sekelilingnya ternyata ia sudah di kamar nya namun ia segera mengambil ponselnya untuk meminta maaf pada Kevin, baru saja Aurel akan mengetik tetapi Kevin lebih dulu mengirim pesan padanya.


Aku tau kamu ketakutan, jadi jangan meminta maaf karena kamu engga salah sayang ❤. Itulah isi pesan dari Kevin untuk Aurel, membaca itu membuat Aurel menghela nafas lega.


Syukurlah, ahh lebih baik mandi deh. Batin Aurel.


Di tempat lain, Kevin sedang menunggu kedatangan Leo ke rumah nya hingga ia pun mendengar suara bell langsung menghampiri nya, namun saat ia membukanya yang ia lihat Marry berdiri dengan wajah sinisnya. Tetapi Kevin diam karena melihat di belakang Leo menyuruh untuk tidak bicara, jadi ia memilih diam menunggu isyarat dari Leon kepadanya.


"Ketemu lagi sama aku, beb". Ujar Marry tersenyum sinis.


"Lho harusnya mendekam selamanya di sel penjara, tetapi ternyata kakak serta pacar lho itu sangatlah licik". Ujar Leon dari belakang Marry.


"Lhoo.. ". Ujar Marry terputus karena melihat tangannya di borgol kembali.


"Gue pastikan lho, kakak dan pacar lho mendekam di penjara, karena telah melukai adik kesayangan gue Aurel". Ujar Leon tegas.


"Aurel? adik? maksud lho.. Aurel adalah..". Ujar Marry terpotong oleh Leon.


"Benar, Aurel adalah adik gue yang paling gue sayangi dan gue ngga akan pernah membuat orang yang menyakitinya bahagia begitu saja". Ujar Leon sinis.


"Lho tau, apa akibat nya lho celakain adik gue? gue akan bilang yang pastinya lho akan terkejut". Lanjut Leon sinis.


"Gue ngga takut!! gue masih punya kakak yang akan nolong gue!! lepasin guee!!". Teriak Marry.


"Engga akan pernah gue lepasin lho!! karena hukuman bagi siapapun yang mencelakai Aurel adalah hukuman mati". Ujar Leon emosi membuat Marry ciut.


"Perusahaan kakak lho akan bangkrut begitu juga dengan pacarmu itu, sama sama bernama Alex". Lanjut Leon membuat Marry makin ciut.


"Kevin, lebih baik kita bawa dia ke kantor polisi tapi sebelumnya lho telepon dulu Daddy Andri, suruh dia ikut kita ke sana , gue duluan dan anak buah gue lagi menyebar mencari kedua pria yang bernama Alex!!". Lanjut Leon diangguki oleh Kevin.


Akhirnya hama hilang. Batin Kevin.


Setelah melihat Leon pergi bersama dengan kedua polisi yang dia bawa tadi, Kevin pun menghubungi Daddy Andri setelah terhubung langsung saja Kevin mengungkapkan tujuan nya, setelah itu ia langsung bergegas ke kantor polisi disusul oleh Daddy Andri di belakang mobil Kevin.


Sesampainya di kantor polisi, Kevin menghampiri Leon begitu juga dengan Daddy Andri.

__ADS_1


"Bagaimana, apa semua nya sudah di penjara?". Tanya Kevin.


"Sudah, mereka sudah tertangkap dan perusahaan mereka sudah dibuat bangkrut oleh om Andri, iyaa kan om?". Tanya Leon pada om nya.


"Iyaa benar Kevin, sekarang tidak ada lagi yang akan menghalangi hubungan kalian, namun kalian harus tetap waspada". Ujar Daddy Andri padanya.


"Baiklah om, pasti itu akan aku lakukan". Ujar Kevin mengangguk mantap.


Kita akhirnya bisa tenang, Aurel ku sayang. Batin Kevin.


Akhirnya Marry, kakak juga pacarnya yang bernama Alex selamanya mendekam di penjara atas perbuatan nya kepada Aurel, anak yang merupakan pengusaha sukses terkenal di Indonesia.


"Om, kalau gitu Kevin ke pulang dulu". Pamit Kevin.


"Ngga main ke rumah om? kamu juga Leo, kamu sudah lama tidak main ke rumah, bikin tante Anggi kangen mulu". Tanya Daddy Andri.


"Baiklah om, Leon main ke rumah sekarang". Ujar Leon membuat Kevin menoleh.


