Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 43


__ADS_3

Aurel dan Sahabatnya sedang di cafe karena sudah lama mereka tidak ada waktu untuk Aurel. Mereka pun duduk di meja, lalu memesan pesanan mereka kepada pelayan. Aurel berbincang bincang dengan sahabatnya sambil bercanda tawa.


Tanpa mereka ketahui Marry mengikuti mereka, lalu duduk dibelakang meja mereka dan memesan minuman saja. Dia tidak suka melihat Adinda bahagia apalagi tertawa seperti itu membuatnya muak. Bahkan dia membenci Aurel sejak SMP.


Aku akan membuat kamu menderita Aurel, lihat saja nanti. Batin Marry.


Marry pun bangkit dari cafe dan tanpa sengaja melihat Kevin keluar mobil, sebenarnya Marry sudah tak tahan ingin kekayaan Kevin maupun Aurel. Namun, ia harus menjalankan perannya sebagai pacarnya Kevin.


"Sayangg". Teriak Marry membuat Kevin maupun sahabatnya menoleh.


"Marry sedang apa kamu disini?". Tanya Kevin padanya.


"Aku ngga sengaja lewat dan lihat kamu jadi aku samperin kamu deh sayang". Ujarnya.


"Dengan siapa kamu kesini?". Tanya Kevin.


"Sendiri sayang, yaudah aku pulang yaa takutnya kamu mau dengan sahabat kamu. Aku ngga akan ganggu, byee sayang". Ujarnya sambil melangkah pergi dari hadapan Kevin dan sahabatnya.


Pasti dia merencanakan sesuatu, gue harus ikutin dia. Batin Kevin.


Ferdi melihat Kevin yang hendak pergi pun mencegahnya.


"Lho mau kemana vin?". Tanya Ferdi.


"Kalian duluan aja, gue gk bisa ada urusan". Ujar Kevin.


"Lho gk bisa pergi vin, lho gk kasian sama gue nih yg jomblo, tega lho vin". Ujar Sandi.


"Yaelah, gapapa kali lho jadi nyamuk". Ujar Ajran sambil bercanda.


"Ogah gue jadi nyamuk lho pada". Ujarnya kesal dan menatap Kevin berharap.


"Yaudah lho ikut gue aja San, kalau lho gamau jaadi nyamuk". Ujar Kevin diangguki Sandi.

__ADS_1


"Padahal bukan lho aja yg jomblo San, ada Aurel dan Dina jugaa yaa walaupun Dina lagi dekat dengan Dinan kakak kelasnya itu". Ujar Ferdi


Mendengar nama Aurel membuat Kevin berhenti dan senang akan tetapi dia tidak punya waktu lagi karena takut kehilangan jejaknya Marry. Kevin menarik tangan Sandi dan masuk ke mobilnya, kemudian mengemudi dengan kecepatan lumayan cepat. Membuat Ferdi dan Ajran gelengkan kepalanya pusing dengan sikap Kevin.


"Temen lho kenapa sih?". Tanya Ajran pada Ferdi.


"Temen lho juga begoo". Ujarnya kesal.


"Bukan temen guee sayangnya hahah". Ujarnya sambil ketawa.


"Dasarr, yaudah kita masuk kasian mereka nunggu". Ujarnya diangguki oleh Ajran.


Keduanya masuk dan mencari meja pacarnya itu, akhirnya ia menemukan mejanya dan menghampiri pacar serta sahabatnya itu.


"Maaf membuat kalian menunggu lama". Ujar Ferdi diangguki Ajran.


"Gapapa ko tenang aja asal jangan sampai 1 bulan aja kita nunggu, capee tau". Celetuk Dina membuat mereka tertawa.


"Ehh koo kayanya gk liat Sandi sama Kevin yaa". Ujar Nita.


"Mereka pergi ada urusan katanya". Ujar Ajran diangguki Ferdi.


"Ohh kirain ketemu sama nenek lampir". Celetuk Nita membuat keduanya mengernyitkan alisnya.


"Nenek lampir?". Tanya mereka.


"Iyaa Marry maksud aku sayang". Ujar Nita.


"Hahahah bener banget emang dia mah nenek lampir". Ujar Ajran membuat Aurel tertawa yang tadinya diam saja.


"Gitu dong ketawa diem bae rel, nanti kesumbat lho". Ujar Ajran lagi lagi membuat mereka tertawa.


Tumben Kevin ngga ikut yaa, ahh yasudah biarkan saja. Batin Aurel.

__ADS_1


"Udah makan dulu keburu dingin loh, jangan ketawa takutnya beser". Ujar Aurel pada mereka.


"Siappp capten". Ujar mereka membuat Aurel tertawa kecil.


"Kamu juga makan yg banyak, kamu baru sembuh rel". Ujar Cindy.


"Iyaa sayangnya Aurel". Celetuk Aurel.


"Selamat makan". Ujar mereka.


Mereka pun makan tanpa berbincang karena itulah adab makan sebenarnya, sedangkan disisi lain Kevin dan Ajran mengikuti taksi yg ditumpangi Marry. Kemudian berhenti disebuah tempat yg dulu pernah Kevin ikuti yg tak lain adalah Basecamp pacarnya itu.


"Kevin ngapain dia kesini sih?". Tanya Sandi


"Nanti juga lho tau sendiri, kita ikuti aja dulu San". Ujar Kevin diangguki Sandi.


"Whattt the he.. ". Belum sempat berteriak Kevin sudah menutup mulutnya.


"Sssttt.. bisa gk sih jangan teriak nanti ketahuan kitaa". Bisik Kevin.


"Gue ngga nyangka dia melakukan hal kaya gitu, padahal dia pacar lho vin. Dan yg bikin gue terkejut dia masih berpacaran dengan cowok itu". Ujarnya berbisik kesal.


"Yaa gue untung ngga suka lagi walaupun sekarang pacaran sama dia juga hanya pura pura supaya rahasia dia gue kedok". Ujarnya.


Mereka pun pergi dari tempat tersebut karena sudah merekam bukti Marry yg selingkuh dari Kevin dan rencana jahat nya Marry terhadap Kevin maupun Aurel. Mereka tidak menyusul ke cafe lagi karena Ferdi mengabari sudah pulang, jadi mereka juga pulang ke rumahnya.


Bagaimana kalian sukaa? mau tau kelanjutannya?


Jangan bosen untuk Like and Comment terus yaa:)


Maafin yaa update nya ngga nentu:)


Tetap dukung aku yaa gays:)

__ADS_1


__ADS_2