
Kini Alex berada di Basecamp Roy yang berbeda, mereka mendiskusikan rencana untuk membalas dendam kan perbuatan Kevin yang memenjara kan Marry dengan mereka berdua yang tak lain adalah sebagai kakak dan pacar Marry.
"Hallo apakabar brother?". Sapa Roy.
"Hallo, kabar gue mana ada baik lihat adik gue di penjara. Lho sebagai pacarnya gimana kabarnya?". Tanya Alex.
"Gue juga sama kaya lho brother, jadi gimana rencana kita untuk membalas dendak kan apa yang dilakukan Kevin?". Tanya Roy pada Alex.
Sebenarnya Alex sendiri tidak tahu menahu kesalahan adiknya, karena setahu dirinya dulu hubungan Marry dan Kevin baik - baik saja. Namun, mendengar Marry di laporkan ke penjara membuat dirinya geram tanpa tahu apa masalah yang terjadi di antara Kevin dan Marry adiknya.
"Ide dari gue buat rencana kita lebih baik membuat si brengsek itu sama dengan keadaan gue, kehilangan seseorang yang disayang. Gue ingin mereka merasakan nya dengan membuat mereka kehilangan Aurel, gimana lho setuju Roy?". Tanya Alex pada Roy.
"Gue setuju sama ide lho bro, terus kapan misi ini berjalan?". Tanya Roy pada Alex.
"Dua hari lagi, kita membawa Aurel pergi jauh ke tempat yang tidak diketahui oleh Kevin dan yang lainnya. Dan kita harus melihat dulu situasi nya sebelum menculik Aurel". Ujar Alex pada Roy.
"Baiklah gue setuju sama ide lho". Ujar Roy pada Alex.
Mengetahui pacar Marry bukan lagi Kevin membuat dirinya berpikir, bahwa Kevin lah yang memulai mengkhianati adiknya. Sehingga, Marry mempunyai pacar lagi mungkin adiknya balas dendam dengan apa yang dilakukan Kevin.
"Kalau menculik Aurel gagal bagaimana?". Tanya Roy.
"Kita celakai saja dia sampai mati". Ujar Alex tanpa pikir panjang.
"Wahh gila lho, dulu juga gue pernah menabrak Aurel namun bukan sampai mati tapi koma dan itu membuat Marry marah sama gue". Ujar Roy tidak percaya.
"Gue ngga pedulii!!". Ujar nya pada Roy.
Jangan salahkan gue, membuat Aurel menderita!!. Batin Alex berteriak.
_____________________________________________
Tanpa mereka ketahui, pembicaraan mereka telah di rekam seseorang. Rencana yang mereka susun akan segera di bongkar, digagalkan olehnya dan menjadikan bukti untuk penangkapan mereka pada pihak kepolisian yang tak lain adalah ayahnya.
"Gue ngga akan pernah biarin lho berdua membawa Aurel dan membuat orang terdekat disekitar nya termasuk gue sendiri". Ujarnya sambil mengepalkan tangannya.
Gue sebagai kakak sekaligus sahabatnya Aurel, gue akan selalu menjaga orang yang gue cintai dari orang - orang seperti Marry serta orang terdekat Marry. Gue yang akan membalas dendam kan, apa yang kalian lakukan pada sahabat gue. Gue sebagai anak dari kepolisian akan menghukum kalian semua, yang berusaha mencelakai Aurel orang yang gue sayang. Batinnya kesal.
Akhirnya lelaki itu memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut, jika ia terus berada di tempat itu maka emosi nya sulit terkendali. Lelaki tersebut memasuki mobil nya dan berjalan ke rumah Aurel untuk menjenguk, karena dia mendengar dari sahabatnya Aurel bahwa kondisinya koma akibat penculikan yang di lakukan oleh Marry.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian, akhirnya lelaki itu sampai di perkarangan rumahnya Aurel. Kemudian, masuk ke dalam rumah Aurel tanpa mengetuk pintu membuat dirinya merasakan cemburu apa yang di lihatnya. Melihat posisi tidur Kevin dan Aurel yang mesra, namun ia tepis karena mengingat Aurel sangat mencintai Kevin.
Gue senang lihat lho berada di dekat orang yang menyayangi kamu Aurel , semoga selamanya kamu berada di dekat mereka. Batin lelaki tersebut.
_____________________________________________
Aurel mengerjap - ngerjap kan matanya, melihat ke sekeliling nya dan Aurel pun menengok ke atas karena merasakan tangan kekar di kepalanya. Saat melihat orang itu adalah Kevin, sontak membuat Aurel kaget namun tidak berteriak.
