
Hari yang ditunggu oleh Kevin juga Aurel pun tiba, dimana mereka akan merubah status menjadi suami istri, mereka berdua menikah di kapal pesiar yang sangat luas serta megah hingga cukup untuk semua tamu yang hadir, Kevin telah menunggu Aurel bersama pendeta sedangkan Aurel masih berada di kamar rias.
Aurel selesai dirias oleh MUA yang dibawa Daddy Andri, datanglah Mommy Anggi ke kamar memandangi anaknya dengan tangis haru, Aurel menyadari itu langsung menyuruh mommy nya memeluk dirinya.
"Sayang, kamu sangat cantik". Ujar Mommy Anggi.
"Makasih mom, maaf yaa Aurel belum bisa banggain mommy juga daddy". Ujar Aurel sedih.
"Cukup melihat kamu menikah mommy bahagia sayang, apalagi daddy kamu". Ujar Mommy Anggi diangguki oleh Aurel.
Sementara ditempat lain, Kenzo kini telah berada di apartement kekasihnya yang sedang bersiap untuk ke pernikahan kakaknya, Kenzo menunggu di sofa luar kamar sambil memainkan ponselnya.
"Sayang, aku udah siap". Ujar Zahra tersenyum pada Kenzo.
"Kamu cantik banget sayang". Ujar Kenzo memeluk Zahra.
"Ishh udah ayo berangkat, nanti telat loh". Ujar Zahra diangguki oleh Kenzo.
Mereka meninggalkan apartement Zahra, lalu bergegas pergi ke pernikahan Kevin juga Aurel, sebelumnya Kenzo juga sudah meminta izin pada kakek nya, untuk menemui keluarganya sejak kecil dan kakeknya langsung mengizinkannya.
Kembali lagi pada Aurel, kini ia di tuntun oleh sang ayah menghampiri Kevin, ia sangat gugup namun daddy nya menenangkan Aurel, Kevin terpesona melihat Aurel yang begitu cantikk memakai baju pengantin.
"Kevin, om titip Aurel padamu, jangan sakiti dia, jangan kecewakan dia, jika semua terjadi maka om akan ambil Aurel kembali dari kamu". Ujar Daddy Andri.
"Om tenang aja, Kevin pasti akan selalu menjaga Aurel dalam setiap waktu, Kevin akan selalu membuat Aurel bahagia". Ujar Kevin tegas pada Daddy Andri.
Kevin membawa Aurel ke altar tepat di depan pendeta, banyak yang hadir di acara pernikahan Kevin juga Aurel, sahabat kedua mempelai pun menjadi Bridesmaid bagi kaum wanita dan Groomsmen bagi kaum pria di pernikahan mereka.
"Silahkan kalian ucapkan janji suci pernikahan secara bergantian, dimulai dari pengantin lelaki". Ujar pendeta.
"Aurelia Putri Mahardika , aku mengambil engkau menjadi seorang istriku, untuk saling memiliki dan juga menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, dan pada waktu sehat maupun sakit. Untuk selalu saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang sangat tulus". Ujar Kevin lalu dilanjut oleh Aurel.
"Aryana Kevin Mahendra , aku mengambil engkau menjadi seorang suamiku, untuk saling memiliki dan juga menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, dan pada waktu sehat maupun sakit. Untuk selalu saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang sangat tulus". Ujar Aurel.
"Kalian resmi menjadi suami istri, silahkan untuk bertukar cincin dan memberikan ciuman pada pengantin wanita". Ujar pendeta.
Kevin pun memasukkan cincin pada jari manis Aurel, begitu juga dengan Aurel memasukkan cincin pada jari manis Kevin, setelah itu Kevin mencium kening Aurel disusul mencium bibir Aurel dengan lembut.
"Aku hitung sampai tiga, ketika bunga ini jatuh kepada salah satu tangan dari kalian, maka ia harus menyusul aku menikah". Ujar Aurel disetujui semuanya.
"Baiklah aku hitung, satu.. dua.. tig.. a". Ujar Aurel melempar bunga tersebut tepat sekali pada Zahra.
Kevin tersenyum ketika Zahra yang memenangkan bunga tersebut, Aurel menghampirinya lalu memeluk Zahra membuat Zahra menangis terharu melihat kakak kelasnya dulu di SD.
__ADS_1
"Kenapa kamu menangis? apa kamu tidak senang mendapatkan bunganya?". Tanya Aurel lembut.
"Engga aku hanya terharu saja, karena aku telah bertemu dengan kakak, aku merindukanmu kak". Ujar Zahra memeluk Aurel.
