
Keesokan harinya sesuai dengan yang Kevin katakan, kini dia berada di ruang tamu bersama kedua orangtua Aurel serta orang tuanya. Namun, belum terlihat batang hidungnya Aurel mungkin dia masih tidur, pikir Kevin.
"Ohh yaa tan, dimana Aurel?". Tanya Kevin.
"Ahh iyaa Aurel masih tidur, mungkin kecapean sampai kemarin saja tidak makan". Ujar Mommy Anggi.
"Jadi, dia belum makan sama sekali dari kemarin tan?". Tanya Kevin.
"Iyaa nak, coba kamu bangunkan dia". Ujarnya diangguki oleh Kevin.
Kevin pun berjalan menuju ke kamar Aurel, setelah ia lihat memang Aurel masih tidur. Kevin pun masuk ke dalam dan duduk di kasur melihat kekasihnya yang masih tidur nyenyak memeluk guling kesayangannya, Kevin mendekatkan wajahnya dan CUP mencium bibir Aurel hingga membuat Aurel terbangun langsung terkejut melihat kekasih nya mencium bibir nya membuat dia tersipu.
"Morning kiss, sayang". Ujar Kevin.
"Kamu nihh yaa kebiasaan deh suka main cium aja". Ujar Aurel sebal namun masih memerah.
"Abis kamu engga bangun sihh, jadi aku cium nah benerkan bangun, kaya cerita Cinderella aja". Ujar Kevin terkekeh.
"Ishh awas aku mau mandi". Ujar Aurel serta mendorong Kevin.
"Mandi berdua aja gimana?". Bisik Kevin membuat Aurel merinding.
"Engga, kita belum nikah". Ujar Aurel langsung masuk ke kamar mandi.
Kevin menunggu Aurel sambil tiduran di sofa memainkan ponsel nya, saling bertukar kabar dengan para sahabatnya di grup chat hingga ia tertidur karena kelelahan akibat semalam. Beberapa menit kemudian, Aurel keluar melihat kekasih nya tidur membuat dirinya merasa bersalah.
Aurel pun mengganti baju di kamar karena Kevin tidur jadi dia bisa sedikit leluasa, namun Aurel tidak menyadari ada seorang yang menahan nafsu ketika Aurel tidak memakai sehelai apapun.
Shitt!! damn!! menegangkan akan tetapi tubuhnya sangat indah, putih bahkan sexy.. Ahh siall ini menyiksa. Batin Kevin.
Karena Aurel lama memakai bajunya akhirnya Kevin berjalan pelan ke arahnya agar Aurel tidak menyadari, karena sedaritadi Aurel sambil menari memakai bajunya. Kevin pun memeluk Aurel dari belakang, membuat Aurel berhenti menari karena kaget.
"Kamu mau menggodaku, honey?". Tanya Kevin.
"Ka-kapan kamu bangun?". Tanya Aurel gugup.
"Barusan 5menit yang lalu aku bangun saat kamu menbuka handuk, sayang". Ujar Kevin sambil mencium leher Aurel.
"Ahhh sayang, jangan sekarang kita belum menikah". Ujar Aurel mendesah.
__ADS_1
"Tapi aku udah ngga bisa nahan lagi sayang". Ujar Kevin penuh gairah.
"Tunggu kita nikah, baru kamu boleh melakukannya semaumu eugh". Ujar Aurel sambil mendesah.
"Baiklah, kita menikah di percepat menjadi lima hari lagi sayang". Ujar Kevin meremas lembut dua gundukan Aurel.
"Ahh okee sayang, tapi jangan lakukan ini aku malu". Ujar Aurel mendesah menikmati sentuhan Kevin.
Kevin pun membalikkan Aurel menghandap kearahnya, lalu ia mencium bibir Aurel dengan lembut begitupun dengan Aurel membalas Kevin dengan lembut, mereka terhanyut sampai tidak menyadari kini mereka telah di ranjang. Kevin pun melepaskan ciuman nya, lalu menatap Aurel dengan penuh gairah.
"Kamu udah janji loh sayang, jangan lakuin sekarang ya". Ujar Aurel memelas.
"Baiklah sayang sekarang kamu di baju, aku tunggu di ruang tamu bersama orangtua kamu". Ujar Kevin bangkit dari tubuh Aurel.
"Kamu engga marah kan?". Tanya Aurel hati hati.
