
Dua hari kemudian, Aurel bersama Kevin berangkat mengunjungi rumah sahabat mereka yang tak lain adalah Cindy dan Ferdi, mereka mengadakan acara kumpul di rumah Cindy karena sudah lama mereka tidak berkumpul bersama setelah pernikahan Nita dengan Ajran.
Kevin dan Aurel sampai di rumah sahabatnya, disana sudah ada Dina dan yang lainnya, barulah mereka berdua yang terakhir datang ke rumah Cindy juga Ferdi, Aurel duduk perlahan karena kandungannya yang semakin membesar, dibantu oleh Kevin suami tercintanya.
"Bagaimana kabar kalian? kalau gue sih bahagia karena istri gue hamil dua bulan". Tanya Ferdi setelah semuanya kumpul.
"Kita baik, gue juga sedang menanti buah hati lahir ke dunia". Jawab Kevin santai.
"Gue juga baik dan bahagia, karena istri gue positif hamil". Jawab Ajran tersenyum bahagia.
"Kalau kita berempat, sedang menunggu waktu yang kita nantikan". Jawab Sandi membuat mereka penasaran kecuali Dina, Ferdinan dan Melodi.
"Maksud kalian apa sihh? ngasih tau tuh yang jelas dehh". Ujar Kevin kesal.
"Kita akan menikah, dua minggu lagi". Jawab Dina dan Ferdinan.
"Jawaban gue sama seperti mereka, tapi gue satu minggu lagi". Jawab Sandi diangguki oleh Melodi.
"Benerann lho?". Tanya Ferdi dan Cindy bareng.
"Beneran lah masa bohong sih". Jawab Dina juga Sandi.
Aurel yang mendengar itu sontak memeluk Dina juga Nita karena kabar bahagia ini, begitupun para pria saling berjabat tangan tidak seperti wanita yang saling memeluk, ditengah - tengah kebersamaan mereka datanglah Kenzo bersama Zahra.
"Selamat siangg". Sapa Kenzo dan Zahra.
"Siangg, kalian disini?". Tanya Aurel penasaran.
"Iyaa kita disini, di undang sama Kak Cindy". Jawab Zahra tersenyum.
"Ahh baiklah, kalian duduk dong jangan berdiri aja". Ujar Cindy diangguki mereka berdua.
"Bagaimana kabar kalian?". Tanya Kevin kepada sang adik.
"Kabar kita baik dan disini kita mau kasih tau sesuatu pada kalian semua". Jawab Kenzo membuat semuanya penasaran kecuali Zahra.
"Sesuatu apa? cepat beritahu kita semua". Ujar Ajran penasaran.
"Sebenernya kita disini mau ngundang kalian ke pernikahan kami berdua, yang akan dilaksanakan 4 hari lagi". Jawab Kenzo membuat semuanya kaget serta bahagia.
"Luar biasaa!! dalam sebulan kita menghadiri 3 acara pernikahan sekaligus". Ujar Ferdi diangguki Kevin.
__ADS_1
"Emang siapa yang akan menikah lagi kak?". Tanya Zahra pada Aurel.
"Yang akan menikah Dina dengan Ferdinan, Sandi dengan Melodi dan kamu dengan Kenzo". Jawab Aurel membuat Zahra kaget namun kemudian tersenyum bahagia.
Di perjalanan pulang Aurel masih tersenyum bahagia, membuat suaminya Kevin ikut tersenyum melihatnya, sambil mengelus perut Aurel yang sudah membuncit besar, ia merasa bersyukur diberikan istri cantik dan juga baik seperti Aurel.
"Kenapa kamu memandangiku seperti itu?". Tanya Aurel yang sedaritadi melihat suaminya terus saja memandangnya.
"Aku sangat bersyukur memiliki kamu sayang". Ujar Kevin mencium kening Aurel.
"Aku juga sangat bersyukur bisa memiliki kamu suamiku". Ujar Aurel memeluk lengan Kevin.
Tanpa terasa kini mereka sudah tiba di rumah orangtua Aurel, langsung saja Kevin membukakan pintu mobil Aurel, membuat Aurel menggerutu sebal namun juga merah merona dengan perlakuan Kevin kepadanya.
"Akhirnya kalian pulang juga". Ujar Mommy Anggi.
"Iyaa mom, Aurel hari ini bahagia mom". Ujar Aurel tersenyum manis.
"Ada apa memangnya? sampai anak Mommy bahagia seperti ini?". Tanya Mommy Anggi penasaran.
