
Dikamar, Aurel termenung memikirkan bagaimana caranya agar ia menolak walaupun dengan cara halus tidak berhasil pikirnya.
"Mungkin besok kuliah aku harus cuek sama dia, percuma aku udah 8tahun ngga ada respon malah tambah sakit hati yang ada" Ujar Aurel pelan.
Beberapa menit kemudian, Aurel pun tertidur lelap karena termenung.
Setelah Aurel menutup pintu, Kevin pun menghampiri kedua orangtua nya dan orangtua Aurel, mommy Kevin melihat wajah anaknya ditekuk kebawah.
"Ada apa nak? sudah berbicara kepada Aurel?". Tanya mommy nya.
"Belum mah, kayanya Aurel masih marah mah" Ujarnya lesu.
"Sebenernya nak Kevin punya pacar apa tidak? itulah alasan dia membatalkannya". Ujar mamahnya Aurel.
Mendengar itu, Kevin merasa gemetar hebat dan tak segan untuk menjawab pertanyaan mamahnya Aurel, sehingga mommy nya Kevin pun menanyakan hal yang sama kepada Kevin.
"Nak apakah benar kamu sudah punya pacar?". Tanya mamahnya.
"Ehh iyaa mah aku punya" Ujarnya gugup.
"Kenapa kalau kamu punya pacar, tetapi ingin melanjutkan perjodohan ini? kamu ingin membuat anak tante sakit hatii?". Tanya mamahnya Aurel.
"Bukan begitu tan.. " Ujarnya terpotong karena mommy nya Kevin berpamitan kepada keluarga nya Aurel dan memasuki mobil nya.
Selama di perjalanan, tidak ada perbincangan karena orangtua Kevin kecewa dengan sikap anaknya itu hingga akhirnya daddy nya Kevin berbicara tegas.
__ADS_1
"Kevin, papah cuman kasih tau kamu jangan pernah kamu sedikitpun menyakiti hati seorang perempuan vin, kamu tidak tau kan jika yang melahirkanmu adalah seorang perempuan yang rela berjuang demi melahirkanmu kedunia mengorbankan nyawanya vin seperti mamahmu yang melahirkanmu, ingat itu" Ujar daddy nya.
"Kamu menyakiti perempuan itu apalagi yang lembut kaya Aurel sama saja kamu menyakiti hati mommy mu nak" Ujarnya.
"Baiklah pah, Kevin minta maaf sama mommy dan daddy karena telah menyakiti Aurel sekaligus mengecewakan kalian berdua" Ujarnya sedu.
"Mommy memaafkanmu sayang, tapi Aurel dia mana mungkin dengan mudah memaafkanmu nak" Ujar mamahnya.
Akhirnya merekapun sampai dirumahnya pada jam 22.00 WIB, Kevin memasuki rumah duluan dikarenakan besok dia ada kelas pagi dan kebetulan Aurel juga sama dengannnya jadi Kevin bisa berbincang dengannya.
Kevin memasuki kamarnya tanpa makan malam karena ia harus segera tidur dan semoga besok Aurel memaafkannya, Kevin telah terlelap dari tidurnya dan membawanya ke alam mimpi.
Keesokan harinya, Kevin bangun dari tidurnya dan bergegas ke kamar mandi lalu bersiap untuk kuliah. Akhirnya selesai bersiap Kevin menuruni tangga untuk menghampiri kedua orangtuanya.
"Mah Kevin berangkat sekarang ya" Ujarnya lalu meninggalkan orangtuanya.
Selama diperjalanan ke kampus, Kevin merasakan takut jika Aurel akhirnya melupakan perasaannya itu untuk Kevin.
Ditengah jalan ia melihat ada Aurel sedang menunggu sahabatnya, karena Aurel berangkat bersama. Akhirnya Kevin memutuskan untuk menghampiri nya.
"Pagii Aurel" Ujar Kevin lembut.
"Pagii" Ujar Aurel cuek.
"Lho ngapain kesini vin? mau nyakitin Aurel lagi? belum cukup emangnya lho nyakitin dia?". Tanya Cindy emosi.
__ADS_1
"Ngga, gue ngga nyakitin dia" Ujar Kevin.
"Alaahh, buktinya lho bikin dia nangis karena lho balikan sama s Marry itu yang ngekhianatin lho". Ujar Nita.
"Sesayang itu lho ya sama si Marry yang bekas orang lain". Ujar Dina.
Aurel merasa kasihan Kevin dimarahi oleh sahabatnya, akhirnya ia pun mengajak sahabatnya untuk segera ke kampus dan meninggalkan Kevin sendiri.
Aurel kenapa jadi cuek ke gue arghhh, udahlah berangkat ajaa. Batin Kevin.
Di kampus Aurel beserta sahabatnya ingin memasuki kelas, namun Kevin menghentikan langkah mereka karena Kevin ingin berbicara dengan Aurel.
"Sebentar Aurel gue pengen ngomong sama lho" Ujar Kevin.
"Ngomong apa lagi sihh vin, aku ngga ada waktu sekarang" Ujar Aurel cuek.
"Gue cuman mau minta maaf sama lho, kalo gue udah nyakitin perasaan lho rel" Ujar Kevin.
"Aku maafin ko, yaudah aku permisi ya masuk dulu " Ujarnya.
Aurel please jangan berubah, gue mohon rel. Batin Kevin.
Kevin pun akhirnya memutuskan untuk ke kelas menghampiri sahabatnya yang sedang menunggu dirinya dan Kevin pun bergabung dengan sahabatnya walau dihatinya sedikit tidak tenang akan perubahan sikap Aurel yang menjadi cuek.
Bagaimana kelanjutannya yaa?
__ADS_1
Jangan lupa Like and Comment yaa gays :))
Votee juga yaa gays:)