Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 69


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian...


Kini Aurel dan Kevin berada di rumah kedua orangtuanya Aurel, kehamilan Aurel yang berusia 7 bulan membuat para orangtua sangat ketat menjaganya, tak memperdulikan Aurel yang merajuk seperti anak kecil, karena mereka ingin Aurel dan kandungannya baik - baik saja.


Aurel kini sedang beristirahat di kamarnya sambil menunggu suaminya pulang kerja, dengan muka masih sebal ia menunggu Kevin pulang, terdengar suara mobil membuat raut wajah Aurel berubah menjadi senang karena suaminya pulang.


Aurel menghampiri Kevin dengan rasa semangat, ia berjalan dengan cepat membuat dirinya kena teguran dari sang ibu siapa lagi kalau bukan Mommy Anggi, akhirnya mereka bersama menghampiri Kevin dan Daddy Andri.


"Sayang, akhirnya kamu pulang". Ujar Aurel dengan manja memeluk Kevin.


"Kenapa hem? rindu yaa? padahal kita tiap hari ketemu loh". Goda Kevin membuat Aurel blushing.


"Rafael dimana mom? Gishel dimana?". Tanya Daddy Andri membuat mereka berdua sadar, jika masih ada orang di sekitar mereka.


"Rafael ada sama Bu Susan, di halaman belakang dad sedangkan Gishel berada di kamar sedang tidur, tetapi terjaga oleh Astri". Jawab Mommy Anggi.


"Yaudah kamu siapin air untuk Daddy mandi yaa mom, Daddy akan menghampiri Rafael terlebih dahulu". Ujar Daddy Andri sambil maju melangkah.


"Ingat dad, cuci tanganmu hingga steril, karena kulit Rafael sangat sensitif!!". Teriak Mommy Anggi membuat Kevin dan Aurel menggelengkan kepalanya.


Rafael Graham Putra Mahardika dan Gishel Aurora Putra Mahardika mereka adalah anak kembar yang lahir dari rahim Mommy Anggi, Rafael dan Gishel lahir beda tiga menit karena mereka juga tidak menyangka akan mempunyai anak kembar, Rafael terlebih dulu keluar dari rahim nya lalu disusul dengan kelahiran Gishel.


Umur Rafael dan Gishel kini tiga bulan jalan, Aurel sangat bahagia mendapatkan seorang adik kembar, karena dia pikir Mommy nya hanya mengandung satu orang adik untuknya, tetapi kelahiran baby twins di keluarga mereka membuat Aurel sangat senang dan ia berdoa semoga kandungan baik - baik saja dalam perutnya, ia sudah tidak sabar menantikan kelahiran buah hatinya.


Kevin dan Aurel sudah berada di kamar yang berada di bawah, karena tidak mungkin mereka berdua tidur di lantai 2 dengan kondisi Aurel yang sedang mengandung, apalagi kandungannya sekarang menuju usia 8 bulan yang pastinya sangat berbahaya bila banyak naik tangga dalam keadaan hamil besar.


"Sayangg". Panggil Kevin memeluk Aurel dari belakang.


"Apaa sayang?". Tanya Aurel yang masih sibuk merias wajahnya.


"Kangen sayang". Ujarnya serak membuat Aurel berhenti merias wajahnya.

__ADS_1


"Kangen siapa hem? aku apa baby?". Tanya Aurel membalikkan badannya.


"Aku kangen kamu juga baby sayang, udah lama loh aku engga ngelongok baby". Ujar Kevin parau membuat Aurel tersenyum mengerti.


"Baiklah, sebentar yaa aku ke kamar mandi dulu ganti baju". Ujar Aurel beranjak dari duduknya namun dihentikan oleh Kevin.


"Disini aja sayang, gausah deh buka langsung aja, aku udah gakuat sayang". Ujar Kevin memelas membuat Aurel tak tega melihatnya.


Aurel langsung mencium bibir Kevin dengan lembut, Kevin senang mendapatkan lampu hijau dari istrinya, ia pun membalas ciuman istrinya dengan sangat bergairah, ia menidurkan istrinya perlahan ke ranjang serta satu tangannya yang sibuk membuka kancing baju istrinya.


Tanpa terasa kini mereka sudah telanjang tanpa sehelai benang apapun, kandungan Aurel yang semakin membesar membuat Kevin melakukannya dengan sangat pelan, karena takut kenapa - kenapa pada anak yang sedang di kandung oleh istrinya Aurel.