Aurel mengamati semua yang ada di wajah Kevin dengan tangan nya dari mata terus ke hidung mancung nya, hingga terakhir bibir Kevin yang membuat Aurel mempunyai keberanian untuk mencium bibir Kevin.
CUP!!
Di ciumnya bibir Kevin sekilas karena takut membuat orang tersebut bangun, namun perkiraan Aurel salah karena pada saat dirinya mencium bibir Kevin. Sebenarnya Kevin telah bangun, namun ketika Aurel mencium bibirnya membuat dia kaget tetapi ia berusaha menormalkan nya. Kemudian , dia tutup mata lagi saat Aurel menarik bibirnya dari bibir Kevin.
"Kenapa lihatin aku gitu banget? baru tau aku tampan yaa". Tanya Kevin menggoda.
"Ishh ap-apaan sih, siapa juga yang lihatin kamuu". Ujar Aurel gugup sambil memalingkan mukanya.
"Kenapa gugup gitu hm?". Tanya Kevin mendekat ke wajah Aurel.
"Ishh siapa yang gugup?". Tanya Aurel yang mulai tenang.
Aurel bangkit dari tidur nya karena jantung nya berdetak tak karuan, namun saat Aurel akan mencoba bangkit sebuah tangan menarik dirinya sehingga Aurel berada dipangkuan Kevin.
"Apaan sih vin? nanti ada yang masuk gimana?". Tanya Aurel gugup.
"Ngga akan ada yang masuk toh semua orang pergi kecuali si mbok di dapur". Ujar Kevin memeluk erat Aurel.
"Ihh lepas Vin, nanti si mbok kesini vin". Ujar Aurel berusaha melepaskan tangan Kevin dari pinggang nya.
Kevin bukan nya melepaskan namun membalikkan badan Aurel, hingga berhadapan dengan Kevin dalam posisi yang masih sama Aurel berada di pangkuan nya. Namun, itu membuat gairah Kevin muncul karena posisi nya yang tak mengenakan ini.
"Kevin, kamu mau apa?". Tanya Aurel.
"Aku mau balas yang tadi kamu lakuin ke aku". Ujar Kevin.
"Mak-maksud nya apa? balas apa?". Tanya Aurel gelagapan.
"Haruskah aku mengingatkan apa yang kamu lakukan hm?". Tanya Kevin menggoda.
__ADS_1
"Emang apa yang aku lakuin sama kamu?". Tanya Aurel berusaha tenang.
Engga mungkin kan Kevin bangun saat aku cium. Batin Aurel.
_____________________________________________
Lanjutan!!!
Kevin mendekatkan wajah nya pada Aurel, membuat Aurel gugup refleks memejamkan matanya. Kevin memiringkan wajahnya agar leluasa mencium Aurel, melihat Aurel memejamkan matanya membuat Kevin senang.
CUP!!!
Kevin mencium bibir Aurel membuat Aurel membuka matanya karena kaget, namun beberapa menit kemudian Aurel memejamkan lagi matanya. Kevin mengigit bibir Aurel, karena tidak ada balasan dari Aurel dan saat bibir Aurel membuka Kevin pun ******* bibir Aurel lembut.
Dan pada akhirnya, Aurel membalas ciuman Kevin sehingga tangan Aurel memeluk leher Kevin. Mereka saling ******* membuat mereka merasa dunia milik berdua, nafas mereka tersenggal dan Aurel berbicara ditengah ciumannya.
"Kevin, nanti ada yang masuk vin berhentii". Ujar Aurel ditengah mereka ciuman.
"Ngga akan ada yang masuk, karena mereka bilang akan datang sore dan ini masih siang". Ujar Kevin dengan nafas ngos - ngosan.
Kevin menempelkan hidungnya dengan hidung Aurel, tangannya masih memeluk erat Aurel.
"Aku mencintaimu Aurel". Ujar Kevin membuat Aurel blushing.
"Aku tak sanggup bila kamu menghindar dari ku, aku tak sanggup melihat kamu sakit Aurel. Maukah kamu memulai kembali dari awal Aurel?". Tanya Kevin lembut dijawab anggukan oleh Aurel.
"Makasihh sayangg, aku janji tidak akan pernah membuat kamu sakit hati dan menangis gara - gara aku". Ujar Kevin mencium pipi Aurel.
"Iyaa aku pegang janji kamu, aku juga mencintaimu sangat Kevin". Ujar Aurel membalas ciuman Kevin di bibir.
Semoga kita bahagia selamanya. Batin keduanya.
Bagaimana kelanjutannya?
Jangan lupa Vote, Like and Comment yaa gays:))
Tetap dukung aku ya:)
Aku mencintai kalian pendukungku:))
__ADS_1