"Aku juga om, kangen calon istri". Ujar Kevin membuat Leon menoleh kaget.


"Iyaa lah Aurel yaa kali Cindy, kenapa kaget gitu?". Tanya Kevin tanpa merasa berdosa.


"Wajah gue kaget, lho kaga bilang kapan lho tunangan atau apapun". Ujar Leon kesal.


"Udah jangan ribut lagi, lebih baik kita pulang sekarang". Ujar Daddy Andri diangguki oleh mereka berdua.


Kembali ke Aurel, kini dia sedang bermanja dengan Mommy Anggi sambil menonton drakor bersama mommy nya. Mommy Anggi yang melihat anaknya manja pun tersenyum, usia Mommy Anggi masih dibilang muda karena menikah muda waktu itu dan sekarang umurnya 28tahun sedangkan Daddy Andri 34tahun.


"Sayang, mommy mau bilang sesuatu sama kamu tapi jangan bilang dulu sama daddy ya". Ujar Mommy Anggi membuat Aurel segera duduk.


"Apa mom?". Tanya Aurel penasaran.


"Lihat ini". Ujar Mommy Anggi memberikan sebuah benda yang menunjukkan dua garis merah membuat Aurel kaget.


"Mom, apa benar?". Tanya Aurel kaget serta bahagia.

__ADS_1


"Iyaa sayang, di dalam perut mommy ada adik kamu sayang". Ujar Mommy Anggi berkaca - kaca.


"Daddy belum tau dong mom". Ujar Aurel tersenyum.


"Belum biar jadi kejutan untuknya, karena dari dulu daddy mu menginginkan seorang adik untukmu, agar nanti kamu menikah ia masih ada adik kamu dan ternyata terkabul keinginan daddy mu". Ujar Mommy Anggi menangis terharu.


"Bagaimana kalau besok mom, besok kan ulang tahun daddy yang ke 34tahun, biar jadi hadiah yang sangat terkenang". Ujar Aurel bahagia.


"Iyaa sayang , mommy setuju". Ujar Mommy Anggi tersenyum.


Mommy Anggi memeluk anak satu nya itu, ia tidak menyangka akan memiliki anak lagi setelah 20tahun ia tidak hamil, sekarang ia hamil anak kedua nya merasa hidupnya begitu bahagia. Anaknya yang pertama akan menikah, terus ia diberikan anak yang sedang dalam kandungannya. Tiba - tiba terdengar suara Daddy Andri yang cemas melihat istrinya menangis, begitu juga dengan Kevin dan Leo melihat Aurel menangis seperti Mommy Anggi mereka ikut cemas dan panik.


"Sayangg, kamu kenapa nangis? Kamu juga kenapa nak? apaa ada yang jahatin kalian?". Tanya Daddy Andri panik.


"Mommy gapapa kok dad, begitu juga dengan Aurel kita hanya menangis melihat itu". Ujar Aurel menunjuk ke televisi yang menampilkan seorang wanita menangis karena kekasihnya meninggal.


"Haihh, kalian ini membuat daddy panik tadi begitu juga dengan Kevin dan Leon". Ujar Daddy Andri membuat Aurel kaget lalu melihat ke belakang.


"Sayangg, kak Leon kalian sejak kapan disana?". Tanya Aurel masih tersedu - sedu.


"Sejak 10 menit yang lalu, kita kaget kirain ada yang jahatin tante juga adikku ini, ehh ternyata hanya karena drakor". Ujar Leon menghela nafas lega.


"Jangan bikin kita cemas ya sayang". Ujar Kevin diangguki Aurel yang langsung memeluk Kevin.


"Disini masih ada yang jomblo woyy". Ujar Leon kesal membuat Aurel tertawa bersama dengan Kevin begitu juga kedua orangtuanya.


"Kalian menyebalkan". Ujar Leo lalu duduk manja pada Mommy Anggi.


Aurel sengaja bilang menangis karena drakor karena tidak mau kejutan itu malah gagal, untung saja drakor yang ia tonton mendukung ia dengan mommy nya, Aurel tersenyum bahagia menantikan sang adik yang ada di dalam perut mommy nya.


Bahagia akan tiba saat waktunya telah ditentukan. Batin Aurel.


Bagaimana kelanjutannya?


Jangan lupa dukung terus aku yaa, Like, Coment dan juga Vote nya yaa gays:)

__ADS_1


Mungkin akan jarang update karena mulai besok sekolah namun online, maaf yaa gays maklumkan oke:)


__ADS_2