"Iyaa sahabat Aurel akan menikah dan juga ada yang sedang hamil mom". Jawab Aurel masih tersenyum manis.
"Ohh yaa siapakah itu? sayang". Tanya Daddy Andri yang tiba tiba datang dari belakang Mommy Anggi.
"Baiklah, kalian lebih baik istirahat, pasti kamu kecapean kan sayang". Ujar Mommy Anggi diangguki oleh Aurel juga Kevin.
Sesampainya di kamar, Kevin memilih ke kamar mandi sedangkan Aurel duduk sambil bersandar di kepala ranjang, Kevin sudah keluar dari kamar mandi langsung melihat sang istri tertidur.
"Sayang, bangun kamu bersih - bersih dulu ya biar ga lengket badan kamu". Ujar Kevin lembut pada Aurel.
"Baiklah, kalau gitu aku mandi dulu ya sayang". Ujar Aurel pada suaminya.
"Mau aku antar sayang?". Tanya Kevin khawatir.
"Ngga usah, aku akan hati - hati kok". Jawab Aurel menenangkan suaminya.
Aurel masuk kamar mandi secara perlahan, ia takut terjatuh di lantai karena licin, akhirnya ia bisa bersih - bersih dengan tenang, sesudah itu ia memakai baju tidur yang sudah ia bawa tadi.
"Kamu gapapa sayang?". Tanya Kevin di depan pintu.
"Ngga papa sayang, liat aku baik - baik aja kan?". Tanya Aurel tersenyum.
__ADS_1
"Syukurlah, aku khawatir kamu kenapa - kenapa sayang". Ujar Kevin tersenyum.
"Yaudah kita keluar, untuk makan malam ". Ajak Aurel diangguki Kevin.
Sesampainya di meja makan, disana sudah ada Mommy Anggi dan Daddy Andri, karena orangtua Kevin pulang tidak menginap lagi dirumahnya, Kevin maupun Aurel langsung duduk dan Aurel langsung mengalas nasi untuk suaminya.
"Terimakasih sayang". Ujar Kevin.
"Sama sama sayang". Jawab Aurel tersenyum manis.
"Makan yang banyak, biar baby kita juga kuat di dalam sana". Ujar Kevin mengusap perut Aurel.
"Baikk daddy". Ujar Aurel tersenyum manja.
Mommy Anggi dan Daddy Andri bahagia, melihat Aurel bahagia bersama Kevin, walau banyak rintangan yang harus mereka lalui untuk bersama seperti sekarang, semoga saja mereka langgeng sampai tua.
Mereka pun makan tanpa berbincang, nafsu makan Aurel bertambah, ia merasa terus lapar, membuat Kevin menggelengkan kepalanya melihat istrinya seperti tidak makan setahun lebih.
"Bagaimana keadaan cucu mommy sekarang?". Tanya Mommy Anggi.
"Baik mom, baby sangat aktif di dalam". Jawab Aurel tersenyum.
"Syukurlah, Mommy tidak sabar melihat cucu pertama Mommy lahir ke dunia". Ujar Mommy Anggi bersemangat.
"Sama mom, Aurel dan Kevin juga sangat menantikan kelahirannya ke dunia". Jawab Aurel seraya mengelus perutnya.
Mereka pun kembali ke kamar masing - maisng setelah makan malam dan berbincang sebentar, Kevin langsung mencium lembut perut Aurel membuat Aurel senang melihatnya.
"Anak - anak daddy sehatkan di dalam? jangan rewel ya sayang, kasian mommy mu harus menahan sakit akibat kalian". Ujar Kevin membuat Aurel mengernyitkan alisnya karena menyebut kata "kalian" pada perutnya.
"Kenapa kamu sebut kalian? emangnya kamu tau ini berapa anak didalam perutku?" . Tanya Aurel penasaran.
"Aku ingin memiliki bayi kembar, sayang. Makanya aku menyebut kalian pada baby didalam perutmu". Ujar Kevin membuat Aurel tersenyum senang mendengarnya.
Akhirnya mereka tidur setelah berciuman sebentar, mungkin mereka kelelahan makanya langsung terlelap dalam tidurnya, Kevin memeluk Aurel sambil mengelus perut nya, dia merasa bahagia sampai terbawa mimpi.
~***Aku bahagia bersamamu, aku berharap selalu melihatmu setiap ku tertidur dan terbangun, semoga kita berjuang sampai akhir, terimakasih untuk semuanya MyLove ❤~
#S2N26💞
#Perjuangan Cinta Aurelia***
__ADS_1
Bagaimana kelanjutannya?
Jangan lupa Like and Comment yaa :)