
Karena yang bisa menjenguk minimal lima orang, jadi Kevin beserta keluarga nya dan Aurel terlebih dahulu masuk menjenguk Aurel. Sedangkan yang lainnya menunggu di luar ruangan dengan pasangan masing - masing, terkecuali Dina dan Sandi.
Aurel belum sadarkan diri, oleh karena itu Kevin hanya bisa berdoa dalam hatinya agar calon pacar atau lebih tepatnya calon istrinya cepat sadar. Jujur Kevin beberapa hari yang lalu merindukan Aurel dan Kevin menyadari perasaan nya bahwa dia benar - benar mencintai Aurel Putri Mahardika itu.
"Sayangg, bangun nak. Ini mommy sayang, kamu bangun sayang disini banyak yang sedih melihat kamu tak berdaya seperti ini". Ujar Mommy Anggi sendu.
"Iyaa sayang, bangun nak papah rindu senyuman kamu, manjanya anak papah ini. Bangun sayang". Ujar Daddy Andri sendu.
"Sayang, ini tante nak. Cepatlah sadar sayang, jangan tidur terus nak. Kasian nih suami kamu haha gaktau mantan calon suami". Ujar Mommy Linda mengejek sekaligus menggoda Kevin.
"Ishh mom, apaan sih malu tau". Ujar Kevin kesal.
"Kan kamu sendiri yang bilang bukan nak, kalau dia istri kamu. Padahal belum juga menikah". Ujar Daddy ikut menggoda Kevin.
"Udah dongg dad, kalau Aurel denger gimana coba? malu dong dad". Ujar Kevin malu.
"Bisa malu juga seorang Kevin yang berhati dingin ini". Ujar Ferdi membuat Kevin mendengus kesal.
"Hahaha istri dari hongkong vin haha nikah dulu bro". Ujar Leon sepupu Aurel.
"Bener tuh kata Leon, nikah dulu vin baru deh sebut istri haha". Ujar Ajran dan diangguki oleh Cindy serta yang lainnya.
"Ihh apaan sihh malah pada nyindir gue". Ujar Kevin kesal.
"Kesindir niehh hahaaha". Ujar Ferdi membuat semua tertawa.
"Udah deh jangan ketawa". Ujar Kevin makin kesal.
_____________________________________________
Kini tinggal Kevin sendirii di ruangan Aurel, karena Kevin menyuruh orangtua serta yang lainnya untuk pulang saja atau menunggu di luar ruangan dan itu membuat mereka menyindir Kevin 'Yang ngga sabar pingin berdua sama Istri' , membuat Kevin kesal karena terus saja disindir oleh sahabat serta orangtua nya.
"Aurel, kapan kamu bangun? kamu ngga bosen tidur terus hm? bangun sayang. Kamu ngga kasian sama aku hm? bangun dong rel". Ujar Kevin sambil mengecup tangan Aurel.
"Mau sampai kamu tidur rel? aku janji kalau kamu bangun, aku akan menjadikan kamu kekasihku atau kamu mau langsung jadi ibu dari anak - anak ku? bangun dong syang". Ujar Kevin menggoda Aurel.
"Kamu benci sama aku hm? kamu marah? Sampai kamu nyiksa aku kaya gini rel, aku kangen senyuman kamu Aurel". Ujar Kevin sendu.
"Maaf kalau aku selama ini nyakitin perasaan kamu, maaf udah buat kamu menderita karena Marry, maaf aku ngga lindungin kamu, maaf Aurel". Ujar Kevin tanpa sadar air mata nya menetes ke tangan Aurel.
__ADS_1
Tanpa Kevin dan yang lainnya ketahui, Aurel sebenarnya sudah sadar sejak Kevin disindir dan itu membuat Aurel menahan tawa nya. Dia sengaja tidak bangun, karena ingin melihat kekhawatiran dari Kevin. Betapa terharunya Aurel mendengar semua perkataan yang dilontarkan oleh Kevin.
"Haruskah aku menciummu? agar kamu bangun dari tidur hm?". Ujar Kevin frustasi.
"Aku cium nih kalau kamu masih ngga bangun dari tidurmu". Ujar Kevin mendekati wajah Aurel.
"Aku hitung sampai tiga, kalau kamu masih ngga bangun aku beneran cium kamu". Bisik Kevin pada telinga Aurel.
"Aku hitung nih, satu.. duaa.. tig.. ". Hitungan Kevin terhenti karena melihat Aurel sadar.