Akhirnya mereka berdua mengeluarkan klimaks pada puncaknya, Kevin langsung menggeser ke samping serta merentangkan tangannya, sedangkan Aurel kini sudah tertidur setelah melepasan tadi.


"Makasih sayangg". Bisik Kevin pada istrinya yang sudah tertidur nyenyak.


Kevin pun mencium kening, bibir juga perut Aurel, kemudian menyusul istrinya yang sudah dialam mimpi, dalam hitungan menit pun Kevin sudah terlelap mungkin efek bercinta dengan istrinya.


Keesokkan harinya Aurel sudah terbangun, lalu melirik ke samping melihat suaminya yang masih memejamkan mata, Aurel mencium lembut bibir Kevin membuat sang pemilik terbangun, karena merasakan benda kenyal serta hangat menempel di bibirnya.


"Morning too, kamu keganggu yaa? maafin aku sayang buat kamu kebangun". Ujar Aurel merasa bersalah.


"Sssttt.. udah gapapa kok sayang lagian udah waktunya bangun kan". Ujar Kevin memeluk istrinya.


"Yaudah aku mau mandi dulu". Ujar Aurel seraya beranjak dari duduknya.


Belum sempat Aurel masuk tetapi ada tangan yang memeluknya dari belakang, siapa lagi kalau bukan Aryana Kevin Mahendra suami nya sendiri.


"Mandi bareng yaa sayang". Ujar Kevin menaikkan alisnya genit.


"Ishh engga, kamu sendiri aja mandi nyaa". Ujar Aurel menolak.

__ADS_1


"Engga mau, aku pengennya sama kamu sayangg". Ujar Kevin merayu Aurel.


"Udahh ahh lepas, aku mau mandi". Ujar Aurel mendorong pelan Kevin serta masuk ke kamar mandi.


Kevin yang melihat pintu kamar mandi belum ditutup, akhirnya Kevin masuk tanpa sepengetahuan Aurel yang sekarang sedang memejamkan mata sejenak untuk menenangkan dirinya, tiba - tiba ia merasakan sebuah tangan kekar yang memeluknya dari nelakang.


"Lohh sayangg, kamu kok bisa masukkk". Ujar Aurel terkejut melihat suaminya sudah berada di kamar mandi.


"Kamu yang lupa tutup pintu, yaudah aku masuk". Ujar Kevin santai.


"Yaudah kamu keluar, aku mau mandi sayaangg". Usir Aurel kepada Kevin.


"Aku mau ikut kamu mandii". Ujar Kevin memelas pada Aurel.


Ahhh kamu mah bukan cuman mandi tapi ujungnya malah panas-panasan. Gerutu Aurel di dalam hati.


"Mandi aja yaa awas kalau kamu minta lebih". Ancam Aurel pada Kevin yang hanya mengabaikan ancaman istrinya.


"Gimana nanti aja yank". Ujar Kevin santai membuat Aurel geram.


"Yaudah aku dulu mandi nya, baru kamu". Ujar Aurel pada suaminya.


Akhirnya Aurel mengalah karena suaminya terus saja ingin memandikan dirinya, Kevin dengan lembut memakaikan sabun pada punggung Aurel , ia juga sering kali memainkan dada sang istri entah kenapa semenjak Aurel hamil, Kevin selalu bergairah dan merasa Aurel bertambah seksi ketika hamil.


Seperti yang Aurel rasakan, Kevin ujungnya akan meminta bercinta di kamar mandi, mau tak mau ia menuruti suaminya, sejam kemudian barulah mereka selesai mandi, Aurel mengomel terus semenjak keluar dari kamar mandi pada suaminya, namun Kevin hanya tersenyum melihat istrinya mengomel seperti itu.


"Makasih yaa sayang, makin sayang dehh sama kamuu". Ujar Kevin memeluk Aurel dari belakang yang sedang merias wajahnya.


Aurel hanya acuh mendengarkan perkataan suaminya , setelah mereka selesai memakai baju keduanya pun turun menghampiri para orangtua yang sedang sarapan, Aurel duduk dengan wajah masih sebal pada Kevin sedangkan sebaliknya ia merasa senang bisa melakukan hubungan badan dengan istrinya.


Semenyenangkan ini ya rasanya menikah, terus menantikan seorang bayi. Batin Kevin tersenyum bahagia.

__ADS_1


Bagaimana kelanjutannya?


Jangan lupa Like, Comment and Vote yaa gays:)


__ADS_2