"Sebentar apa kita pernah bertemu?". Tanya Aurel penasaran.
"Aku Sabila Ayu Azzahra, adik kelas kakak". Ujar Zahra membuat Aurel memeluk nya.
"Kamu kok bisa ada disini?". Tanya Aurel.
"Aku yang mengajaknya kakak ipar☺". Ujar Kenzo merangkul Zahra.
"Loh kalian?". Tanya Aurel kaget.
"Iyaa kita pacaran baru dua hari hehe". Ujar Kenzo membuat Zahra blushing.
Beberapa jam kemudian lanjut ke acara resepsi, mereka berdua kini berdiri menyalami para tamu undangan, kedua mommy menghampiri mereka berdua, Mommy Anggi memeluk Aurel begitu juga Mommy Linda memeluk Kevin anak kesayangannya.
"Mommy senang, akhirnya kamu sudah menjadi seorang istri sayang". Ujar Mommy Anggi menangis haru.
"Iyaa mommy, nanti aku akan tinggal dirumah Kevin". Ujar Aurel sedih.
"Selamat yaa my boy, kamu harus jaga menantu mommy, jangan sakiti hatinya". Ujar Mommy Linda dianggukinya.
Setelah semuanya selesai bersalaman, Kevin mengajak Aurel ke ujung kapal pesiar, begitu pula dengan sahabat keduanya, mereka mempersiapkan kamera untuk memfoto pasangan pengantin baru.
Pose mereka seperti begini, Kevin memegang tangan Aurel sambil melihat kearah kamera, begitu juga Aurel yang tersenyum lebar, foto mereka sangatlah bagus karena efek dari cahaya matahari yang tenggelam.
Kevin menatap Aurel dengan penuh cinta, membuat Aurel malu, Kevin mencium bibir Aurel lembut membuat Aurel menikmatinya, namun mereka tidak menyadari jika banyak yang melihat kemesraan mereka berdua.
"Oyyy kita belum pada nikah, nanti di kamar aja napa". Ujar Sandi kesal.
"Benerr tuh apa yang dibilang oleh Sandi, nanti aja napa di kamar jangan disini". Ujar Ferdi kesal.
"Makanya cepetan nikah dong". Ujar Kevin santai.
"Huhh gue juga akan nyusul lho nanti". Ujar Ferdi masih kesal.
Kenzo menghampiri mereka semua bersama dengan Zahra, Kevin juga yang lainnya melihat kearah Kenzo dan Zahra, ia langsung menutup dirinya dibelakang Kenzo, karena ia belum mengenal mereka kecuali Aurel kakaknya.
"Selamat yaa my brother, maaf tadi gue nerima telepon dulu, jadi ngga bisa menjadi orang yang pertama ngucapin". Ujar Kenzo.
__ADS_1
"Yaudah gapapa, yang penting lho udah ngucapin". Ujar Kevin.
"Zahra sini gabung sama kita". Ajak Aurel.
"Sana kamu gabung, aku disini sama kakk Kevin". Ujar Kenzo diangguki oleh Zahra.
Zahra pun menghampiri Aurel yang sedang berbincang dengan sahabatnya, setelah sampai disana Zahra malu karena tak terbiasa ada yang mengajaknya mengobrol, namun Aurel menarik tangan Zahra.
"Kenalin gays, ini adik kelas kita yang waktu itu". Ujar Aurel.
"Siapa rel?". Tanya Cindy.
"Kenalan dong Ra". Ujar Aurel pada Zahra
"Emm, nama aku Sabila Ayu Azzahra panggil aja Zahra seperti Ken juga kak Aurel". Ujar Zahra malu - malu.
"Ahh kamu toh, kemana aja kok baru ketemu sekarang?". Tanya Nita.
"Karena dia pacarnya Kenzo, adik angkat Kevin yang waktu itu". Jawab Aurel diangguki sahabatnya.
Bahagia itu akan tiba pada,
Waktu yang ditentukan,
Bahagia itu,
Ketika kita bersama dengan,
Orang yang kita sayangi.
#S2N26:)
TAMAT !!!
___________________________
Hello readers:)
Aku mau nanya nih? akankah kalian ingin aku lanjutkan ceritanya sampai mereka punya anak? apa cukup sampe disini?
Jawab dikomen ya gays :)
Terimakasih telah membaca karya novel aku:)
__ADS_1
Jangan lupa juga Like, Comment dan Votenya:)
Ditunggu loh sama aku haha:)