"Kevin? kamu mau apa?". Tanya Aurel seraya mendorong Kevin menjauh.
"Akhirnya kamu bangun juga, aku kangen kamu tau". Ujar Kevin memeluk Aurel.
"Ishh apaan sihh? lepas ,ngapain main peluk - peluk sihh". Ujar Aurel pura - pura cuek.
"Aku seneng kamu sadar tau, aku panggilin dokter dulu yaa". Ujar Kevin tak peduli dengan sikap cuek Aurel.
____________________________________________
Kevin pun keluar ruangan sambil meneriaki dokter, beberapa menit kemudian dokter tersebut memeriksa keadaan Aurel dan menyuruh semua menunggu di luar ruangan. Dan itu membuat Kevin mendesah kecewa, karena tidak bisa melihat Aurel.
"Ihh apaan sihh udah deeh jangan nyindir mulu , ngga cape apaa". Ujar Kevin mendelik ke arah lain.
"Ngga dongg, malah kitaa senang lihat lho kesel kayaa gitu haha". Ujar Cindy diangguki yang lainnya.
"Tegaa yaa kalian, awas aja aku bilangin nanti samaa Aurel". Celetuk Kevin membuat mereka tertawa terbahak - bahak.
"Emang ada yang lucu yaa? kenapa sih ketawa mulu". Ujar Kevin merajuk.
"Haha kamu lucuu vin, karena.. ". Belum sempat Ferdi bicara dokter terlebih dahulu keluar membuat Kevin menghampiri dokter tersebut.
"Gimana dok, keadaan pacar saya?". Tanya Kevin membuat Dokter bingung.
"Jadi ini pacar apa istri anda haha?". Tanya dokter sambil tertawa.
"Calon istri lebih tepatnya dok hehe". Ujar Kevin cengengesan.
"Keadaan pacar kamu atau siapa itu bagi kamu, sekarang sudah mendingan daripada tadi. Mungkin tiga hari lagi, baru bisa dibawa pulang". Ujar Dokter Pragita.
__ADS_1
"Terimakasih dok, kalau gitu boleh saya masuk dok?". Tanya Kevin melebihi orangtua Aurel sendiri, membuat semuanya menggelengkan kepalanya.
"Bolehh, kalau gitu sayaa permisi". Ujar dokter tersebut diangguki mereka.
Setelah kepergian dokter tersebut, semuanya kembali melayangkan sindiran untuk Kevin dan itu membuat Kevin mendengus kesal kemudian masuk ke ruangan Aurel. Karena, jika ia terus diluar dirinya akan terus dipermalukan oleh semuanya. Jadi, ia milih masuk ruangan Aurel gadisnya itu.
Semoga kalian bisa bersatu tanpa adanya pengganggu aamiin. Batin Cindy & Ferdi.
____________________________________________
Merekapun menyusul Kevin masuk ke ruangan Aurel, sesampainya di ambang pintu mereka terkejut melihat pandangan di depannya yang tak lain adalah Kevin memeluk Aurel. Padahal ia tahu, bahwa badan Aurel masih lemah dan dia malah memeluk nya erat.
"KEVIN!". pekik mereka membuat Kevin melonggarkan pelukannya.
"Ishh apaan sih?". Tanya Kevin kepada mereka.
"Kamu yang apa - apaan vin? udah tau badan Aurel lemah kamu meluk dia erat banget bukannya kasih dia minum gimana sih kamu?". Ujar Mommy Linda.
"Hehehe kelewat seneng mom, maafin". Ujar Kevin membuat semuanya menggelengkan kepalanya lalu tersenyum.
"Wajar tante Kevin kaya gitu karena sekarang dia udah jadi.. ". Ujar Ferdi menggantung membuat para orang tuanya penasaran.
"Apaan sih Fer? jangan bikin kita penasaran deh". ujar Mommy Linda diangguki yg lain.
"Kevin itu udah jadi.. ". Diam beberapa menit lalu lanjut.
"BUDAK CINTA AUREL!!". Ujar Ferdi dan yang lainnya sukses membuat Kevin malu.
Semoga kalian bersatu, jika kalian saling mencintai. Batin mamah anggi sambil melihat Aurel dan Kevin.
Bagaimana kelanjutannya? mau tau?
Jangan lupa Vote, Like and Comment ya:)
Dukung aku terus ya gays:)
#DirumahAja:)
@sitisya'adah_23
__ADS_1