Perjuangan Cinta Aurelia

Perjuangan Cinta Aurelia
Episode P.C.A Ke - 35


__ADS_3

Aurel terus saja berlari menjauhi Andri yang menyusulnya, saat Aurel ingin menyebrang ia tidak melihat ada mobil engganya saking sakit hatinya dia. Namun, suara Andri yang terdengar panik memanggilnya akan tetapi ia tak peduli.


Andri melihat mobil itu berjalan dengan kencang kearah Aurel dan itu membuatnya panik, dia tidak mau kehilangan Aurel walau hanya sahabat.


"Aurelll!!! awasss!!!". Teriak Andri namun tak didengar Aurel.


"Aurelll!!!". Teriak lagi Andri dan saat Andri ingin menyelamatkan Aurel.


BRUKK!!


Tubuh Aurel terpental jauh hingga mengeluarkan darah yang sangat banyak.


"Aurell!!". Teriaknya sambil berlari menuju tempat Aurel.


"Aurell bangun!! bangunn rel!! kamu harus bertahan rell". Ujar Andri panikk.


"An.. dri". Ujar Aurel lemah


"Iyaa ini akuu, kamu harus bertahan Aurel. Aku ngga mau kehilangan kamu lagii untuk kedua kalinya". Ujar Andrii sambil menggendong Aurel.


"A.. aku min.. minta maaf". Ujarnya lalu Aurel pingsan.


Andri langsung membawanya ke rumah sakit, setelah sampai di sana Andri memberitahu kabar ini ke orang tua Aurel karena Andri kenal dengan keluarganya dulu. Andri bolak balik menunggu dokter keluar dari ruangannya.

__ADS_1


Mendengar kabar Aurel masuk rumah sakit, membuat kedua orangtuanya panik apalagi Anggi sebagai orang yang melahirkan, membesarkan, mendidiknya. Anggi menangis selama perjalanannya dan akhirnya mereka sampai di rumah sakit.


Anggi dan suaminya melihat Andri, langsung saja mereka menghampiri Andri yang sedang menunggu dokter keluar dari ruangan IGD.


"Bagaimana keadaan Aurel? kenapa ini bisa terjadi? ".Tanya Mommy Anggi panik kepada Andrian.


"Aurel masih ditangani dokter tante, ceritanya panjang tante nanti saja jika Aurel sadar". Ujar Daddy Andri


"Baiklah, tapi kamu harus menceritakannya ke om sama tante ya Andri". Ujar Mommy Anggi diangguki Andrian.


"Bagaimana kabar papah mu?". Tanya Daddy Andri yang sedari tadi diam saja.


"Alhamdulillah baik om, om bagaimana dengan perusahaan om?". Tanya balik Andri.


"Alhamdulilah perusahaan om berjalan dengan lancar". Ujarnya.


Dokter keluar dari ruangannya dan hendak mengeluarkan suara namun ada yang mendahului dia.


"Dokk, bagaimana keadaan anak saya dok?". Tanya Kedua orangtuanya Aurel.


"Kalian orangtua pasien?". Tanya Dokter


"Iyaa benar dokk". Ujar mereka berdua.

__ADS_1


"Baiklah mari ikut saya ke ruangan, kamu juga ikut saya ". Ujarnya menunjuk pada Andrian dan mereka pun keruangan dokter tersebut.


Sesampainya diruangan dokter, mereka dipersilakan duduk.


"Sebelumnya saya mintaa maaf, karena saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Akan tetapi Aurel kehilangan banyak darah sehingga dia koma. Saya harap ibu dan bapak membawa anak ibu keluar negeri untuk perkembangan lebih lanjutnya. Dan saya minta jika ia sadar jangan membuat dia banyak pikiran". Ujar dokter panjang lebar.


"Baiklah dok, kita akan bawa Aurel ke Amerika untuk kesehatannya". Ujar Mommy Anggi lesu dan Andrian izin keluar ruangan.


"Terimakasih dok kalau gitu saya permisi, bolehkan saya melihat anak saya". Ujar Mommy Anggi diangguki dokter tersebut.


Andrian tidak mengabari sahabatnya Aurel atau siapapun itu, karena merekalah yang membuat Aurel menjadi koma dan besok pemberangkatan Aurel ke Amerika tentu saja Andri ikut karena dia juga sahabatnya.


Ditempat lain, Cindy dan Nita berjalan jalan dengan tenang tidak tau keadaan Aurel beda lainnya dengan Kevin dia merasa tidak tenang dengan hatinya. Kevin gelisah takut terjadi sesuatu pada Aurel, jujur Kevin awalnya tidak mau mengikuti rencana mereka. Berbeda dengan Marry yang sedang Aurel menderita.


Keesokan harinya, Andrian dan kedua orang tua Aurel telah berada di dalam pesawat pribadi keluarga Mahendra. Sebenarnya mereka berniat akan membawanya kemarin, namun melihat cuaca buruk mereka urungkan niatnya.


Tidak ada yang mengetahui pemberangkatan Aurel dan orangtuanya. Andri sengaja tidak memberitahukan sahabat Aurel, karena Andrian ingin Aurel sehat terlebih dahulu sebelum bertemu mereka. Andrian juga tau bahwa hari ini Aurel ulang tahun, akan tetapi keadaan Aurel seperti ini.


Sesampainya di Amerika, Aurel langsung dibawa ke rumah sakit langganan mereka yang tak lain adalah sahabatnya Anggi. Aurel masih belum sadarkan diri walau sudah di didonorkan darah oleh Andri yang kebetulan cocok dengan Aurel.


Mereka pasrah, mereka hanya bisa mendoakan Aurel saja terlebih Andri yang selalu setia menemani Aurel hingga dia mengambil cuti dari kuliahnya.


Bagaimana kelanjutannya?

__ADS_1


Akankah Aurel berpindah hati gays?


Jangan lupa Like and Comment yaa gays:))


__ADS_2