"Engga kok, aku engga marah kan lima hari lagi kita akan menikah, yaudah cepetan yaa sayang". Ujar Kevin diangguki oleh Aurel.
Kevin pun berjalan keluar, sesampainya di ruang tamu dia pun duduk kembali dekat dengan kedua orangtuanya.
"Bagaimana? apa Aurel sudah bangun?". Tanya Mommy Anggi.
"Jangan bilang kamu lama karena bermesraan terlebih dahulu dengan Aurel". Ujar Daddy Andri membuat Kevin terdiam.
"Kalau kamu diam berarti emang benar, karena Aurel tidak mungkin bangun lebih dari jam 8 sedangkan kamu sudah di kamar Aurel selama sejam nak". Ujar Mommy Anggi hanya dijawab senyuman kikuk Kevin.
Aurel pun menghampiri mereka setelah selesai memakai baju dan langsung duduk dekat mommy nya, Kevin yang melihat hanya tersenyum manis dibalas dengan senyuman yang lebih manis oleh Aurel.
"Anak mommy, kenapa tumben siang bangunnya?". Tanya Mommy Anggi.
"Tadi dikamar aku di jegah singa mom". Ujar Aurel melirik Kevin.
"Singa? maksud kamu?". Tanya Daddy Andri.
"Itu loh dad, aku tadi hampir di terkam singa yang kelaparan". Ujar Aurel menggoda Kevin.
Kevin yang digoda oleh kekasih nya hanya tersenyum menyeringai, karena ia akan membalas perbuatan kekasihnya itu dengan lebih dari tadi yang ia lakukan. Melihat senyuman Kevin membuat Aurel bergidik geli, dia takut Kevin akan membalasnya dengan cara lebih dari tadi di kamar nya.
"Maksudmu Kevin?". Tanya Daddy Martin.
__ADS_1
"Hahah iyaa om". Ujar Aurel kikuk.
"Kevin!!". Teriak Daddy Martin.
"Dad, Kevin engga sengaja kok, sumpah dad". Ujarnya menatap Aurel tajam namun lembut.
"Baiklah, awas saja jika daddy memergoki mu". Ujar Daddy Martin diangguki Kevin.
Kevin dan Aurel saling menatap lalu memalingkan kembali wajahnya menatap kedua orangtua mereka, hingga Kevin menarik nafas agar tidak membuatnya gugup di depan keempat paruh baya tersebut.
"Ekhem, mom, dad, tante juga om, Kevin mau bicara sebentar boleh". Ujar Kevin mencoba tenang.
"Bicara tentang apa nak?". Tanya Mommy Linda.
"Jadi gini mom, aku dan Aurel sepakat akan menikah lima hari lagi". Ujar Kevin tetap tenang.
"APAA!!??". Teriak keempat paruh baya tersebut.
"Apa ngga sebaiknya tunangan terlebih dahulu baru menikah, sayang?". Tanya Mommy Linda.
"Awalnya memang begitu mom, namun ketika tingkah Marry semakin menjadi aku tidak mau menunggu lama mom". Ujar Kevin.
"Mommy sih setuju aja, tapi gatau yang lainnya". Ujar Mommy Linda.
"Yaudah kita setuju aja, karena ini demi kebaikan kalian berdua". Ujar Daddy Andri.
"Benar, daripada kalian kelewatan batas dalam berhubungan apalagi kalian masih pacaran". Ujar Mommy Anggi.
"Baiklah, soal pernikahan biar kami para orangtua yang urus ya kalian tinggal ikuti perintah kami". Ujar Mommy Linda diangguki Aurel dan Kevin.
"Baiklah ayo makan sayang, kita nunggu kamu daritadi". Ajak Mommy Anggi diangguki mereka.
Beberapa menit kemudian, mereka selesai makan langsung mengerjakan aktivitas masing - masing , berbeda dengan Kevin juga Aurel mereka akan bertemu dengan para sahabatnya yang sudah lama tidak bertemu. Kevin dan Aurel duduk di salah satu cafe menunggu para sahabatnya datang, dari kejauhan Aurel melihat Cindy serta Ferdi menghampiri mereka. Setelah kumpul semua, para perempuan saling memeluk satu sama lain berbeda dengan lelaki mereka hanya berbincang santai saja.
Bagaimana kelanjutannya?
Pada kangen ngga nih dengan sahabat Aurel dan Kevin?
Jangan lupa Like, Coment and Vote nya ya gays:)
__ADS_1