
Mereka pun tiba dikampus dan berkumpul di lapang karena telah selesai melaksanakan kegiatan perkemahan, dosen pun menyuruh semua beristirahat dengan cukup dirumah. Melihat Andri yang tak lain papahnya Aurel, dosen pun mengerti karena Andri akan menyelesaikan kesalahpahaman.
Melihat ada om om yang mereka tau adalah sugar nya Aurel beserta sahabatnya, karena sebagian dari mereka tidak ikut melaksanakan kegiatan perkemahan.
"Om sugar Aurel and the geng dateng nihh". Ujar seorang wanita mengejek.
"Iyaa, ngga malu yaa mereka hahaha". Ujar lagi seorang lelaki dan merekapun menertawakan Aurel dan sahabatnya.
"Kokk bawa sugar sihh hahaha". Ujar mereka
"STOPP MENGHINA ANAK SAYA!!!". Ujar Andri.
"Anak siapa om? apakah kita menghina anak om?". Tanya seorang wanita karena belum mengerti perkataan Andri.
Dasar menyebalkan. Batin Marry
Melihat anaknya ditertawakan membuat Andri geram dan ia pun berniat memberitahu semua jika yang mereka hina serta tertawakan adalah anak dari seorang CEO terkenal.
"Disini saya Andri Putra Mahardika seorang CEO perusahaan Mahardika terkenal, akan memberitahu kepada semuanya jika yang kalian HINA menjadi sugar saya adalah putri saya AUREL dan sahabatnya adalah anak dari sahabat ibunya. Jadi, untuk kalian yang menghina putriku dan sahabatnya akan mendapatkan penderitaan berkali lipat". Ujar Andri membuat mereka kaget bagai tersambar petir.
"Saya ingatkan sekalii lagii, jika kalian menghina dan membuat putri saya menderitaa atau menyakiti perasaannya saya akan jauh membuat kalian menderitaa!!!". Tegas Andri sebelum pergi meninggalkan lapangan.
Ucapan Andri membuat semua yang berada di kampus takut dan tegang, karena mereka selama ini tidak pernah melihat papahnya Aurel makanya mereka mengira Aurel menjadi sugar om itu yang tak lain papahnya.
"Ini semua gara - gara lho Marry yang bikin kita jadi ikut ngehina Aurel dan sahabatnya!!". Ujar Putri yang tak lain adalah teman sekelas Aurel
__ADS_1
"Ihhh sorry yaa itu sih kalian yang gampang termakan omongan orang". Ujar Marry sinis.
"Dasarr cewek licikk!!". Ujar Cindy
"Sudah sudah jangan ribut lagii, lebih baik kita segera pulang karena dosen menyuruh kita istirahat kan". Ujar Aurel lembut.
"Masih aja kamu lembut sama mereka yang ngehina kamu rel". Ujar Dina tidak suka perlakuan Aurel kepada mereka.
"Sudahlah kalian jangan marah kepada mereka karena mereka juga tau dari orang yang sok tau". Ujar Aurel lembut namun mengisyaratkan sindiran kepada Marry.
Kevin melihat Aurel mudah saja memaafkan mereka padahal dirinya sudah dihina, Kevin tersenyum melihat Aurel tanpa menyadari dia diperhatikan oleh Ajran sahabatnya.
"Senyum senyum sendiri, kesambett lho vin". Ujar Ajran
"Cihh siapa juga yang kesambett" . Ujarnya ngambek.
"Ahhh kalian menyebalkan". Kevin pergi meninggalkan mereka yang mematung karena tidak biasanya Kevin pergi tanpa mengajak.
Kevin lho **** apa gimana sih? lho cinta sama Marry tapi lho suka sama Aurel. Gue lebih pilih Aurel jadi kakak ipar guee hahah. Batin Ferdi
Karena Kevin usianya lebih tinggi dari mereka, Kevin berusia 23tahun dan mereka berusia 21tahun karena tahun mereka berbeda dengan Kevin. Namun, ditempat lain juga Aurel dan sahabatnya usia mereka hampir sama akan tetapi usia yang jauh lebih tinggi Cindy karena dia berusia 20tahun sedangkan Aurel dan kedua sahabatnya berusia 19tahun.
Cindy masih belum pulang karena menunggu pacarnya yang tak lain adalah Ferdi, Cindy diam didekat pohon indah dekat kampus. Tidak ada yang mengetahui kedekatan mereka karena mereka merahasiakan hubungannya dari para sahabatnya.
Lama sekali sihh dia, lelah aku menunggunya. Batin Cindy
__ADS_1
Dari kejauhan Ferdi berlari kedekat pohon itu karena tidak mau membuat pacarnya menunggu lama , Ferdi lama karena membuat alasan kepada Kevin beserta sahabat lainnya. Sesampainya dia tidak langsung menyapa akan tetapi mengejutkan kekasihnya itu.
Grebb!!
Ferdi memeluk Cindy dari belakang membuat Cindy kaget karena ada yang memeluknya, hampir saja ia memukul wajah yang memeluknya namun tidak jadi karena Ferdi mengeluarkan suara.
"Sayang, maafkan aku membuat kamu menunggu lama". Ujar Ferdi masih memeluk dan Cindy membalik badan
"Ternyata kamu , aku hampir memukul mu karena kaget tau". Ujar Cindy cemberut
"Iyaa maaff syaangg". Ujar nya mengecup kening Cindy hingga membuat pipi Cindy merona.
"Iyaa gapapa ko sayangg". Ujar Cindy memeluk dan Ferdi membalas pelukan Cindy.
Mereka tak menyadari jika Aurel maupun Kevin beserta sahabatnya menyaksikan kejadian itu dan membuat mereka yang melihat terkejut karena mereka tidak mengetahui sejak kapan Cindy dan Ferdi menjadi dekat apalagi sekarang pacaran.
Aurel melihat Kevin begitu pula Kevin , mereka memandang satu sama lain dan mereka menghampiri Cindy dan Ferdi yang sedang berpelukan itu diikuti para sahabatnya.
"Daarrrr!!!!". Ujar mereka berenam membuat Cindy dan Ferdi malu karena tercyduk oleh sahabatnya
"Sejak kapan kalian pacaran?". Tanya Aurel dan Kevin bersamaan.
"Cieee kompakk". Ujar mereka membuat Aurel merona berbeda dengan Kevin hanya tersenyum.
"Besokk kitaa ceritakan di kafe okee". Ujar Ferdi dan diangguki oleh mereka
__ADS_1
Bagaimana kelanjutannya? mau tau?
Jangan lupa Like and Comment yaa :)